Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.37 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jabar Dinilai Paling Siap Gelar Pilkada Serentak

Jabar Dinilai Paling Siap Gelar Pilkada Serentak

Reporter : Yudi | Kamis, 10 Agustus 2017 - 22:31 WIB

IMG-6287

Ilustrasi Pilkada Jawa Barat 2018.

BANDUNG, kini.co.id – Provinsi Jawa Barat dibandingkan dengan lainnya dinilai yang paling siap menggelar Pilkada serentak 2018 mendatang. Bahkan dibandingkan dengan luar negeri sekalipun.

Demikian hal itu dikatakan Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat pada rapat persiapan Pilkada Serentak 2018 dan Percepatan Pendataan Tanah Sistemik Lengkap (PTSL) di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Kamis (10/8).

“Ini merupakan pemilihan terbesar di Indonesia. Bahkan dibanding di luar negeri masih yang terbesar. Dan ini paling siap di Indonesia,” tegas Yayat.

Yayat mengatakan kesiapan tersebut dilihat dari parameter sederhana, KPU dan pemerintah provinsi serta 16 daerah sudah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) jauh-jauh hari.

“Provinsi lain masih negoisasi angka, sampai sekarang masih belum ada kesepakatan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Yayat mengatakan anggaran Pilkada Jabar juga merupakan yang terbesar di Indonesia yang mencapai Rp1,164 triliun. Namun, dari sisi biaya perorangan, Pilkada di Jabar terbilang sangat murah.

“Kalau kita konversikan di indeks biaya Pilgub Jabar, per orangnya itu ternyata paling murah se-Indonesia. Kami membandingkan dengan beberapa provinsi yang lain, indeks atau biaya Pilgub per orang di Jabar itu berkisar diangka Rp35.000,” ucapnya.

“Memang sangat murah dibandingkan dengan provinsi yang lain. Misalnya dengan Bali, indeksnya sekitar Rp65.000 bahkan ada indeks biaya pemilihan kepala daerah yang sampai Rp100.000 per orang. Alhamdulillah kita bisa melakukan efisiensi,” tambahnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...