Selasa, 20 Februari 2018 | 12.49 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Pengeloaan PDAM Bhagasasi Dinilai Bobrok

Pengeloaan PDAM Bhagasasi Dinilai Bobrok

Reporter : Trias Agustian | Kamis, 10 Agustus 2017 - 18:51 WIB

IMG-6280

Puluhan massa Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Aksi) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor PDAM Tirta Bhagasasi, Bekasi, Kamis (10/8).KiniNews/Ardiansyah.

BEKASI, kini.co.id – Puluhan Massa yang mengatasnamakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Aksi) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor PDAM Tirta Bhagasasi, Bekasi, Kamis (10/8).

Angga Indrawan pengurus Forum Studi Mahasiswa untuk Kemanusiaan dan Demokrasi (FSMKD) mengatakan, pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak dalam bidang pelayanan air tidak maksimal atau bobrok.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi setiap tahunnya menggelontorkan uang APBD setiap tahunnya puluhan milyar untuk meningkatkan pelayanan air mium kepada pelanggan dalam mencapai Millenium Development Goals (MDGs) namun jauh panggang dari api.

“20 tahun lebih PDAM Tirta Bhagasasi disusui APBD Kota dan Kabupaten Bekasi setiap tahun puluhan milliar untuk peningkatan pelayanan, namun yang didapat pelanggan keluhan air kecil dan keruh. Artinya pengelolaan jauh dari harapan” ucapnya sambil menunjukkan foto air keruh PDAM Tirta Bhagasasi wilayah Bekasi Utara.

Selain itu, dirinya menjelaskan laporan audit independent dan audit Badan Pemeriksa keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jabar setiap tahunnya menemukan kesalahan administrasi dan kerugian Negara.

Selanjutnya, kata dia soal penetapan Dewan Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi oleh Bupati dan Walikota dirinya menilai keduanya mengangkangi Permendagri nomor 2 tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah air Minum sebagai acuan pengelolaan.

“Pemendagri nomor 2 tahun 2007 pasal 18 menyatakan unsure Dewan Pengawas terdiri dari 3 unsur, loh ini malah 2 unsur. Hanya unsur birokrat dan unsur pelanggan. unsur profesionalnya mana? jika Dewan Pengawas nya dari proses yang tidak benar maka mengawasinya pun jadi tidak benar. Apalagi mereka rangkap jabatan strategis” kesalnya.

Ditempat yang sama, Mahfudin Latif Ketua Aliansi Rakyat Bekasi (ARB) yang juga kordinator aksi menyoroti biaya administrasi dan Pemeliharaan sebesar Rp. 8.000 perbulan bulan atau ler pelanggan tanpa adanya transparansi dan akuntabilitas yang jelas.

“Kami minta Berita acara (BA) penggunaan uang tersebut namun tidak digubris. Kami curiga, karena Rp. 8.000,- per bulan di kali 165ribu pelanggan tahun 2012 dalam setahun mencapai 15 Milliar lebih” kata latif dalam orasinya

Ditempat berbeda, Dedi Rahmadi Sekretaris Jendral (sekjend) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jendela Komunikasi (JEKO) dirinya mendukung adalah langkah-langkah kritis yang dilakukan elemen lain dalam mengawasi kinerja PDAM Tirta Bhagasasi dalam mengelola uang Negara untuk pelayanan masyarakat dalam pelayanan Air.

“Kami (LSM JEKO) dukung, karena kami sejak dulu intens dan focus mengawasi kinerja PDAM Bhagasasi dan sering ditemukannya fakta-fakta yang menyimpang dari kaidah perencanaan seperti pembangunan Kantor pusat PDAM Tegal Danas” kata Dedi

Selama jalannya aksi unjuk rasa berlangsung hingga pukul 14. 45 peserta aksi tidak diterima perwakilan dan juga tak ada perwakilan dari pihak PDAM Tirta Bhagasasi baik jajaran Direksi, Dewan Pengawas maupun Humas untuk menemui peserta aksi. Hingga massa aksi membubarkan diri dengan tertib.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas
Sumatera Utara - Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 WIB

Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas

Warga Tanah Karo, Sumut dikejutkan dengan dentuman keras erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2/2018) kemarin.Bahkan sebuah video anak-anak sekolah yang ketakutan ...
Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 21:07 WIB

Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub

Deddy Mizwar sesumbar mampu memenangkan Pilgub Jabar 2018. Calon Gubernur Jawa Barat, yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi, tersebut menargetkan mampu ...
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...