Selasa, 12 Desember 2017 | 05.46 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Makam Zoya Dibongkar, Begini Kondisinya

Makam Zoya Dibongkar, Begini Kondisinya

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 9 Agustus 2017 - 13:22 WIB

IMG-6269

Suasana pembongkaran kuburan Zoya, pria yang tewar dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri amplifier masjid. (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Makam M Alzahra alias Joya, korban yang diamuk dan dibakar oleh warga, telah di bongkar oleh tim gabungan, Disaster Victim Indentification (DIV) Bibdokes Polda Metro Jaya dan Tim Forensik RS Polri, Rabu (9/8/2817) siang.

Empat tukang gali dikerahkan petugas untuk mengangkat jenazah Joya, yang dimakamkan di tempat pemakaman umun (TPU) Kedondong, BTN Buni Asih, Kampung Kongsi, Cikarang Utara, pekan lalu (2/8/2017).

Para tukang makam itu adalah Ahmad, selaku Ketua RT, Masum, Ma aang, Pak Ecin, yang kesemuanya warga setempat.

Masum, seorang tukang gali menceritakan jika proses pembongkaran makam secara keseluruhan berlangsung tanpa ada hambatan. Mereka pun berhasil mengangkat jenazah setelah menggali 90 Cm ke dalaman tanah.

“Tak ada masalah, sejak semalam kita disini, semua Alhamdulillah berjalan baik,” kata Masum.

Namun, terang dia, kondisi jenazah warga makam warga Kampung Kavling Jati, RT 04 RT 05, Nomor 141, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara itu telah bengkak dan menghitam.

“Lumayan berat, tadi yang angkat tiga di bawah. Satu di atas dan dibantu dari Tim polisi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi jenasah saat diangkat banyak mengeluarkan air. Khususnya, di bagian pinggir ke atas.

“Kita baru kali ini bongkar, biasanya hanya nguburin. Kalau kali ini rasanya lebih berat tubuh almarhum, tak seperti biasa-biasanya,” pungkasnya.

Dari pantauan, tim gabungan kedokteran DIV datang pada pukul 11.00 WIB dan selesai pada pukul 11.52 WIB dengan ditutup melalui Adzan Dzuhur sebelum jenasah dimasukkan kembali ke liang lahatnya. Terdapat 5 orang dengan diantaranya 3 dokter yang melakukan autopsi.

Mereka juga terlihat membawa satu buah koper.

Para warga pun tampak antusias menyaksikan setiap proses pembongkaran, meski aroma kurang sedap begitu pekat tercium. Hadir juga ayah kandung dari korban Joya, Asmawi (56) dan seorang adik kandungnya Bambang (29). Sementara, sang istri Siti Jubaida (25) dan putranya Alif Saputra (4) memilih untuk berdiam diri di rumahnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:46 WIB

Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana

Hasil survei Lembaga Survei Bekasi Institute menempatkan politisi PAN, Lucky Hakim pada posisi kedua setelah Rahmat Effendi dan diatas politisi ...
Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:42 WIB

Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul

Ada tiga nama yang bakal dipilih masyarakat Kota Bekasi apabila pemilihan kepala daerah dilakukan sekarang. Ketiga nama itu, yakni Rahmat ...
Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 20:26 WIB

Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dias Perpustakaan dan Arsip bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor ...
Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 19:35 WIB

Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Tengku Erry menerima penghargaan atas upayanya ...
Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 18:39 WIB
Labura

Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Labura Kharuddin Syah mengajak masyarakat untuk meneladani Rasulullah SAW.Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 ...
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 17:05 WIB

Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, memastikan jika kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMA bernama Mashita Octavian (18) adalah salah salah ...