Kamis, 23 November 2017 | 14.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>KPU Jabar Bakal Luncurkan Aplikasi Pilkada 2018

KPU Jabar Bakal Luncurkan Aplikasi Pilkada 2018

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 2 Agustus 2017 - 03:22 WIB

IMG-6207

Ilustrasi Pilkada Jawa Barat 2018.

BANDUNG, kini.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat bakal meluncurkan aplikasi yang berisi informasi kepemiluan dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018.

Komisioner KPU Jabar, Aang Ferdiman mengatakan aplikasi sistem informasi berbasis tempat pemungutan suara (TPS) itu dibutuhkan KPU untuk menunjang Pilgub dan Pilkada 16 Kabupaten/Kota di Jabar Tahun 2018. KPU ingin memiliki data berbasis TPS secara geografis. Sehingga data-datanya itu bisa lebih terperinci.

“Kami ingin datanya terinci dengan baik, sekarang kan datanya masih berdasarkan kabupetan/kota,” katanya kepada wartawan di Bandung, Selasa (1/8).

Untuk itu, KPU bekerja sama dengan ITB untuk membuat aplikasi, apabila ada yang membutuhkan data di satu desa lengkap data keseluruhan TPS. Mengingat jumlah TPS bisa lebih dari 5000. Sehingga, data yang sudah lengkap bisa langsung disampaikan kepada masyarakat.

“Dengan adanya aplikasi kepemiluan ini, bisa mengoreksi dengan mudah, penyelesaian masalah pun bisa lokal, tidak sampai mengganggu TPS lain,” ungkapnya.

Aang menambahkan, sistem Pemilu di Indonesia masih berbasis TPS. Jika data TPS detail dan akurat, maka data nasional pun akan baik. Namun yang terjadi sekarang, dari unit terkecil ke level besar masih dilakukan secara manual.

“Selama ini kita punya data nasional, kalau di unit terkecilnya bagus maka data unit ke terbesarnya akan baik. Sekadang kita punya agregat, tapi dari unit paling kecil ke besarnya masih harus manual,” paparnya.

Aang berharap menambahkan melalui aplikasi pilkada serentak tersebut, masyarakat bisa langsung mengakses kebutuhan informasi tentang pemilu.

“Masyarakat nanti bisa mengakses tentang informasi pemilu melalui aplikasi ini,” pungkasnya. []

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...