Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.23 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>KPPU Medan Tetap Awasi Harga Daging

KPPU Medan Tetap Awasi Harga Daging

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 19 Juni 2017 - 10:08 WIB

IMG-5751

Daging sapi. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Kota Medan tetap mengawasi kenaikan harga daging sapi menjelang lebaran.

Hingga hari ini, Senin (19/7/2017) harga daging sapi masih di kisaran Rp110.000 hingga Rp120.000. Sementara harga daging beku mencapai Rp 80.000 per kg dan harga daging kerbau Rp 65.000 per kg.

Meski yakin harga daging tetap stabil, KPPU menyatakan tetap mengawasi harga daging dengan mengadakan sidak pasar bersama instansi lainnya.

“Hari ini juga ada sidak, harga daging sapi masih stabil di angka Rp120.000,” ujar Kepala KPPU KPD Medan Abdul Hakim Pasaribu.

Angka tersebut masih tergolong mahal dan dikhawatirkan akan melonjak pada H-2 Idul Fitri.

Ia mengatakan sidak dilakukan oleh Satgas Pangan dan KPPU juga terlibat di dalamnya.

Abdul hakim mengatakan berdasarkan informasi dari pedagang, terjadi penjatahan jumlah pembelian oleh pedagang besar.

“Kalau tindakan ini secara bersama-sama dilakukan oleh feedloter, agen, pedagang besar, RPH, untuk menjatah pasokan yang menyebabkan kenaikan harga secara tidak wajar dapat diduga terjadi tindakan yang melanggar UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,” jelasnya.

Tindakan tersebut, kata dia, bisa terkena sanksi denda Rp 1 miliar sampai Rp 25 miliar.

Diketahui satgas pangan secara umum berhasil mengendalikan 11 harga komoditas yang menjadi perhatian pemerintah.

Belum lama ini, KPPU bersama satgas pangan juga melakukan sidak ke gudang importir bawang putih yang harganya sempat melambung hingga Rp60 ribu per kilogram.

“Kami sidak ke gudang importir dan pedagang besar, dan khususnya KPPU, kami telah meningkatkan kasusnya ke tahap penyelidikan karena ada dugaan kartel antara importir bawang putih. Hasilnya, harga bawang putih di tingkat eceran bergerak turun Rp 40.000 per kilogram,” jelasnya lagi.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...