Saturday, 21 July 2018 | 16.17 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ini Dalih Kepsek Coret Siswa Batal Jadi Duta Karena Bapaknya Ngojek

Ini Dalih Kepsek Coret Siswa Batal Jadi Duta Karena Bapaknya Ngojek

Reporter : Ardiansyah | Saturday, 12 August 2017 - 18:52 WIB

IMG-6304

Ilustrasi

BEKASI, kini.co.id – Kepala sekolah SMPN 41 Kota Bekasi, Munajam, mengakui bahwa guru bagian kesiswaan yang menanyakan pekerjaan orangtua ERA.

Setelah mengetahui orang tua ERA bekerja sebagai pengemudi ojek online, guru tersebut lantas mencoretnya sebagai duta sekolah.

Munajam beralasan, pencoretan ERA sebagai duta sekolah sebenarnya baik. Sekolah tidak ingin membebani orangtua ERA, karena siswa yang terpilih menjadi duta harus mengeluarkan biaya untuk membeli pakaian adat.

Pasalnya pihak sekolah tidak memberikan biaya untuk membali pakaian tersebut.

Hanya saja, Munajam mengakui, cara guru bagian kesiswaan melakukan komunikasi yang dinilai tidak tepat dengan ERA.

“Kami sudah membicarakan masalah ini secara langsung dengan orangtua ERA, dan meminta maaf atas kesalahan guru kami dalam berkomunikasi,” ungkap Munajam di Bekasi, Sabtu (12/8).

ERA memang dipilih sebagai duta, namun bukan untuk acara di sekolahnya. Yang benar, 19 Agustus 2017, SMPN 41 diminta Kelurahan Bojong Rawalumbu dengan mengikutsertakan 100 siswa.

Di kelas 7A, dipilih ERA dan satu temannya, karena dianggap pas menjadi duta.

“Saya sudah cek lagi, tidak ada agenda kegiatan penyambutan Wali Kota di SMPN 41 Kota Bekasi. Yang ada adalah kirab budaya di Kecamatan Rawalumbu pada 19 Agustus nanati,” kata Munajam.

Terpisah Komisioner KPAD Kota Bekasi Rury Arief Rianto yang menyempatkan datang ke SMPN 41 Kota Bekasi untuk memberi pengarahan kepada pihak sekolah.

Menurutnya, sekolah, sebagai institusi pendidikan, harus memberikan contoh yang baik kepada siswanya.

“Saya berharap tidak ada kekerasan psikis yang terjadi di sekolah, apalagi yang melakukan adalah seorang guru. Persoalan anak memang kompleks, sehingga kita sebagai orang dewasa mesti memahaminya lebih jauh, termasuk dari segi psikisnya,” kata Rury.

Taufan, orangtua ERA, berterima kasih kepada KPAD Kota Bekasi yang telah merespon secara cepat mengenai kejadian itu.

Ia mengaku dihubungi langsung oleh Satgas Reaksi Cepat KPAD Kota Bekasi Sopar Makmur, lalu ditanyai mendetail mengenai kasus yang menimpa ERA.

“Bapak Sopar Makmur dari KPAD menghubungi saya dan menanyakan detailnya. Tadi saya juga sudah berbicara dengan kepala sekolah. Saya selalu berharap kejadian seperti ini tidak menimpa anak saya lagi, juga anak-anak yang lain,” tandas Taufan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...