Senin, 20 November 2017 | 09.01 WIB
KiniNEWS>Regional>Aceh>Tim Formatur Tarbiyah-Perti Aceh Periode 2017-2022 Terbentuk

Tim Formatur Tarbiyah-Perti Aceh Periode 2017-2022 Terbentuk

Minggu, 16 Juli 2017 - 22:04 WIB

IMG-5979

Ketua Umum Pimpinan Pusat Tarbiyah-Perti Bahri Barmanda, saat membuka dengan resmi Musda Bersama Persatuan Tarbiyah-Perti Provinsi Aceh Periode 2017-2022, Sabtu (15/07), di Dayah Al-Mujahirin, Cot Iri-Bakoy, Kecamatan Kuta Baru, Aceh Besar. Istimewa.

ACEH BESAR, kini.co.id – Tim formatur Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) Provinsi Aceh periode 2017-2022 resmi terbentuk dalam sidang paripurna Musyawarah Daerah Bersama Tarbiyah-Perti Provinsi Aceh, yang berlangsung sejak 14-16 Juli 2017, di Dayah Al-Muhajirin, Cot Iri-Bakoy, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar.

Dalam sidang tersebut dipimpin Tengku Musannif, sebagai Ketua dan Tengku Rarmizi Rajab selaku Sekretaris, sebagaimana termaktub dalam surat keputusan musda bersama Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) Provinsi Aceh periode 2017-2022 bernomor 01/MUSDA-BER/VII/2017.

Tengku Musannif, mengatakan Musda Bersama Tarbiyah-Perti Provinsi Aceh sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi pada tingkat Provinsi Aceh, mengadakan sidang-sidangnya.

“Untuk kelancaran dan ketertiban penyelenggaraan sidang-sidang tersebut dipandang perlu menetapkan peraturan tata tertib. Saran-saran dan pendapat yang disampaikan dalam Musyawarah Daerah Bersama Persatuan TARBIYAH-PERTI Provinsi Aceh pada Sabtu, 15 Juli 2017,” ujar Musannif.

Menurutnya, untuk memimpin organisasi sebagaimana ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta menjalankan program kerja Persatuan Tarbiyah Islamiyah (AD/ART PERTI) Provinsi Aceh, maka di tingkat Daerah perlu ditetapkan Pimpinan Daerah, Majelis Pembina Daerah, Majelis Mustasyar Daerah, Majelis Ifta’ Daerah dan Majelis Pakar Daerah yang besifat kolektif.

“Guna menyusun komposisi dan personalia Pimpinan Daerah, Majelis Pembina Daerah, Majelis Mustasyar Daerah, Majelis Ifta’ Daerah dan Majelis Pakar Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) Provinsi Aceh perlu dibentuk Formatur dengan mandat penuh,” tuturnya.

Disebutkan Musannif keputusan formatur Musyawarah Daerah Bersama Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) Provinsi Aceh tentang pembentukan formatur yang terdiri dari tujuh orang dengan personalia dan kedudukan masing-masing yaitu Tengku Mohd. Faisal Amin, sebagai ketua, Tengku Salahuddin Al-Fata, sebagai sekretaris merangkap anggota serta Salman Ishak, Abdul Wahab, Tengku Hasyim Daud, Tengku Syaifuddin Uhad, serta Tengku Muhammad Amin, selaku anggota.

“Formatur sebagaimana dimaksud dalam diktum pertama diberikan tugas dengan mandat penuh atas nama Musda bersama untuk memilih, menyusun dan menetapkan komposisi dan personalia Pimpinan Daerah, Majelis Pembina Daerah, Majelis Mustasyar Daerah, Majelis Ifta’ Daerah dan Majelis Pakar Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) Provinsi Aceh masa bakti 2017-2022,” paparnya.

Masih kata Musannif, dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada diktum kedua, Fformatur wajib berpegang teguh kepada AD/ART, memperhatikan aspirasi yang berkembang dalam Musda Bersama tersebut, serta memperhatikan persyaratan bagi personalia pengurus Persatuan Tarbiyah-Perti, baik sebagaimana yang tercantum dalam AD/ART, maupun peraturan tata tertib Musda.

“Formatur diwajibkan melapor komposisi dan personalia Pimpinan Daerah, Majelis Pembina Daerah, Majelis Mustasyar Daerah, Majelis Ifta’ Daerah dan Majelis Pakar Daerah Persatuan Tarbiyah-Perti Provinsi Aceh masa bakti 2017-2022 kepada Sidang paripurna,” tegasnya.

Sebelumnya ketua panitia penyelenggara, Tengku Ibnu Sa’dan, dalam laporannya menjelaskan, Musyawarah Daerah Bersama Persatuan Tarbiyah-Perti dihadiri pleno dewan pimpinan daerah Perti Aceh, pleno Pengurus Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah Aceh, utusan Dewan Pimpinan Cabang Pertikabupaten/kota se Aceh.

Pengurus Cabang Persatuan Tarbiyah Islamiyah kabupaten/kota se Aceh, pleno pengurus Daerah Wanita Perti Aceh, pleno Pengurus Daerah PERWATI Aceh, utusan Pengurus Cabang Wanita Perti Kabupaten/Kota se Aceh, serta utusan Pengurus Cabang Perwati Kabupaten/Kota se Aceh.

“Musda Bersama ini merupakan amanah organisasi sebagai wujud dan tindaklanjut dari hasil islah Nasional Persatuan Tarbiyah Islamiyah–Perti sebagai Wujud nyata dari islah ini adalah telah suksesnya diselenggarakan Munas Muktamar yang dilangsungkan di Jakarta pada 21-23 Oktober 2016 lalu di Hotel Menara Peninsula, dan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi.” Widodo.”

“Ini pertanda bahwa organisasi ini telah benar-benar memiliki komitmen untuk melakukan islah demi memperkuat barisan dalam bergerak memajukan ummat, bangsa dan negara,” lanjut mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh ini.

Musyawarah Daerah Bersama Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) Provinsi Aceh, kata Ibnu Sa’dan, dibuka langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat TARBIYAH-PERTI, Staf ahli bidang keistimewaan Aceh, atas nama Gubernur Aceh, Pimpinan DPR Aceh dalam hal ini diwakili Sulaiman Abda serta unsur TNI/Polri, Kodam Iskandar Muda dan Polda Aceh.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Alun-alun Gowa siap disulap lebih megah dari alun-alun  Bandung
Sulawesi - Senin, 20 November 2017 - 00:55 WIB

Alun-alun Gowa siap disulap lebih megah dari alun-alun Bandung

Di era Wali Kota Ridwan Kamil, Alun-Alun Bandung disulap menjadi lebih gemerlap secara visual dibandingkan sebelumnya. Namun, daerah lain pun ...
KPAI keluarkan rekomendasi dugaan malpraktek di RS HAM terhadap Jessica
Sumatera Utara - Minggu, 19 November 2017 - 22:49 WIB

KPAI keluarkan rekomendasi dugaan malpraktek di RS HAM terhadap Jessica

Komisioner KPAI bidang kesehatan Sitti Hikmawatty mengatakan pihaknya telah mempertemukan keterangan masing-masing pihak Rumah Sakit Haji Adam Malik (RS ...
Pertemuan pihak RS HAM dengan keluarga almarhum Jessica diwarnai Isak tangis
Sumatera Utara - Minggu, 19 November 2017 - 22:39 WIB

Pertemuan pihak RS HAM dengan keluarga almarhum Jessica diwarnai Isak tangis

Komisi Perlindungan Anak Indonesia mempertemukan pihak Rumah Sakit Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara (Sumut) dengan keluarga korban Jessica setelah ...
Kahiyang Ayu diberi marga Siregar dan dipotongkan 10 ekor kerbau
Sumatera Utara - Minggu, 19 November 2017 - 21:36 WIB

Kahiyang Ayu diberi marga Siregar dan dipotongkan 10 ekor kerbau

Dalam pesta adat Ngunduh Mantu yang digelar keluarga Muhammad Boby Afif Nasution. Kahiyang Ayu akan akan diberikan marga Siregar dan ...
Jusuf Kalla:  Keadilan harus di wujudkan dengan kerja keras
Sumatera Utara - Minggu, 19 November 2017 - 21:33 WIB

Jusuf Kalla: Keadilan harus di wujudkan dengan kerja keras

Wakil Presiden Yusuf Kalla mengatakan bahwa kemajuan bangsa dengan mewujudkan cita-cita yakni menciptakan masyarakat yang adil dan makmur harus diupayakan ...
Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas
Jawa Barat - Sabtu, 18 November 2017 - 21:32 WIB

Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas

Pembangunan Kota Bekasi yang sangat pesat dalam 20 tahun terakhir, khususnya dari sisi pembangunan fisik harus ditunjang dengan pembangunan sumber ...