Senin, 11 Desember 2017 | 07.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Keluarga Sebut Siti Zubaidah Telah Maafkan Pembakar Suaminya

Keluarga Sebut Siti Zubaidah Telah Maafkan Pembakar Suaminya

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 9 Agustus 2017 - 08:41 WIB

IMG-6264

Makam Zoya, pria yang dibakar hidup-hidup gegara amplifier masjid. (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian telah menangkap dua orang tersangka provokasi pengroyok Muhamad Alzahra alias Joya pada saat kejadian pembakaran usai Joya dituding telah mencuri amplifier di Musala Al-Hidayah, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan.

Selain kedua orang berinisial SU dan NA, polisi juga masih terus memburu lima orang lainnya yang masih dicurigai ikut serta dalam melakukan pembakaran terhadap MA usai dipukuli.

Andi, ayah Siti Zubaidah, istri Joya, mengatakan anaknya sudah memaafkan pelaku yang membakar suaminya hidup-hidup, meski, kata dia, tidak mudah bagi Siti untuk menghidupi diriinya sendiri, dengan satu anak laki-laki berusia empat tahun dan jabang bayi yang ada di kandungannya saat ini.

“Dia bilang sama saya saat polisi bilang sudah tertangkap pelakunya. Dia sudah memaafkan perbuatan pelaku dan orang lainnya yang ikut membakar, kalau masih ada,” kata Andi, Rabu (9/8/2017).

(Baca juga: Makam Pria yang Dibakar Hidup-hidup di Bekasi Dibongkar Hari Ini)

Sudah tidak ada lagi tangis dari air mata Siti, saat malam hari ketika dia beristirahat ditemani oleh anaknya. Keluarga, kata Andi, memberikan keleluasaan bagi Siti untuk terus mengisi kesibukan agar tidak perlu lagi mengingat mendiang suaminya.

“Kami dari keluarga terus menghibur dan kasih keleluasaan kalau memang ada kesibukan. Tidak apa-apa lah yang penting bagus buat Siti dan anak di dalam perutnya,” ucapnya.

Sementara ini, biaya keluarga hidup Siti dan anaknya, masih akan ditanggung dari tabungan yang dimiliki dan bantuan dari tetangga. Untuk biaya sekolah anak Siti yang sudah berumur empat tahun dan biaya persalinan, sudah ada pihak yang siap membantu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...