Sabtu, 19 Agustus 2017 | 23.56 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Beri Bukti ke Hakim, Ramadhan Pohan Berkeras Tak Pernah Terima Uang

Beri Bukti ke Hakim, Ramadhan Pohan Berkeras Tak Pernah Terima Uang

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 13:12 WIB

IMG-6302

Ramadhan Pohan usai sidang kasus penipuan Rp15,3 M di PN Medan. (KiniNews/Ist)

Medan, kini.co.id – Terdakwa kasus penipuan uang Rp15,3 miliar, Ramadhan Pohan berkeras membuktikan dirinya tak pernah menerima uang dari RH Simanjuntak.

Dalam sidang lanjutan yang digelar Jumat siang (11/8/2017) Ramadhan menunjukkan bukti manifest pesawat dan bukti kehadiran kerja istri Ramadhan kepada majelis hakim.

Bukti itu ditunjukkan Ramadhan lantaran dalam dakwaan jaksa, Ramadhan disebut beberapa kali menerima uang bersama istri. Padahal menurut Ramadhan, pada waktu atau tanggal penyerahan uang dalam dakwaan bertentangan dengan fakta.

“Padahal di 2 tanggal (penyerahan uang) dakwaan, saya sedang berada di Jakarta,” ujar Ramadhan sembari memperlihatkan bukti manifest dan surat pernyataan kehadiran istri Ramadhan.

Ramadhan juga tunjukkan foto bukti saat berada di lapangan Zipur pada 6 Desember 2015. Padahal dalam dakwaan RP disebut pada jam yang sama Ramadhan disebut teken cek dan mengoyak kuitansi pengganti cek di kediaman RH Simanjuntak.

“Sejak pagi saya sudah langsung ke Lapangan Zipur, dan kemudian jalani agenda-agenda penuh seharian. Saksi driver juga sampaikan itu di pengadilan,” ucapnya di hadapan hakim Enrituah Damanik.

Ramdhan juga menyebut setelah gugatan Pilkada Medan di MK kalah, terdakwa lain Savita Hora Linda Panjaitan dan Ramadhan bertemu. Namun dalam pertemuan itu, tidak ada membahas soal utang pelapor RH Simanjuntak.

“Tidak ada pembicaraan mereka pinjam. Tidak pernah ada laporan pengeluaran Linda. Banyak rekayasa disini. Itu rekayasa dan klaim karena tidak ada bukti penyerahan uang.
Kwitansi tidak pernah lihat. Baru di pengadilan ini saya lihat,” terangnya.

Dia menambahkan, Linda sempat meminta uang ke Ramadhan sebagai bentuk kontribusi dalam Pilkada Medan. Namun menurut Ramadhan jumlahnya terlalu besar hingga Rp20 miliar.

“Dia (terdakwa Linda) bilang sama saya. Uangnya sudah habis Rp20 miliar. Dia minta kontribusi, awalnya minta dari Rp20 miliar, lalu minta Rp700 juta, terkahir hingga jadi Rp4 juta,” pungkas Ramadhan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ini Nama-nama Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Jabar Terpilih
Jawa Barat - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:02 WIB

Ini Nama-nama Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Jabar Terpilih

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat telah mengumumkan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) Kabupaten/Kota ...
Malunya, Kader Partai Ini Kepergok Keluarga Lagi Selingkuh di Hotel
Sumatera Selatan - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 15:43 WIB

Malunya, Kader Partai Ini Kepergok Keluarga Lagi Selingkuh di Hotel

Fenomena perselingkuhan sepertinya tak bisa lepas dari kehidupan bermasyarakat. Meski terlarang, masih ada saja yang coba-coba melakukannya walaupun harga diri ...
Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:39 WIB

Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Sebanyak 755 mobil angkutan umum di Kota Bekasi dinyatakan belum melakukan pengujian kelayakan. Padahal pengujian itu penting untuk keselamatan penumpang ...
PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:26 WIB

PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

Meski DPD DI-Perjuangan Jawa Barat menyatakan koalisi dengan Partai Golkar di 12 Kabupaten/Kota untuk menghadapi pilkada serentak.Namun langkah itu belum ...
Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September
DKI Jakarta - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:54 WIB

Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Bagi Anda pengendara sepeda yang kerap melintas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan harap melalui ...
Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:46 WIB

Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhan Batu Utara dijamu di kediaman Wakil Bupati Labura, Tanjung Sari Aek Kanopan, (17/8).Pasukan tersebut ...