Saturday, 21 July 2018 | 16.37 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Survey: Rekrutmen CPNS Jadi Sektor Terkorup di Sumut

Survey: Rekrutmen CPNS Jadi Sektor Terkorup di Sumut

Reporter : Nur Fatimah | Friday, 28 July 2017 - 09:52 WIB

IMG-6157

PNS. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan anggota kepolisian memang selalu rawan dengan tindak korupsi.
Bahkan suap-menyuap terkadang dilakukan secara terang-terangan demi memperoleh kursi sebagai abdi negara.

Bahkan Survey Anti Korupsi Polling Centre- Indonesia Corruption Watch (ICW) membuktikan sektor mendaftar kerja jadi PNS dinilai sebagai sektor terkorup.

Hal itu karena 56 persen masyarakat menyatakan bahwa mereka pernah diminta uang secara ilegal oleh pihak tertentu ketika menggunakan jasa atau interaksi dalam sektor ini.

“Begitu juga dengan kepolisian dimana terdapat 50 persen masyarakat yang pernah berhubungan dengan Kepolisian (10 persen dari total responden Sumatera) menyatakan pernah diminta uang atau hadian secara tidak resmi,” terang peneliti ICW, Febri Hendri dalam diskusi Hasil Survey Mengenai Presepsi Korupsi di Indonesia” yang digelar di Medan, Kamis (27/7/2017).

Ia mengatakan hasil terbilang ini wajar mengingat rekrutmen CPNS merupakan sektor yang banyak berhubungan dengan masyarakat. Selain itu, dipengaruhi warisan persepsi korupsi dalam setiap proses rekrutmen CPNS tahun sebelumnya.

“Warisan persepsi ini diduga berkontribusi terhadap persepsi buruk terhadap sektor rekrutmen CPNS meski telah ada perbaikan sistem rekrutmen seperti penggunaan CAT (Computer Assisted Test) dalam salah satu tahapan rekrutmen tersebut,” ungkapnya dalam acara yang digelar Sentra Advokasi Untuk Hak Pendidikan Rakyat (Sahdar) bekerjasama dengan Polling Center, Indonesia Business Links (IBL), Indonesia Corruption Watch (ICW) tersebut.

Sebagai informasi, survey anti korupsi ini dilaksanakan dalam periode April dan Mei 2017 di 34 provinsi, 177 Kabupaten/Kota, 212 Desa/Kelurahan seluruh Indonesia dengan total responden sebesar 2.235

Adapun metode survey yang digunakan adalah menggunakan teknik sampling Multistage Random Sampling dengan PPS (Probability Proportional to Size) dimana jumlah sampel tiap provinsi disesuaikan secara proporsional dengan jumlah penduduknya.

Dengan jumlah sampel sebesar ini dan tingkat kepercayaan 95 persen maka diprediksi MoE (Margin of Error) mencapai kurang lebih 2,1 persen.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...