Rabu, 25 April 2018 | 21.29 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>KPPU Medan Tetap Awasi Harga Daging

KPPU Medan Tetap Awasi Harga Daging

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 19 Juni 2017 - 10:08 WIB

IMG-5751

Daging sapi. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Kota Medan tetap mengawasi kenaikan harga daging sapi menjelang lebaran.

Hingga hari ini, Senin (19/7/2017) harga daging sapi masih di kisaran Rp110.000 hingga Rp120.000. Sementara harga daging beku mencapai Rp 80.000 per kg dan harga daging kerbau Rp 65.000 per kg.

Meski yakin harga daging tetap stabil, KPPU menyatakan tetap mengawasi harga daging dengan mengadakan sidak pasar bersama instansi lainnya.

“Hari ini juga ada sidak, harga daging sapi masih stabil di angka Rp120.000,” ujar Kepala KPPU KPD Medan Abdul Hakim Pasaribu.

Angka tersebut masih tergolong mahal dan dikhawatirkan akan melonjak pada H-2 Idul Fitri.

Ia mengatakan sidak dilakukan oleh Satgas Pangan dan KPPU juga terlibat di dalamnya.

Abdul hakim mengatakan berdasarkan informasi dari pedagang, terjadi penjatahan jumlah pembelian oleh pedagang besar.

“Kalau tindakan ini secara bersama-sama dilakukan oleh feedloter, agen, pedagang besar, RPH, untuk menjatah pasokan yang menyebabkan kenaikan harga secara tidak wajar dapat diduga terjadi tindakan yang melanggar UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,” jelasnya.

Tindakan tersebut, kata dia, bisa terkena sanksi denda Rp 1 miliar sampai Rp 25 miliar.

Diketahui satgas pangan secara umum berhasil mengendalikan 11 harga komoditas yang menjadi perhatian pemerintah.

Belum lama ini, KPPU bersama satgas pangan juga melakukan sidak ke gudang importir bawang putih yang harganya sempat melambung hingga Rp60 ribu per kilogram.

“Kami sidak ke gudang importir dan pedagang besar, dan khususnya KPPU, kami telah meningkatkan kasusnya ke tahap penyelidikan karena ada dugaan kartel antara importir bawang putih. Hasilnya, harga bawang putih di tingkat eceran bergerak turun Rp 40.000 per kilogram,” jelasnya lagi.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat
Jawa Barat - Kamis, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  
Sumatera Utara - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
Banjir kembali kepung Jakarta, Anies:  Saya bertanggungjawab
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...