Senin, 11 Desember 2017 | 07.20 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Informasi dan Komunikasi Tempati urutan Empat Penyumbang Ekonomi di Sumut

Informasi dan Komunikasi Tempati urutan Empat Penyumbang Ekonomi di Sumut

Reporter : Ary Syahputra | Senin, 7 Agustus 2017 - 19:41 WIB

IMG-6250

Ilustrasi BTS. Antara.

MEDAN, kini.co.id – BPS Sumatera Utara mencatat hampir semua lapangan usaha menunjukan pertumbuhan yang positif di triwulan I tahun 2017.

Pengadaan listrik dan gas merupakan lapangan usaha yang memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 10,80 persen, diikuti real estate sebesar 9,58 persen serta informasi dan komunikasi sebesar 9,33 persen.

Maka dengan demikia pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010 pada semester I tahun 2017 mengalami peningkatan.

Jika dibandingkan semester I tahun 2016, peningkatan itu di semester I tahun 2017 menjadi 4,80 persen.

“Peningkatan ini menunjukkan tren positif. Karena di semua lapangan kerja mengalami pertumbuhan yang positif,” ujar Kepala BPS Sumatera Utara kepada wartawan di kantornya Senin (7/8).

Menurutnya, struktur ekonomi Sumut pada semester I-2017 masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 21,14 persen, industri pengolahan 20,47 persen, serta perdagangan besar eceran, reparasi mobil-sepedamotor 18,01 persen.

“Peranan ketiga lapangan usaha tersebut mencapai 59,62 persen terhadap total PDRB Sumut,” ungkap Suhaimi.

Namun demikian, jika dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumut semester I-2017, lapangan usaha industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,16 persen, diikuti lapangan usaha perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepedamotor sebesar 0,94 persen dan konstruksi sebesar 0,63 persen.

Masih dikatakan Suhaimi, ekonomi Sumut triwulan II-2017 tumbuh 1,60 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya dari 17 lapangan usaha, 15 lapangan usaha tumbuh positif.

“Lapangan usaha transportasi dan pergudangan memiliki pertumbuhan tertinggi yaitu 4,12 persen diikuti lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 3,96 persen serta pengadaan listrik gas sebesar 3,73 persen,” jelasnya.

Jika dibandingkan triwulan sama tahun sebelumnya (y-o-y) tumbuh sebesar 5,09 persen. Lapangan usaha pengadaan listrik gas memiliki pertumbuhan tertinggi yaitu 9,51 persen diikuti informasi dan komunikasi 9,33 persen serta real estate sebesar 9,32 persen. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...