Senin, 11 Desember 2017 | 07.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jabar Dinilai Paling Siap Gelar Pilkada Serentak

Jabar Dinilai Paling Siap Gelar Pilkada Serentak

Reporter : Yudi | Kamis, 10 Agustus 2017 - 22:31 WIB

IMG-6287

Ilustrasi Pilkada Jawa Barat 2018.

BANDUNG, kini.co.id – Provinsi Jawa Barat dibandingkan dengan lainnya dinilai yang paling siap menggelar Pilkada serentak 2018 mendatang. Bahkan dibandingkan dengan luar negeri sekalipun.

Demikian hal itu dikatakan Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat pada rapat persiapan Pilkada Serentak 2018 dan Percepatan Pendataan Tanah Sistemik Lengkap (PTSL) di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Kamis (10/8).

“Ini merupakan pemilihan terbesar di Indonesia. Bahkan dibanding di luar negeri masih yang terbesar. Dan ini paling siap di Indonesia,” tegas Yayat.

Yayat mengatakan kesiapan tersebut dilihat dari parameter sederhana, KPU dan pemerintah provinsi serta 16 daerah sudah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) jauh-jauh hari.

“Provinsi lain masih negoisasi angka, sampai sekarang masih belum ada kesepakatan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Yayat mengatakan anggaran Pilkada Jabar juga merupakan yang terbesar di Indonesia yang mencapai Rp1,164 triliun. Namun, dari sisi biaya perorangan, Pilkada di Jabar terbilang sangat murah.

“Kalau kita konversikan di indeks biaya Pilgub Jabar, per orangnya itu ternyata paling murah se-Indonesia. Kami membandingkan dengan beberapa provinsi yang lain, indeks atau biaya Pilgub per orang di Jabar itu berkisar diangka Rp35.000,” ucapnya.

“Memang sangat murah dibandingkan dengan provinsi yang lain. Misalnya dengan Bali, indeksnya sekitar Rp65.000 bahkan ada indeks biaya pemilihan kepala daerah yang sampai Rp100.000 per orang. Alhamdulillah kita bisa melakukan efisiensi,” tambahnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...