Selasa, 20 Februari 2018 | 12.43 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Beri Bukti ke Hakim, Ramadhan Pohan Berkeras Tak Pernah Terima Uang

Beri Bukti ke Hakim, Ramadhan Pohan Berkeras Tak Pernah Terima Uang

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 13:12 WIB

IMG-6302

Ramadhan Pohan usai sidang kasus penipuan Rp15,3 M di PN Medan. (KiniNews/Ist)

Medan, kini.co.id – Terdakwa kasus penipuan uang Rp15,3 miliar, Ramadhan Pohan berkeras membuktikan dirinya tak pernah menerima uang dari RH Simanjuntak.

Dalam sidang lanjutan yang digelar Jumat siang (11/8/2017) Ramadhan menunjukkan bukti manifest pesawat dan bukti kehadiran kerja istri Ramadhan kepada majelis hakim.

Bukti itu ditunjukkan Ramadhan lantaran dalam dakwaan jaksa, Ramadhan disebut beberapa kali menerima uang bersama istri. Padahal menurut Ramadhan, pada waktu atau tanggal penyerahan uang dalam dakwaan bertentangan dengan fakta.

“Padahal di 2 tanggal (penyerahan uang) dakwaan, saya sedang berada di Jakarta,” ujar Ramadhan sembari memperlihatkan bukti manifest dan surat pernyataan kehadiran istri Ramadhan.

Ramadhan juga tunjukkan foto bukti saat berada di lapangan Zipur pada 6 Desember 2015. Padahal dalam dakwaan RP disebut pada jam yang sama Ramadhan disebut teken cek dan mengoyak kuitansi pengganti cek di kediaman RH Simanjuntak.

“Sejak pagi saya sudah langsung ke Lapangan Zipur, dan kemudian jalani agenda-agenda penuh seharian. Saksi driver juga sampaikan itu di pengadilan,” ucapnya di hadapan hakim Enrituah Damanik.

Ramdhan juga menyebut setelah gugatan Pilkada Medan di MK kalah, terdakwa lain Savita Hora Linda Panjaitan dan Ramadhan bertemu. Namun dalam pertemuan itu, tidak ada membahas soal utang pelapor RH Simanjuntak.

“Tidak ada pembicaraan mereka pinjam. Tidak pernah ada laporan pengeluaran Linda. Banyak rekayasa disini. Itu rekayasa dan klaim karena tidak ada bukti penyerahan uang.
Kwitansi tidak pernah lihat. Baru di pengadilan ini saya lihat,” terangnya.

Dia menambahkan, Linda sempat meminta uang ke Ramadhan sebagai bentuk kontribusi dalam Pilkada Medan. Namun menurut Ramadhan jumlahnya terlalu besar hingga Rp20 miliar.

“Dia (terdakwa Linda) bilang sama saya. Uangnya sudah habis Rp20 miliar. Dia minta kontribusi, awalnya minta dari Rp20 miliar, lalu minta Rp700 juta, terkahir hingga jadi Rp4 juta,” pungkas Ramadhan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas
Sumatera Utara - Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 WIB

Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas

Warga Tanah Karo, Sumut dikejutkan dengan dentuman keras erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2/2018) kemarin.Bahkan sebuah video anak-anak sekolah yang ketakutan ...
Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 21:07 WIB

Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub

Deddy Mizwar sesumbar mampu memenangkan Pilgub Jabar 2018. Calon Gubernur Jawa Barat, yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi, tersebut menargetkan mampu ...
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...