Senin, 11 Desember 2017 | 07.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Ground Breaking PLTM Lae Ordi 1, Ditargetkan 2 Tahun Selesai

Ground Breaking PLTM Lae Ordi 1, Ditargetkan 2 Tahun Selesai

Reporter : Nur Fatimah | Minggu, 13 Agustus 2017 - 02:01 WIB

IMG-6309

Gubernur Sumut Tengku Erry Nurani saat groundbreaking PLTM Lae Ordi 1. Sabtu (12/8). KiniNews/Nur Fatimah.

PAKPAK BHARAT, kini.co.id – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro (PLTM) Lae Ordi 1 di Pergetteng getteng Sengkut, kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (12/8) resmi dilakukan peletakan batu pertamanya oleh Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi.

Disebutkan pembangunan PLTM berkapasitas 10 mega watt ini ditargetkan dapat diselesaikan selama dua tahun.

“Ini merupakan hal yang positif bagi Sumut karena dapat mendorong sektor perekonomian. Apalagi Sumut sangat membutuhkan energy listrik terutama energy listrik terbarukan, ” kata Erry dalam sambutannya.

Dijelaskannya, kondisi kelistrikan Sumut pada beban puncak mencapai 2000 mega watt, sementara daya mampu pasok kurang lebin 2200 mw, sehingga mempunyai cadangan listrik sebesar 200 mw.

Kondisi system kelistrikan dengan cadangan daya kurang lebih 200 MW, tentunya cukup beresiko karena apabila terjadi kerusakan pada unit pembangkit maka akan terjadi pemadaman listrik.

“Idealnya, kebutuhan listrik harus sama dengan pertumbuhan ekonomi di satu daerah, setidaknya kalau di Sumut, investasi kelistrikan harus sama pertumbuhannya sekitar 5 persen setahun,” ungkapnya.

Dikatakannya, Sumut sebenarnya memiliki sumber energy terbarukan seperti tenaga air, panas bumi, biomassa, biogas dan tenaga surya. Potensi ini tentunya sangat mungkin untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi energy listrik.

“Apalagi system kelistrikan di Sumut masih mengandalkan energy fosil berbahan diesel yang biayanya sangat mahal yakni 25 sen per kwh, sementara kalau energy terbarukan biayanya hanya 5 sen per kwh,” tambah Erry.

Oleh karenanya sangat diperlukan untuk memanfaatkan potensi sumber energy terbarukan. Apalagi, untuk pemanfaatan potensi tenaga air menjadi tenaga listrik telah ditetapkan dalam UU No 30 tentang ketenagalistrikan. Namun, dari total potensi air di Sumut berkapasitas 2500 MW, potensi yang sudah dimanfaatkan baru berupa 5 PLTA berkapasitas 950 mw dan 7 PLTM berkapasitas 54 mw.

“Untuk itulah kehadiran pembangkit listrik yang baru sangat diharapkan untuk membantu kondisi kelistrikan di Sumut. Makanya, saya mengapresiasi PT PBE yang mau membangun PLTM ini untuk membatu kelistrikan di Sumut,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...