Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dua Balon dari PKS Diintruksikan Sosialisasi ke Masyarakat

Dua Balon dari PKS Diintruksikan Sosialisasi ke Masyarakat

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 28 Juli 2017 - 00:35 WIB

IMG-6152

Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koeswara. Humas PKSBekasi Kota.

BEKASI, kini.co.id – ua bakal calon wali kota Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni, Heri Koeswara dan Sutriyono diperintah oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) agar segera sosialisasi ke masyarakat untuk memperkenalkan diri ke publik, jelang Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung pada 2018 mendatang.

“Secara internal untuk Pilkada Kota Bekasi. PKS sudah memunculkan dua nama, dan telah ditetapkan oleh DPP, untuk dicoba dijual ke masyarakat, ditawarkan dan disosialisasikan, yakni Pak Heri Koeswara dan Sutriyono,” kata Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PKS Jawa Barat, Choiruman J Putro.

Choiruman menuturkan, dalam waktu dekat PKS akan melakukan survei melihat elektabilitas dua nama yang dimaksud.

“Iya, DPP mengintruksikan keduanya untuk terjun ke masyarakat juga sosialisasi dengan spanduk dan lainnya. dalam rangka memperkenalkan diri sebagai bakal calon,” tuturnya.

Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koeswara membenarkan jika ditugaskan bersama Anggota Fraksi PKS DPR, Sutriyono untuk mensosialisasikan pencalonan sebagai pengenalan ke publik.

“Iya, dua hari kedepan, saya dan Pak Sutriyono harus melakukan sosialisasi pengenalan. Meski, sebenarnya ini sudah saya lakukan dari jauh hari,” kata Herkoes sapaan akrabnya.

Herkoes melanjutkan, PKS dalam waktu dekat segera mengadakan Rapat Koordinasi Daerah yang direncanakan diadakan pada 6 agustus 2017.

“Dalam rakorda nanti juga, kita akan membentuk Tim Pilkada,” tuturnya.

Ia menyampaikan, jika tidak akan ada perubahan soal koalisi. PKS dan Gerindra sudah resmi, dengan Koalisi Merah Putih (KMP).

“Untuk koalisi (PKS-Gerindra) sudah tidak akan berubah. Hanya saja, kita tetap membuka peluang partai lain yang ingin bergabung ke koalisi merah putih,” tandas Herkoes. []

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...