Kamis, 24 Agustus 2017 | 15.29 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>KPPU Medan Tetap Awasi Harga Daging

KPPU Medan Tetap Awasi Harga Daging

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 19 Juni 2017 - 10:08 WIB

IMG-5751

Daging sapi. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Kota Medan tetap mengawasi kenaikan harga daging sapi menjelang lebaran.

Hingga hari ini, Senin (19/7/2017) harga daging sapi masih di kisaran Rp110.000 hingga Rp120.000. Sementara harga daging beku mencapai Rp 80.000 per kg dan harga daging kerbau Rp 65.000 per kg.

Meski yakin harga daging tetap stabil, KPPU menyatakan tetap mengawasi harga daging dengan mengadakan sidak pasar bersama instansi lainnya.

“Hari ini juga ada sidak, harga daging sapi masih stabil di angka Rp120.000,” ujar Kepala KPPU KPD Medan Abdul Hakim Pasaribu.

Angka tersebut masih tergolong mahal dan dikhawatirkan akan melonjak pada H-2 Idul Fitri.

Ia mengatakan sidak dilakukan oleh Satgas Pangan dan KPPU juga terlibat di dalamnya.

Abdul hakim mengatakan berdasarkan informasi dari pedagang, terjadi penjatahan jumlah pembelian oleh pedagang besar.

“Kalau tindakan ini secara bersama-sama dilakukan oleh feedloter, agen, pedagang besar, RPH, untuk menjatah pasokan yang menyebabkan kenaikan harga secara tidak wajar dapat diduga terjadi tindakan yang melanggar UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,” jelasnya.

Tindakan tersebut, kata dia, bisa terkena sanksi denda Rp 1 miliar sampai Rp 25 miliar.

Diketahui satgas pangan secara umum berhasil mengendalikan 11 harga komoditas yang menjadi perhatian pemerintah.

Belum lama ini, KPPU bersama satgas pangan juga melakukan sidak ke gudang importir bawang putih yang harganya sempat melambung hingga Rp60 ribu per kilogram.

“Kami sidak ke gudang importir dan pedagang besar, dan khususnya KPPU, kami telah meningkatkan kasusnya ke tahap penyelidikan karena ada dugaan kartel antara importir bawang putih. Hasilnya, harga bawang putih di tingkat eceran bergerak turun Rp 40.000 per kilogram,” jelasnya lagi.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:02 WIB

Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan

Disuruh segera pindah, warga yang tinggal di pinggir rel kereta api mendatangi DPRD Medan.Mereka yang terdiri dari warga warga lingkungan ...
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...