Saturday, 21 July 2018 | 16.43 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Nurhajizah: Narkoba Masuk ke Sumut Capai 2 Ton Per Minggu

Nurhajizah: Narkoba Masuk ke Sumut Capai 2 Ton Per Minggu

Friday, 28 July 2017 - 20:27 WIB

IMG-6165

Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah saat menerima audensi Pengurus Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba (Pimansu) Sumut beserta jajarannya diruang kerjanya, Jumat (28/7). KiniNews/Raden Armand.

MEDAN, kini.co.id – Wakil Gubenrur Sumatera Utara (Sumut), Nurhajizah Marpaung menyebutkan peredaran narkoba di wilayahnya meningkat semakin cepat bahkan menyasar segala lini, termasuk kalangan pelajar. bahkan sudah diambang batas.

Oleh karenanya, Nurhajizah yang juga menilai hal itu sudah diambang batas dibutuhkan metoda yang tepat untuk mengantisipasi peredaran dan peningkatan pengguna narkoba.

“Peredaran narkoba di Sumut semakin hari semakin meningkat. Bahkan merupakan daerah ketiga peredaran narkoba di Indonesia. Dari data yang saya dapat dari pihak kepolisian narkoba masuk ke Sumut dari Tanjung Balai itu bisa sampai 2 ton per minggu dan di Belawan bahkan bisa lebih besar,” ujar Nurhajizah saat menerima audensi Pengurus Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba (Pimansu) Sumut beserta jajarannya diruang kerjanya, Jumat (28/7).

Ironinya lanjut Nurhajizah, pengguna narkoba itu rata-rata bukan orang yang memiliki materi banyak, melainkan orang yang susah, seperti kuli, mahasiswa dan pelajar.

“Di Tanjung Balai itu bisa kita lihat di aliran-aliran air yang kecil disitu mereka mengkonsumsi narkoba. Modusnya, pemasok narkoba sengaja memberikan narkoba secara gratis di awal, namun setelah kecanduan inilah yang kemudian menjadikan kuli tersebut bisa menjadi pengedar,” terang Nurhajizah.

Kondisi inilah, kata Nurhajizah yang membuat dirinya terpanggil kembali untuk mengabdi ke Provinsi Sumut.

“Sebelum menjadi Wagubsu, saya masih Direktur di perusahaan BUMN, tapi karena banyaknya masalah yang jalan terus, makanya saya terpanggil untuk ke sini. Masalah korupsi, narkoba dan lainnya,” sebutnya.

Setidaknya, lanjut Nurhajizah, negara Filipina termasuk yang berhasil dalam menekan peredaran dan pengguna narkoba. Meski pun di awal Filipina dinilai melanggar HAM karena membuat kebijakan hukum mati bagi pengedar narkoba, namun kebijakan ini cukup berhasil menekan peredaran narkoba dari 100 persen menjadi 20 persen.

Oleh karena itu, tambah Nurhajizah yang dibutuhkan saat ini adalah bagaimana menemukan metoda yang tepat untuk dapat menghentikan peredaran dan meminimalisir pengguna narkoba di Sumut.

“Ini yang saya harapkan kita bisa berduskusi bersama, termasuk dengan organisasi lainnya untuk menemukan metoda apa yang bisa menghentikan peredaran narkoba secara efektif dan cepat,” mintanya.

Dalam kesempatan itu Nurhajizah juga meminta Pimansu untuk membuat laporan tentang narkoba di Sumut agar dapat disampaikan kepada Gubernur.

“Saat ini untuk masalah narkoba dan HIV AIDS memang penganggarannya langsung dari pusat. Tapi tidak masalah Pemprovsu akan mencoba mencari anggaran lain sebagai upaya untuk menjaga generasi kita bebas dari narkoba,” terangnya.

Sementara itu Direktur Pimansu, Zulkarnain Nasution mengatakan pihaknya siap memberikan laporan kepada Pemprovsu dalam waktu dekat. Terlebih Pimansu dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara 17 tahun lalu.

“Selama 17 tahun kami tidak pernah berhenti bergerak memberikan sosialisasi informasi narkoba kepada masyarakat, meski pun kami sudah tidak lagi mendapatkan anggaran sejak hibah Pemprovsu bermasalah,” paparnya.

Pimansu, kata Zulkarnain sudah melaksanakan lima program pencegahan narkoba seperti pencegahan berbasis dunia pendidikan contohnya, dengan memberikan pendidikan bagi guru BP, sehingga guru tersebut bisa melakukan konseling adiksi dan dapat mendeteksi mana siswa yang menggunakan narkoba dan mana yang tidak. Selain itu, juga ada program pendidikan bagi usia sebaya yang dilakukan di sekolah-sekolah.

Program selanjutnya, pencegahan narkoba berbasis masyarakat melalui remaja masjid, pengajian dan lainnya. Program berbasis keluarga, berbasis tempat kerja hingga berbasis media dengan membuat informasi di brosur, leaflet, buku hingga bekerjasama dengan media massa.

“Kami juga menyediakan informasi terkait kasus narkoba di kabupaten/kota di Sumut, bahkan ada 300-400 buku tentang narkoba. Informasi ini juga sudah sering diakses oleh peneliti yang mencari informasi tentang narkoba,” pungkasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...