Saturday, 21 July 2018 | 16.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Sengketa Tanah dengan TNI, Warga Jatikarya Blokir Jalan

Sengketa Tanah dengan TNI, Warga Jatikarya Blokir Jalan

Reporter : Ardiansyah | Thursday, 10 August 2017 - 13:38 WIB

IMG-6277

Ratusan warga berbondong-bondong mengruduk proyek pembangunan rumah Perwira Menengah TNI di Jalan Kalimanggis, Jatikarya, Kota Bekasi, Kamis (10/8/2017). (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Ratusan warga berbondong-bondong mengruduk proyek pembangunan rumah Perwira Menengah TNI di Jalan Kalimanggis, Jatikarya, Kota Bekasi, Kamis (10/8/2017). Aksi ini dapat pengawalan ketat pihak kepolisian dan Satpol PP Kota Bekasi.

Warga mengklaim, jika tanah seluas 48,5 hektar yang dikuasai Mabes TNI itu bukanlah tanah negara. Mereka yang mengaku sebagai hak waris menyebutkan jika Sertifikat Hak Guna Pakai tahun 1992, yang menjadi alasan pihak TNI, sejatinya telah dibatalkan oleh pengadilan.

“Kami memiliki Girik, atas nama Candu bin Godo CS, yang diwariskan kepada anak cucunya. Orang tua tidak pernah menjual belikan ke siapa pun, kenapa tiba-tiba ada sertifikat tahun 1992 itu,” ucap Saaman bin Jainan, ahli waris.

Menurut dia, penyerobotan tanah warga ini bermula pada tahun 1992. Pihak Mabes TNI tiba-tiba saja mengklaim memiliki 48,5 hektar tanah di tempat itu.

Padahal, kata Saaman, sejak orang tuanya meninggal pada 18 Agustus 1964, silam, tak ada sedikit pun tanah tersebut dipindahtangankan.

“Saya ingat betul, orang tua saya meninggal pada 18 Agustus 1964. Dan, masih memiliki giriknya. Masih ada suratnya, nomornya 298. Tapi mengapa kok bisa diambil. Jual beli saja tidak pernah, ganti rugi pun gak pernah, sampe saat ini. Kalau ada ganti rugi, mana berani saya begini,” jelasnya.

Dari pantauan, sempat terjadi pemblokiran jalan dengan cara pembantangan spanduk. Namun aksi itu berlangsung kondusif setelah sejumlah petugas melakukan dialog bersama warga di aula tak jauh dari lokasi.

Aksi demonstrasi kemudian berlanjut ke depan gedung Pengadilan Negeri Kota Bekasi. Sementara di tanah seluas 48,5 hektar itu telah berdiri petakan-petakan rumah, yang akan digunakan untuk tempat tinggal para Perwira menengah prajurit TNI.

Rencananya, pihak keluarga hak waris, akan terus melakukan aksi serupa. Harapanya, agar tanah yang diserobot tersebut segera dihentikan.

“Aksi kita tidak akan berhenti, kita akan terus menyetop pembangunan ini. Jangan salahkan kami yang sudah taat hukum, jadi akan melanggar hukum,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak TNI yang berada di lokasi enggan memberikan pernyataan.

“Maaf ya, kita gak bisa komentar. Kita hanya mencatat hasil dari mediasi saja. Bukan kewenangan kami,” ucap seorang perwira TNI.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...