Senin, 11 Desember 2017 | 07.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bulan Patuh Trotoar di Jakarta, di Medan Kapan?

Bulan Patuh Trotoar di Jakarta, di Medan Kapan?

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 2 Agustus 2017 - 09:15 WIB

IMG-6209

Jualan Mobil di Atas Trotoar. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Hilangnya hak pejalan kaki di trotoar seolah bukanlah masalah serius di Medan. Pasalnya berbulan bahkan bertahun trotoar hampir 90 persen tidak tersedia untuk pejalan kaki.

Trotoar seperti hanya diperuntukkan bagi pedagang kaki lima yang menjamur dimana-mana. Bukan hanya pedagang kaki lima, pedagang kelas atas juga tak mau kalah memanfaatkan trotoar.

Sebut saja di wilayah Jalan Nibung Petisah, trotoar tak lagi tampak karena dipadati mobil-mobil yang dipajang untuk di jual.

Bukan pula cuma jadi lapak pedagang, trotoar juga berubah fungsi jadi tempat parkir sepedamotor bahkan kadang-kadang mobil.

Lalu bagaimana dengan hak pejalan kaki di Medan?

Seorang warga Medan, Roy Komba Lumban Gaol mengatakan hampir semua trotoar di Medan tak bisa tak layak bagi pejalan kaki.

“Cemana mau jalan, pedagang semua isinya. Anehnya ini dibiarkan dan seolah dipelihara,” kata Roy yang juga aktivis Walhi Sumut tersebut kepada Kini.co.id, Rabu (2/8/2017).

Menurut Roy, jika Pemko Medan tak tegas dari awal, maka jika ada penggusuran dan operasi patuh trotoar seperti di Jakarta akan sulit dilakukan.

“Tidak heran jika ada perlawanan, sebab mereka nyetor sama oknum tertentu. Karena bayar, para pedagang kaki lima itu pun merasa berhak, padahal itu fasilitas umum,” ungkap Roy.

Seperti diketahui saat ini DKI Jakarta sedang giat melakukan “Bulan Patuh Trotoar”. Seminggu terakhir ini Pemprov DKI gencar menertibkan trotoar daripedagang maupun kendaraan yang parkir.

Penyisiran terutama dilakukan kepolisian dan Dinas Perhubungan di trotoar sekitar Jakarta Pusat.

Hingga hari ini, telah dilakukan razia di 31 trotoar Jakarta. Total terdapat 155 trotoar yang bakal dibersihkan dari mereka yang bukan pemilik haknya.

Sebagai informasi, kegunaan trotoar tertuang dalam dalam Pasal 131 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) disebutkan bahwa fasilitas trotoar merupakan hak pejalan kaki.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...
PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 17:07 WIB

PKS targetkan 51 kursi di DPRD Jabar

Ahmad Heryawan mengatakan target anggota legislatif dari partainya dalam Pemilu 2019 mendatang adalah bisa menguasai 51 kursi di DPRD Jawa ...