Selasa, 20 Februari 2018 | 12.41 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>PDIP dan Golkar Beri Sinyal Koalisi, Ridwan Kamil Ditinggal ?

PDIP dan Golkar Beri Sinyal Koalisi, Ridwan Kamil Ditinggal ?

Reporter : Trias Agustian | Kamis, 10 Agustus 2017 - 22:02 WIB

IMG-6285

Walikota Bandung, Ridwan Kamil. (Ist)

BEKASI, kini.co.id – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Golongan Karya (Golkar) memberikan sinyal pasti berkoalisi di Pilkada Jabar 2018.

Hal itu, dinyatakan kuat setelah kedua partai besar resmi membentuk Tim Lima di Pilkada 2018. Lantas bagaimana nasib Ridwan Kamil di Pilgub Jabar ?

Sebagai bakal calon gubernur yang belum mempunyai partai politik, Ridwan Kamil masih membuka peluang kepada partai lain untuk berkomunikasi dengannya.

Bahkan, Pria yang akrab disapa Kang Emil itu memberi sinyal juga akan maju lewat jalur perseorangan atau biasa disebut, Independen.

“Dalam waktu dekat ini saya akan putuskan, maju lewat partai atau independen. jika lewat independen juga saya sudah menyiapkan persyaratan termasuk KTP dukungan,” kata dia, Kamis (10/8).

Namun, Emil tetap yakin akan maju lewat koalisi partai. Diakuinya, ada beberapa Partai yang sudah intensif menjalin komunikasi dengannya. Diantaranya, Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Komunikasi tetap dilanjutkan sampai terjadi hitam di atas putih,” tuturnya.

Ketika ditanyakan PDIP yang kemungkinan menutup pintu mengusung dirinya pada Pilgub Jabar 2018 mendatang. Emil irit bicara.

“Ya, kita lihat saja. Politik masih dinamis,” tutur Emil.

Yang jelas, kata Emil, ia tetap menargetkan calon Gubernur Jawa Barat dan ogah menjadi Calon Wakil Gubernur Jabar.

“Saya tidak akan merubah target. Kalau hanya menargetkan cawagub lebih baik saya tidak mencalonkan,” tegas dia.

Hasil survei, Emil memiliki potensi tertinggi dipilih warga sebagai Gubernur Jawa Barat dengan angka 53,75 persen.

Karena itu, ia bersyukur jika dalam beberapa hasil survei menempatkan dirinya dalam posisi teratas. Namun demikian, Emil tidak mau takabur dengan hasil survei tersebut.

“Saya bersyukur dan tidak mau takabur. Definisi tidak mau takabur itu, tidak mau mengandalkan survei-survei hanya satu patokan,” tuturnya.

Emil menduga, jika salah satu faktor yang membuat elektabilitas tinggi yakni, karena kinerjanya membangun Bandung diapresiasi oleh warga Jawa Barat.

“Saya menduga kinerja di Bandung diapresiasi oleh masyarakat Jabar. Berati kuncinya Saya kerja aja sebanyak-banyaknya untuk Bandung nanti diapresiasi oleh masyarakat Jabar,” pungkasnya.

Nama Emil masuk dalam hitungan Cagub Jabar di PKB

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga telah mempersiapkan tiga kader terbaiknya menjadi bakal calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2018 mendatang. Diantarnya Ketua Tanfidiyah DPW PKB, Jawa Barat, Syaiful Huda dan dua Anggota DPR RI, Wahidi dan Cucun.

Ketua PKB Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri mengatakan partainya menargetkan calon Wakil Gubernur Jawa Barat, yang sesuai rencana akan disandingkan dengan Wali Kota Bandung, itu.

“Setidaknya ada tiga kader yang disiapkan, Pak Syaiful Huda, Haji Cucun dan Wahidi,” katanya.

Ustuchri mengatakan, PKB bisa saja mengusung putra pasundan itu maju di Pilkada Jawa Barat dengan mempaketkan dengan kader PKB.

“Yang pasti saat ini sedang penjajakan. PKB juga ingin memunculkan calon dari internal partai pastinya,” tutur Ustuchri.

Dengan memiliki modal tujuh kursi di DPRD Jawa barat, lanjut Ustuchri, PKB optimis target tersebut akan tercapai. Selain, itu PKB memiliki basis massa kaum Nahdiyin.

“Harus ada kader NU yang mimpin Jawa Barat,” ujar Ustuchri.

Menurutnya, PKB memiliki banyak tokoh yang memiliki peluang untuk turut serta meramaikan Pilgub Jabar.

“Modalnya jelas ada 7 kursi di DPRD. Saya yakin ulama dan santri juga mendukung PKB,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas
Sumatera Utara - Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 WIB

Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas

Warga Tanah Karo, Sumut dikejutkan dengan dentuman keras erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2/2018) kemarin.Bahkan sebuah video anak-anak sekolah yang ketakutan ...
Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 21:07 WIB

Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub

Deddy Mizwar sesumbar mampu memenangkan Pilgub Jabar 2018. Calon Gubernur Jawa Barat, yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi, tersebut menargetkan mampu ...
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...