Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.39 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Tak Kunjung Dikerjakan Pemenang Tender PJU Koridor 13 Terancam Blacklist

Tak Kunjung Dikerjakan Pemenang Tender PJU Koridor 13 Terancam Blacklist

Jumat, 4 Agustus 2017 - 12:01 WIB

IMG-6243

Jalur Transjakarta Koridor 13 rute Tendean - Ciledug masih menyisakan pemasangan PJU yang belum juga dikerjakan pemenang tender. KiniNews/Dok.

JAKARTA, kini.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah menegaskan pihaknya akan menindak tegas pemenang tender pengadaan penerangan Jalan Umum (PJU), PT Gemavitra Abadi.

Tindakan tegas itu berupa dengan memasukan sebagai perusahaan daftar hitam atau diblacklist sebagai mitra kerja di Pemprov DKI.

Saefullah menyatakan ancaman itu dikarenakan sampai dengan satu pekan menjelang peresmian jalur Transjakarta Koridor 13 rute Tendean – Ciledug namun kelengkapan sarana dan prasarana masih belum terpenuhi 100% salah satunya adalah pengadaan PJU yang dimenangkan oleh PT Gemavitra Abadi.

“Sebagai pemenang secara teknis sudah wanprestasi. Kontrak sudah tapi tidak dikerjakan, makanya saya minta di-blacklist perusahaan ini,” tegas Saefullah kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/8).

Saefullah menambahkan berdasarkan aturan kontrak kerja dan teknis lelang tender, pemenang kedua akan segera dipilih namun dirinya menegaskan agar pihak dari bidang pengadaan barang Provinsi DKI Jakarta agar lebih lugas dalam memverifikasi mitra kerja.

“Nanti pemenag kedua ini saya minta di survei dia capabel atau tidak ya, kalau enggak capabel, enggak usah,” tegasnya.

Selain pengadaan PJU, pekerjaan yang masih menunggu untuk dirampungkan adalah pembebasan lahan di ruas Jalan Adam Malik, Ciledug, guna pembangunan halte akhir.

Menurut Saefullah, pihak Dinas Bina Marga menjanjikan prosesnya akan selesai dalam waktu dua pekan.

“Jadi setelah di bereskan lahannya langsung pekerjaan fisik mah cepat ya, kalau sekedar halte itu paling paling ya satu minggu beres,” katanya.

Uji coba masih akan dilakukan hingga satu pekan sebelum jalur tersebut diresmikan pada 17 Agustus 2017 yang berbarengan dengan peresmian Simpang Susun Semanggih. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...