Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.35 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bandar Narkoba di Medan Kembali Di Tembak Mati

Bandar Narkoba di Medan Kembali Di Tembak Mati

Reporter : Fauzan | Minggu, 13 Agustus 2017 - 22:42 WIB

IMG-6313

Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Sandi Nugroho dalam pemaparan pengungkapan kasus narkoba di RS Bhayangkara, Medan Minggu (13/8). Sorang bandar narkoba terpaksa yang diambil tindakan tegas karena melawan. KiniNews/Rian Nasution.

MEDAN, kini.co.id – Tindakan tegas terhadap bandar narkoba kembali dilakukan kepolisian, yakni Unit Reskrim Polsek Medan Timur dengan menembak mati Aiyub (54) seorang bandar narkoba, karena berusaha melawan dan kabur ketika dilakukan penangkapan.

Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Sandi Nugroho, mengatakan dari tangan tersangka Aiyub, aparat keamanan menyita barang bukti seberat dua kilogram narkoba jenis sabu-sabu yang akan diedarkan di Medan.

Pengungkapan sindiikat narkoba itu, menurut dia bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa sebuah rumah kos di Jalan Beo Perumnas Mandala kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika.

“Kemudian petugas melakukan penyelidikan di lokasi, dan menemukan seorang pria membawa kantong kresek yang diduga narkoba, dibalut dengan pembungkus warna kuning lalu, polisi menangkapnya,” ujar Sandi dalam pemaparan kasus tersebut di RS Bhayangkara, Medan, Minggu (13/8).

Dijelaskannya setelah ditangkap, warga asal Aceh yang menetap di Bogor,Jawa Barat itu melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri dalam pengembangan kasus di kawasan kanal Patumbak.

Di lokasi tersebut, tersangka mencoba melawan polisi dengan sebuah pisau, dan petugas memberikan tembakan tegas dan terukur kepada tersangka.

“Dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, dia menghembuskan nafas yang terakhir,” kata mantan Kapolsek Medan Baru.

Sandi menambahkan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan sedang memburu dua anggota jaringan sindikat narkotika berinisial TN dan R.

“Kita masih mencari dua orang lagi pengedar narkoba tersebut,” kata Kapolrestabes Medan.[]

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...