Minggu, 24 September 2017 | 20.53 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dua Bandar Narkoba yang Tewas Ditembak Merupakan Jaringan Malaysia

Dua Bandar Narkoba yang Tewas Ditembak Merupakan Jaringan Malaysia

Minggu, 16 Juli 2017 - 00:14 WIB

IMG-5973

Kapolda Sumut dan Deputi Pemberantasan BNN dalam paparan kasus tewasnya dua gembong narkoba di Sergai, Sabtu (15/7) malam. KiniNews/Arman.

MEDAN, kini.co.id – Dua gembong bandar narkoba jaringan Internasional yang ditangkap petugas BNN Pusat, di Serdangbedagai, Sumatera Utara hingga tewas ditembak ternyata merupakan jaringan dari Malaysia.

Kedua bandar narkoba itu adalah Bambang Julianto, bandar serta penyedia barang. Kemudian, Moh Syafii als Panjul alias Boy, merupakan kurir yang barang dari Malaysia.

Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jendral Arman Depari mengatakan kedua bandar yang tewas itu membawa barangnya melalui jalur laut dari perairan Malaysia dengan menggunakan kapal tradisional dengan tujuan perairan Pantai Cermin, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara

Arman menyebutkan, dari jaringan narkoba Malaysia ini pihaknya menyita barang bukti sabu seberat 44 kg, satu pucuk senjata api jenis revolver beserta peluru, 4 unit sepeda motor, 3 unit mobil dan barang bukti lainnya.

“Keduanya terpaksa kita tembak karena melawan saat ditangkap. Mereka ditembak pada bagian dada sebelah kiri,” kata Arman didampingi Kapolda Sumut Inspektur Jendral Paulus Waterpauw di Mapolda Sumatera Utara, Sabtu (15/7) malam.

Selain menembak mati kedua bandar narkoba, Arman menyebutkan pihaknya juga menangkap delapan orang yang terlobat dalam jaringan tersebut yakni Suheryanto (pengendali di lapangan), Samsul Bahri (pembawa barang dari Malaysia), Sahidul Saragih (kurir), Heri Agus Marzuki (kurir), Rovvi Syahriandi (kurir), Eddy Sahputra Sirait (kurir), Ayaradi (pembawa barang dari Malaysia) dan Untung (ceker).

“Kasusnya saat ini sedang kita dalami lagi karena patut diduga masih ada anggota jaringan mereka yang belum tertangkap,” tegasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Bus Mayasari seruduk pemotor hingga tewas di Tambun Selatan
Jawa Barat - Sabtu, 23 September 2017 - 15:31 WIB

Bus Mayasari seruduk pemotor hingga tewas di Tambun Selatan

Bus Mayasari Bhakti jurusan Tanjung Priuk-Bekasi menyeruduk pengendara motor di Jalan Sultan Hasanuddi, Tambun Selatan. Akibatnya, satu orang tewas akibat ...
Hasto sebut Kirab Kebangsaan Samosir untuk gelorakan patriotisme
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 15:05 WIB

Hasto sebut Kirab Kebangsaan Samosir untuk gelorakan patriotisme

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa kirab Kebangsaan sangat penting dalam menggelorakan patriotisme. Sebab semangat kebangsaan menjadi fundamen ...
Pengemudi ojek online di Medan tewas ditusuk kawanan begal
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 13:20 WIB

Pengemudi ojek online di Medan tewas ditusuk kawanan begal

Seorang pengemudi ojek online, Ridwan Limbong (34), warga Desa/Kecamatan Helvetia, Deli Serdang tewas dibegal di Jl. Juanda Medan, Sabtu (23/9) ...
Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 11:21 WIB

Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan

Seorang anak bernama Raja Pratama (4) terpaksa pasrah menahankan sakit yang menyiksanya di sebuah kos-kosan di dekat RS Adam Malik ...
Gempa 4,1 SR Guncang Aek Godang Paluta
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 11:00 WIB

Gempa 4,1 SR Guncang Aek Godang Paluta

Sebuah gempa berkekuatan 4,1 SR melanda Aek Godang, Padang Lawas Utara (Paluta) Sumatera Utara, Sabtu (23/9/2017).Gempa yang terjadi pada pukul ...
Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal
Jawa Barat - Jumat, 22 September 2017 - 19:56 WIB

Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota bersama Dinas Kesehatan berhasil menyita belasan ribu obat keras berbahaya yang diedarkan tanpa izin di ...