Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.40 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Keluarga Sebut Siti Zubaidah Telah Maafkan Pembakar Suaminya

Keluarga Sebut Siti Zubaidah Telah Maafkan Pembakar Suaminya

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 9 Agustus 2017 - 08:41 WIB

IMG-6264

Makam Zoya, pria yang dibakar hidup-hidup gegara amplifier masjid. (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian telah menangkap dua orang tersangka provokasi pengroyok Muhamad Alzahra alias Joya pada saat kejadian pembakaran usai Joya dituding telah mencuri amplifier di Musala Al-Hidayah, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan.

Selain kedua orang berinisial SU dan NA, polisi juga masih terus memburu lima orang lainnya yang masih dicurigai ikut serta dalam melakukan pembakaran terhadap MA usai dipukuli.

Andi, ayah Siti Zubaidah, istri Joya, mengatakan anaknya sudah memaafkan pelaku yang membakar suaminya hidup-hidup, meski, kata dia, tidak mudah bagi Siti untuk menghidupi diriinya sendiri, dengan satu anak laki-laki berusia empat tahun dan jabang bayi yang ada di kandungannya saat ini.

“Dia bilang sama saya saat polisi bilang sudah tertangkap pelakunya. Dia sudah memaafkan perbuatan pelaku dan orang lainnya yang ikut membakar, kalau masih ada,” kata Andi, Rabu (9/8/2017).

(Baca juga: Makam Pria yang Dibakar Hidup-hidup di Bekasi Dibongkar Hari Ini)

Sudah tidak ada lagi tangis dari air mata Siti, saat malam hari ketika dia beristirahat ditemani oleh anaknya. Keluarga, kata Andi, memberikan keleluasaan bagi Siti untuk terus mengisi kesibukan agar tidak perlu lagi mengingat mendiang suaminya.

“Kami dari keluarga terus menghibur dan kasih keleluasaan kalau memang ada kesibukan. Tidak apa-apa lah yang penting bagus buat Siti dan anak di dalam perutnya,” ucapnya.

Sementara ini, biaya keluarga hidup Siti dan anaknya, masih akan ditanggung dari tabungan yang dimiliki dan bantuan dari tetangga. Untuk biaya sekolah anak Siti yang sudah berumur empat tahun dan biaya persalinan, sudah ada pihak yang siap membantu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...