Selasa, 12 Desember 2017 | 05.45 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>5 Orang Tertangkap, Apa Hukuman untuk Pembakar Zoya?

5 Orang Tertangkap, Apa Hukuman untuk Pembakar Zoya?

Reporter : Yudi | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 09:36 WIB

IMG-6298

Pelaku pembakaran Muhammad Al Zahra alias Zoya. (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Polisi terus memburu pelaku pembakaran terhadap Muhammad Al Zahra alias Zoya. Saat ini polisi berhasil menangkap 5 orang warga yang diduga ikut membunuh dan membakar hidup-hidup pria 30 tahun tersebut.

Pelaku diduga ada 7 orang dan kini polisi telah meringkus 5 di antaranya.

Lalu apa hukuman yang pantas untuk pelaku pengeroyokan dan pembakaran Zoya tersebut.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan menyebutkan hukuman berat layak diberikan kepada pelaku. Bukan hanya sekedar hukuman, ini juga menjadi pelajaran kepada warga lain agar tidak lagi brutal dan main hakim sendiri terhadap siapapun.

“Kasus Joya harus menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia untuk tidak main hakim sendiri,” kata Edi, kemarin.

Ia mengatakan jika ada kasus demikian hendaknya diserahkan kepada polri agar ada proses hukum.

“Negara ini kan negara hukum,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang pria bernama Muhammad Al Zahra dianiaya dan dibakar massa karena dituduh mencuri amplifier masjid. Ia terlihat membawa ampifier masjid dan langsung diteriaki maling.

Seketika warga yang datang langsung menghajarnya. Tak sampai disitu, seseorang mulai menyiramkan bensin dan membakar dirinya hidup-hidup.

Polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam pembunuhan itu.

Makam Zoya juga sempat dibongkar untuk keperluan otopsi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:46 WIB

Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana

Hasil survei Lembaga Survei Bekasi Institute menempatkan politisi PAN, Lucky Hakim pada posisi kedua setelah Rahmat Effendi dan diatas politisi ...
Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:42 WIB

Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul

Ada tiga nama yang bakal dipilih masyarakat Kota Bekasi apabila pemilihan kepala daerah dilakukan sekarang. Ketiga nama itu, yakni Rahmat ...
Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 20:26 WIB

Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dias Perpustakaan dan Arsip bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor ...
Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 19:35 WIB

Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Tengku Erry menerima penghargaan atas upayanya ...
Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 18:39 WIB
Labura

Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Labura Kharuddin Syah mengajak masyarakat untuk meneladani Rasulullah SAW.Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 ...
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 17:05 WIB

Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, memastikan jika kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMA bernama Mashita Octavian (18) adalah salah salah ...