Thursday, 19 July 2018 | 05.04 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Makam Zoya Dibongkar, Begini Kondisinya

Makam Zoya Dibongkar, Begini Kondisinya

Reporter : Ardiansyah | Wednesday, 9 August 2017 - 13:22 WIB

IMG-6269

Suasana pembongkaran kuburan Zoya, pria yang tewar dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri amplifier masjid. (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Makam M Alzahra alias Joya, korban yang diamuk dan dibakar oleh warga, telah di bongkar oleh tim gabungan, Disaster Victim Indentification (DIV) Bibdokes Polda Metro Jaya dan Tim Forensik RS Polri, Rabu (9/8/2817) siang.

Empat tukang gali dikerahkan petugas untuk mengangkat jenazah Joya, yang dimakamkan di tempat pemakaman umun (TPU) Kedondong, BTN Buni Asih, Kampung Kongsi, Cikarang Utara, pekan lalu (2/8/2017).

Para tukang makam itu adalah Ahmad, selaku Ketua RT, Masum, Ma aang, Pak Ecin, yang kesemuanya warga setempat.

Masum, seorang tukang gali menceritakan jika proses pembongkaran makam secara keseluruhan berlangsung tanpa ada hambatan. Mereka pun berhasil mengangkat jenazah setelah menggali 90 Cm ke dalaman tanah.

“Tak ada masalah, sejak semalam kita disini, semua Alhamdulillah berjalan baik,” kata Masum.

Namun, terang dia, kondisi jenazah warga makam warga Kampung Kavling Jati, RT 04 RT 05, Nomor 141, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara itu telah bengkak dan menghitam.

“Lumayan berat, tadi yang angkat tiga di bawah. Satu di atas dan dibantu dari Tim polisi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi jenasah saat diangkat banyak mengeluarkan air. Khususnya, di bagian pinggir ke atas.

“Kita baru kali ini bongkar, biasanya hanya nguburin. Kalau kali ini rasanya lebih berat tubuh almarhum, tak seperti biasa-biasanya,” pungkasnya.

Dari pantauan, tim gabungan kedokteran DIV datang pada pukul 11.00 WIB dan selesai pada pukul 11.52 WIB dengan ditutup melalui Adzan Dzuhur sebelum jenasah dimasukkan kembali ke liang lahatnya. Terdapat 5 orang dengan diantaranya 3 dokter yang melakukan autopsi.

Mereka juga terlihat membawa satu buah koper.

Para warga pun tampak antusias menyaksikan setiap proses pembongkaran, meski aroma kurang sedap begitu pekat tercium. Hadir juga ayah kandung dari korban Joya, Asmawi (56) dan seorang adik kandungnya Bambang (29). Sementara, sang istri Siti Jubaida (25) dan putranya Alif Saputra (4) memilih untuk berdiam diri di rumahnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...