Sabtu, 19 Agustus 2017 | 23.47 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Wagubsu Minta Perketat Pengawasan Masuk Makanan dan Obat dari Luar

Wagubsu Minta Perketat Pengawasan Masuk Makanan dan Obat dari Luar

Rabu, 2 Agustus 2017 - 01:22 WIB

IMG-6205

Wagubsu Nurhahajizah Marpaung Sosialisasi Pengawasan Periklanan dan Sekaligus Penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pengawasan Isi Siaran terhadap Publikasi, Promosi dan Iklan Obat dan Makanan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Hotel Grand Mercury Medan, Selasa (1/8). KiniNews/Hildasari.

MEDAN, kini.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Nurhajizah Marpaung mengatakan salah satu tugas pemerintah adalah bertanggungjawab mengatur dan mengawasi produksi, pembuatan, pendistribusian maupun sosialisasinya termasuk makanan dan obat yang bekerja sama dengan Balai POM. Namun lanjutnya tugas tersebut tidak akan optimal bila tidak didukung oleh semua pihak.

Hal tersebut disampaikan pada Sosialisasi Pengawasan Periklanan dan Sekaligus Penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pengawasan Isi Siaran terhadap Publikasi, Promosi dan Iklan Obat dan Makanan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Hotel Grand Mercury Medan, Selasa (1/8).

Terkait dengan pengawasan makanan dan obat, khususnya makanan dari luar negeri Wagubsu meminta agar pintu masuk barang dari luar untuk benar-benar di awasi.

“Memang sudah banyak barang-barang dari luar itu telah kita musnahkan bekerjasama dengan Badan POM, bahkan bertruk-truk telah dimusnahkan. Namun hal itu tidak perlu terjadi bila pengawasan yang ketat dilakukan dari pintu-pintu masuk,” ujar Nurhajizah.

Dijelaskannya fungsi pengawasan tersebut memang sangat penting seperti kita ketahui, bahwa penduduk Medan Sumatera Utara yang mengkonsumsi produk luar sangat tinggi. Padahal, setelah diteliti banyak produk dari luar itu yang tidak sesuai dengan ketentuan yang efeknya kedepan akan merusak kesehatan.

“Oleh karenanya diminta sinerjitas dengan pihak terkait terus ditingkatkan kedepannya,” harap Wagubsu.

Sementara untuk Sumatera Utara sekitar 40 persen iklan makanan obat yang tidak memenuhi ketentuan. Walaupun dari tahun ketahun menurun.
“Tapi menurunnya tidak signifikan,” ujarnya.

Iklan yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut lanjutnya karena ada keterbatasan yaitu, salah satunya kekurang tahuan dari perusahaan.
Oleh karenanya dia juga mengharapkan kerjasama dari KPI untuk melakukan pembinaan kepada perusahaan-perusahaan yang akan membuat iklan. Selain itu petugas dalam hal ini Balai POM juga punya keterbatasan terkait cakupan, Balai POM mempunyai cakupan cukup besar sedangkan sarana dan SDM nya terbatas.

“Kerjasama dengan KPI dan KPID ini merupakan hal yang sangat penting dalam membantu tugas-tugas Badan POM khususnya dalam hal pengawasan periklanan,” ujarnya.

Ketua KPID Sumut Parulian Tampubolon menyambut baik dengan adanya kerjasama yang ditandatangani antara Balai POM dengan KPID Sumut sehingga KPID Sumut akan lebih mengawasi periklanan khususnya untuk makanan dan obat yang selama ini kurang pengawasannya.

“Ini sangat baik sekali, kita akan melakukan stressing pengawasan khususnya untuk obat dan makanan,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Pelaksana Harian Kepala Kepala Badan POM RI yang diwakili Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk komplemen Badan POM,Ondri Dwi Sampurno, Direktur Badan Pengawasan Makanan Indriaty Tubagus, Kepala Badan POM Sumut, Ketua KPID Sumut dan perusahaan-perusahaan periklanan.[]

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ini Nama-nama Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Jabar Terpilih
Jawa Barat - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:02 WIB

Ini Nama-nama Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Jabar Terpilih

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat telah mengumumkan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) Kabupaten/Kota ...
Malunya, Kader Partai Ini Kepergok Keluarga Lagi Selingkuh di Hotel
Sumatera Selatan - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 15:43 WIB

Malunya, Kader Partai Ini Kepergok Keluarga Lagi Selingkuh di Hotel

Fenomena perselingkuhan sepertinya tak bisa lepas dari kehidupan bermasyarakat. Meski terlarang, masih ada saja yang coba-coba melakukannya walaupun harga diri ...
Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:39 WIB

Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Sebanyak 755 mobil angkutan umum di Kota Bekasi dinyatakan belum melakukan pengujian kelayakan. Padahal pengujian itu penting untuk keselamatan penumpang ...
PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:26 WIB

PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

Meski DPD DI-Perjuangan Jawa Barat menyatakan koalisi dengan Partai Golkar di 12 Kabupaten/Kota untuk menghadapi pilkada serentak.Namun langkah itu belum ...
Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September
DKI Jakarta - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:54 WIB

Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Bagi Anda pengendara sepeda yang kerap melintas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan harap melalui ...
Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:46 WIB

Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhan Batu Utara dijamu di kediaman Wakil Bupati Labura, Tanjung Sari Aek Kanopan, (17/8).Pasukan tersebut ...