Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.29 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Makam Zoya Dibongkar, Begini Kondisinya

Makam Zoya Dibongkar, Begini Kondisinya

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 9 Agustus 2017 - 13:22 WIB

IMG-6269

Suasana pembongkaran kuburan Zoya, pria yang tewar dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri amplifier masjid. (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Makam M Alzahra alias Joya, korban yang diamuk dan dibakar oleh warga, telah di bongkar oleh tim gabungan, Disaster Victim Indentification (DIV) Bibdokes Polda Metro Jaya dan Tim Forensik RS Polri, Rabu (9/8/2817) siang.

Empat tukang gali dikerahkan petugas untuk mengangkat jenazah Joya, yang dimakamkan di tempat pemakaman umun (TPU) Kedondong, BTN Buni Asih, Kampung Kongsi, Cikarang Utara, pekan lalu (2/8/2017).

Para tukang makam itu adalah Ahmad, selaku Ketua RT, Masum, Ma aang, Pak Ecin, yang kesemuanya warga setempat.

Masum, seorang tukang gali menceritakan jika proses pembongkaran makam secara keseluruhan berlangsung tanpa ada hambatan. Mereka pun berhasil mengangkat jenazah setelah menggali 90 Cm ke dalaman tanah.

“Tak ada masalah, sejak semalam kita disini, semua Alhamdulillah berjalan baik,” kata Masum.

Namun, terang dia, kondisi jenazah warga makam warga Kampung Kavling Jati, RT 04 RT 05, Nomor 141, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara itu telah bengkak dan menghitam.

“Lumayan berat, tadi yang angkat tiga di bawah. Satu di atas dan dibantu dari Tim polisi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi jenasah saat diangkat banyak mengeluarkan air. Khususnya, di bagian pinggir ke atas.

“Kita baru kali ini bongkar, biasanya hanya nguburin. Kalau kali ini rasanya lebih berat tubuh almarhum, tak seperti biasa-biasanya,” pungkasnya.

Dari pantauan, tim gabungan kedokteran DIV datang pada pukul 11.00 WIB dan selesai pada pukul 11.52 WIB dengan ditutup melalui Adzan Dzuhur sebelum jenasah dimasukkan kembali ke liang lahatnya. Terdapat 5 orang dengan diantaranya 3 dokter yang melakukan autopsi.

Mereka juga terlihat membawa satu buah koper.

Para warga pun tampak antusias menyaksikan setiap proses pembongkaran, meski aroma kurang sedap begitu pekat tercium. Hadir juga ayah kandung dari korban Joya, Asmawi (56) dan seorang adik kandungnya Bambang (29). Sementara, sang istri Siti Jubaida (25) dan putranya Alif Saputra (4) memilih untuk berdiam diri di rumahnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...