Senin, 11 Desember 2017 | 07.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Sosok Joya Masih Terpendam di Hati Zubaidah

Sosok Joya Masih Terpendam di Hati Zubaidah

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 19:48 WIB

IMG-6305

Kuburan almarhum Muhammad Al Zahra alias Zoya . Istimewa

BEKASI, kini.co.id – Siti Zubaidah, istri Muhammad Al Zahra alias Zoya (30) masih mengenang sosok suami yang pergi begitu cepat meninggalkan dirinya dan satu orang putra serta anak yang masih dalam kandungan.

Menurut perempuan berusia 25 tahun itu, Zoya adalah lelaki yang berbeda dan tidak bisa tergantikan dengan siapapun.

“Itu yang nggak bisa saya lupain. Belum tentu ada lelaki kaya dia. Seribu satu cowo kaya dia (Joya),” ujar warga asal Kampung Jati, Cikarang Kota, Cikarang Utara, Sabtu (12/8).

Zubaidah beranggapan kala Joya merupakan suami pekerja keras dan tak kenal lelah dalam mencari uang guna menafkahi keluarga.

Berbagai bidang pekerjaan pun telah digelutinya mulai dari bekerja di pabrik besi baja, menjadi buruh proyek, menjual donat, jadi pembuat kaligrafi hingga menjadi seorang teknisi amplifier.

“Pernah kerja di PT SPS (Srirejeki Perdana Steel) Cikarang jadi pengontrol mobil atau yang mencatat keluar masuk mobil, terus dia sakit tipes jadi resign. Setelah itu dia kerja di proyek selama tiga tahun,” kata Zubaidah.

Selama bekerja di perusahan baja, kata Zubaidah, almarhum juga kreatif membuat kaligrafi dari seng.

“Orangnya nggak bisa diam, apapun dilakukan apa aja bisa jadi duit. Kaleng aja bisa jadi duit. Kaligrafi dari seng, waktu itu banyak karena terhalang modal jadi nggak diterusin,” tuturnya.

Hingga akhirnya Zoya menjadi teknisi amplifier dan speaker. Profesi yang baru digelutinya selama satu tahun.

Menurut Zubaidah, almarhum awalnya ikut temennya yang merupakan sebagai teknisi speaker.

Zoya mulai melihat dan akhirnya mencoba untuk membongkar dan memperbaiki speaker. Dengan kegigihan, ia akhirnya bisa memperbaiki speaker dan amplifier secara otodidak.

“Dari awal pertama dibikin satu speaker, dia mungkin lihat temannya terus dia coba-coba ya itulah anaknya cerdas. Dia nggak patah semangat. Itu yang saya salut,” kenang Zubaidah.

Joya meninggal dunia dalam sebuah peristiwa tragis yang terjadi di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupate Bekasi, Selasa (1/8/2017). Diduga mencuri amplifier musala, Joya dikeroyok sebelum akhirnya dibakar hingga tewas.

Jenazaah Joya pun telah diautopsi tim forensik Mabes Polri pada Rabu (11/8).

Sejauh ini, polisi telah mengamankan lima orang menyusul insiden mengerikan tersebut. Lima orang yang terlibat berinisial SU (40), NA (39), AL (18), KR (55) dan SD (27).

Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga ikut dalam aksi main hakim terhadap Joya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...