Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.45 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Informasi dan Komunikasi Tempati urutan Empat Penyumbang Ekonomi di Sumut

Informasi dan Komunikasi Tempati urutan Empat Penyumbang Ekonomi di Sumut

Reporter : Ary Syahputra | Senin, 7 Agustus 2017 - 19:41 WIB

IMG-6250

Ilustrasi BTS. Antara.

MEDAN, kini.co.id – BPS Sumatera Utara mencatat hampir semua lapangan usaha menunjukan pertumbuhan yang positif di triwulan I tahun 2017.

Pengadaan listrik dan gas merupakan lapangan usaha yang memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 10,80 persen, diikuti real estate sebesar 9,58 persen serta informasi dan komunikasi sebesar 9,33 persen.

Maka dengan demikia pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010 pada semester I tahun 2017 mengalami peningkatan.

Jika dibandingkan semester I tahun 2016, peningkatan itu di semester I tahun 2017 menjadi 4,80 persen.

“Peningkatan ini menunjukkan tren positif. Karena di semua lapangan kerja mengalami pertumbuhan yang positif,” ujar Kepala BPS Sumatera Utara kepada wartawan di kantornya Senin (7/8).

Menurutnya, struktur ekonomi Sumut pada semester I-2017 masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 21,14 persen, industri pengolahan 20,47 persen, serta perdagangan besar eceran, reparasi mobil-sepedamotor 18,01 persen.

“Peranan ketiga lapangan usaha tersebut mencapai 59,62 persen terhadap total PDRB Sumut,” ungkap Suhaimi.

Namun demikian, jika dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumut semester I-2017, lapangan usaha industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,16 persen, diikuti lapangan usaha perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepedamotor sebesar 0,94 persen dan konstruksi sebesar 0,63 persen.

Masih dikatakan Suhaimi, ekonomi Sumut triwulan II-2017 tumbuh 1,60 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya dari 17 lapangan usaha, 15 lapangan usaha tumbuh positif.

“Lapangan usaha transportasi dan pergudangan memiliki pertumbuhan tertinggi yaitu 4,12 persen diikuti lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 3,96 persen serta pengadaan listrik gas sebesar 3,73 persen,” jelasnya.

Jika dibandingkan triwulan sama tahun sebelumnya (y-o-y) tumbuh sebesar 5,09 persen. Lapangan usaha pengadaan listrik gas memiliki pertumbuhan tertinggi yaitu 9,51 persen diikuti informasi dan komunikasi 9,33 persen serta real estate sebesar 9,32 persen. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kantor Jamkrindo Unit Madina Diresmikan
Sumatera Utara - Rabu, 18 Oktober 2017 - 21:41 WIB

Kantor Jamkrindo Unit Madina Diresmikan

Kantor Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) unit pelayanan Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (18/10) resmi dibuka secara simbolis oleh Pelaksana teknis (Plt) ...
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...