Sabtu, 19 Agustus 2017 | 23.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ribuan Reklame di Bekasi Terancam Dirobohkan

Ribuan Reklame di Bekasi Terancam Dirobohkan

Reporter : Ardiansyah | Senin, 31 Juli 2017 - 17:35 WIB

IMG-6184

Ilustrasi reklame. IST

BEKASI, kini.co.id – Masa perizinan ribuan titik reklame di Kota Bekasi belum diperpanjang. Karena itu, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak reklame terancam tidak akan tercapai.

Kepala Seksi Taman dan Reklame pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Luki Dian Trihantono mengatakan, ada 6.168 titik reklame di wilayah setempat yang belum diperpanjang masa izinnya.

Berdasarkan catatannya hingga tahun 2016 lalu, ada 8.037 titik izin pendirian reklame.

“Kalau reklame yang sudah diurus ada 1.869 titik yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi. Baru sedikit yang mengurus izin, padahal sekarang sudah masuk pertengahan tahun,” katanya, Senin (31/7).

Menurut Luki, para pengusaha reklame tiap tahun harus rutin memperpanjang masa izin reklame. Hal ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2012 tentang Pajak Reklame.

Meski pihak swasta belum memperpanjang masa izinnya, namun pemerintah tidak bisa langsung menyegel reklame tersebut.
Ada mekanisme yang harus dilalui, salah satunya adalah memberi peringatan dan tenggat waktu hingga 7×24 jam.

“Bila sudah diingatkan tidak ada itikad baik, kami akan menyegel bahkan menurunkan papan reklame tersebut. Itu sanksi yang kami berikan agar mereka menaati aturan,” jelas Luki.

Sekretaris Dinas PUPR Kota Bekasi, Arief Maulana menambahkan, pada tahun lalu, Pemerintah Kota Bekasi telah membukukan pendapatan pajak reklame mencapai Rp 40 miliar dari target 60 miliar.

“Di tahun 2017, pemerintah menaikan target pajak reklame menjadi Rp 80 miliar,” kata Arief.

Sampai Juli 2017, kata dia, pihaknya telah menyegel hampir 400 reklame berbagai ukuran. Reklame itu disegel karena pihak swasta tidak membayar pajak dan tidak melapor asuransi berikut jaminan masa kontruksi.

“Apabila telah disegel dan tidak ada respon dari pengelola, maka bakal kita tebang,” tutur Arief.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda pesimis perolehan pajak reklame tahun ini bisa mencapai target.

Sebab tahun ini dinas pengawas reklame (Dinas PUPR) baru melakukan pendataan serta penertiban.

“Belum bisa sepertinya kalau reklame dicapai tahun ini sekarang saja administratifnya baru dibenahi,” kata Aan.

Aan menjelaskan, antara dinas pengawas (Dinas PUPR) dan pemberi izin reklame (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) harusnya memiliki satu database yang terhubung satu sama lain.

Dengan demikian, bocornya pajak di sektor reklame tidak terjadi.

“Database sebetulnya sudah dibuat, namun masih dalam tahap pengembangan,” kata dia.

Menurutnya, bila seluruh pendataan administratif reklame sudah ada, maka perolehan pajak reklame bisa terkejar hingga 100 persen.

“Untuk tahun ini paling target yang tercapai hanya 70 persen saja,” tandas Aan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ini Nama-nama Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Jabar Terpilih
Jawa Barat - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:02 WIB

Ini Nama-nama Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Jabar Terpilih

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat telah mengumumkan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) Kabupaten/Kota ...
Malunya, Kader Partai Ini Kepergok Keluarga Lagi Selingkuh di Hotel
Sumatera Selatan - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 15:43 WIB

Malunya, Kader Partai Ini Kepergok Keluarga Lagi Selingkuh di Hotel

Fenomena perselingkuhan sepertinya tak bisa lepas dari kehidupan bermasyarakat. Meski terlarang, masih ada saja yang coba-coba melakukannya walaupun harga diri ...
Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:39 WIB

Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Sebanyak 755 mobil angkutan umum di Kota Bekasi dinyatakan belum melakukan pengujian kelayakan. Padahal pengujian itu penting untuk keselamatan penumpang ...
PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:26 WIB

PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

Meski DPD DI-Perjuangan Jawa Barat menyatakan koalisi dengan Partai Golkar di 12 Kabupaten/Kota untuk menghadapi pilkada serentak.Namun langkah itu belum ...
Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September
DKI Jakarta - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:54 WIB

Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Bagi Anda pengendara sepeda yang kerap melintas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan harap melalui ...
Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:46 WIB

Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhan Batu Utara dijamu di kediaman Wakil Bupati Labura, Tanjung Sari Aek Kanopan, (17/8).Pasukan tersebut ...