Selasa, 20 Februari 2018 | 18.22 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Survey: Rekrutmen CPNS Jadi Sektor Terkorup di Sumut

Survey: Rekrutmen CPNS Jadi Sektor Terkorup di Sumut

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 28 Juli 2017 - 09:52 WIB

IMG-6157

PNS. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan anggota kepolisian memang selalu rawan dengan tindak korupsi.
Bahkan suap-menyuap terkadang dilakukan secara terang-terangan demi memperoleh kursi sebagai abdi negara.

Bahkan Survey Anti Korupsi Polling Centre- Indonesia Corruption Watch (ICW) membuktikan sektor mendaftar kerja jadi PNS dinilai sebagai sektor terkorup.

Hal itu karena 56 persen masyarakat menyatakan bahwa mereka pernah diminta uang secara ilegal oleh pihak tertentu ketika menggunakan jasa atau interaksi dalam sektor ini.

“Begitu juga dengan kepolisian dimana terdapat 50 persen masyarakat yang pernah berhubungan dengan Kepolisian (10 persen dari total responden Sumatera) menyatakan pernah diminta uang atau hadian secara tidak resmi,” terang peneliti ICW, Febri Hendri dalam diskusi Hasil Survey Mengenai Presepsi Korupsi di Indonesiaā€¯ yang digelar di Medan, Kamis (27/7/2017).

Ia mengatakan hasil terbilang ini wajar mengingat rekrutmen CPNS merupakan sektor yang banyak berhubungan dengan masyarakat. Selain itu, dipengaruhi warisan persepsi korupsi dalam setiap proses rekrutmen CPNS tahun sebelumnya.

“Warisan persepsi ini diduga berkontribusi terhadap persepsi buruk terhadap sektor rekrutmen CPNS meski telah ada perbaikan sistem rekrutmen seperti penggunaan CAT (Computer Assisted Test) dalam salah satu tahapan rekrutmen tersebut,” ungkapnya dalam acara yang digelar Sentra Advokasi Untuk Hak Pendidikan Rakyat (Sahdar) bekerjasama dengan Polling Center, Indonesia Business Links (IBL), Indonesia Corruption Watch (ICW) tersebut.

Sebagai informasi, survey anti korupsi ini dilaksanakan dalam periode April dan Mei 2017 di 34 provinsi, 177 Kabupaten/Kota, 212 Desa/Kelurahan seluruh Indonesia dengan total responden sebesar 2.235

Adapun metode survey yang digunakan adalah menggunakan teknik sampling Multistage Random Sampling dengan PPS (Probability Proportional to Size) dimana jumlah sampel tiap provinsi disesuaikan secara proporsional dengan jumlah penduduknya.

Dengan jumlah sampel sebesar ini dan tingkat kepercayaan 95 persen maka diprediksi MoE (Margin of Error) mencapai kurang lebih 2,1 persen.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas
Sumatera Utara - Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 WIB

Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas

Warga Tanah Karo, Sumut dikejutkan dengan dentuman keras erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2/2018) kemarin.Bahkan sebuah video anak-anak sekolah yang ketakutan ...
Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 21:07 WIB

Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub

Deddy Mizwar sesumbar mampu memenangkan Pilgub Jabar 2018. Calon Gubernur Jawa Barat, yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi, tersebut menargetkan mampu ...
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...