Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Tengah>Ratusan KIS Dibuang, Kurir JNE Jadi Tersangka

Ratusan KIS Dibuang, Kurir JNE Jadi Tersangka

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 28 Juli 2017 - 16:25 WIB

IMG-6161

KIS

Surabaya, kini.co.id – Seorang kurir perusahaan pengiriman barang JNE jadi tersangka setelah membuang ratusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) ke Sungai Blitar.

Seorang kurir JNE berinisial W (28) tersebut bertanggung jawab untuk mendistribusikan kartu tersebut ke warga di Kelurahan Siwalankerto dan Bendul Merisi Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.

Tapi bukannya mengantarkan sampai tujuan, ia malah merusak dan membuang kartu KIS tersebut ke sungai.

“Tersangka dengan inisiatifnya sendiri sengaja merusak dan menghilangkan KIS yang seharusnya dikirimkan ke warga dua kelurahan di Kecamatan Wonocolo Surabaya,” ujar Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya.

Ia mengatakan tersangka juga membuat laporan palsu penerimaan barang tersebut.

“JNE Pusat di Jakarta menerima KIS itu pada Desember 2015. Dalam MoU antara BPJS Pusat dengan JNE Pusat, pendistribusian KIS harus kelar pada Maret 2016. Dan WH ini lapor kalau telah dikirimkan pada Februari 2016,” jelasnya.

Meski kini telah ditetapkan sebagai tersangka, WH tidak ditahan lantaran ancaman hukumannya tidak sampai 5 tahun penjara.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...