Senin, 20 November 2017 | 09.00 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dua Bandar Narkoba yang Tewas Ditembak Merupakan Jaringan Malaysia

Dua Bandar Narkoba yang Tewas Ditembak Merupakan Jaringan Malaysia

Minggu, 16 Juli 2017 - 00:14 WIB

IMG-5973

Kapolda Sumut dan Deputi Pemberantasan BNN dalam paparan kasus tewasnya dua gembong narkoba di Sergai, Sabtu (15/7) malam. KiniNews/Arman.

MEDAN, kini.co.id – Dua gembong bandar narkoba jaringan Internasional yang ditangkap petugas BNN Pusat, di Serdangbedagai, Sumatera Utara hingga tewas ditembak ternyata merupakan jaringan dari Malaysia.

Kedua bandar narkoba itu adalah Bambang Julianto, bandar serta penyedia barang. Kemudian, Moh Syafii als Panjul alias Boy, merupakan kurir yang barang dari Malaysia.

Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jendral Arman Depari mengatakan kedua bandar yang tewas itu membawa barangnya melalui jalur laut dari perairan Malaysia dengan menggunakan kapal tradisional dengan tujuan perairan Pantai Cermin, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara

Arman menyebutkan, dari jaringan narkoba Malaysia ini pihaknya menyita barang bukti sabu seberat 44 kg, satu pucuk senjata api jenis revolver beserta peluru, 4 unit sepeda motor, 3 unit mobil dan barang bukti lainnya.

“Keduanya terpaksa kita tembak karena melawan saat ditangkap. Mereka ditembak pada bagian dada sebelah kiri,” kata Arman didampingi Kapolda Sumut Inspektur Jendral Paulus Waterpauw di Mapolda Sumatera Utara, Sabtu (15/7) malam.

Selain menembak mati kedua bandar narkoba, Arman menyebutkan pihaknya juga menangkap delapan orang yang terlobat dalam jaringan tersebut yakni Suheryanto (pengendali di lapangan), Samsul Bahri (pembawa barang dari Malaysia), Sahidul Saragih (kurir), Heri Agus Marzuki (kurir), Rovvi Syahriandi (kurir), Eddy Sahputra Sirait (kurir), Ayaradi (pembawa barang dari Malaysia) dan Untung (ceker).

“Kasusnya saat ini sedang kita dalami lagi karena patut diduga masih ada anggota jaringan mereka yang belum tertangkap,” tegasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Alun-alun Gowa siap disulap lebih megah dari alun-alun  Bandung
Sulawesi - Senin, 20 November 2017 - 00:55 WIB

Alun-alun Gowa siap disulap lebih megah dari alun-alun Bandung

Di era Wali Kota Ridwan Kamil, Alun-Alun Bandung disulap menjadi lebih gemerlap secara visual dibandingkan sebelumnya. Namun, daerah lain pun ...
KPAI keluarkan rekomendasi dugaan malpraktek di RS HAM terhadap Jessica
Sumatera Utara - Minggu, 19 November 2017 - 22:49 WIB

KPAI keluarkan rekomendasi dugaan malpraktek di RS HAM terhadap Jessica

Komisioner KPAI bidang kesehatan Sitti Hikmawatty mengatakan pihaknya telah mempertemukan keterangan masing-masing pihak Rumah Sakit Haji Adam Malik (RS ...
Pertemuan pihak RS HAM dengan keluarga almarhum Jessica diwarnai Isak tangis
Sumatera Utara - Minggu, 19 November 2017 - 22:39 WIB

Pertemuan pihak RS HAM dengan keluarga almarhum Jessica diwarnai Isak tangis

Komisi Perlindungan Anak Indonesia mempertemukan pihak Rumah Sakit Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara (Sumut) dengan keluarga korban Jessica setelah ...
Kahiyang Ayu diberi marga Siregar dan dipotongkan 10 ekor kerbau
Sumatera Utara - Minggu, 19 November 2017 - 21:36 WIB

Kahiyang Ayu diberi marga Siregar dan dipotongkan 10 ekor kerbau

Dalam pesta adat Ngunduh Mantu yang digelar keluarga Muhammad Boby Afif Nasution. Kahiyang Ayu akan akan diberikan marga Siregar dan ...
Jusuf Kalla:  Keadilan harus di wujudkan dengan kerja keras
Sumatera Utara - Minggu, 19 November 2017 - 21:33 WIB

Jusuf Kalla: Keadilan harus di wujudkan dengan kerja keras

Wakil Presiden Yusuf Kalla mengatakan bahwa kemajuan bangsa dengan mewujudkan cita-cita yakni menciptakan masyarakat yang adil dan makmur harus diupayakan ...
Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas
Jawa Barat - Sabtu, 18 November 2017 - 21:32 WIB

Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas

Pembangunan Kota Bekasi yang sangat pesat dalam 20 tahun terakhir, khususnya dari sisi pembangunan fisik harus ditunjang dengan pembangunan sumber ...