Kamis, 22 Februari 2018 | 01.43 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Neno Warisman Sebut Pemerintah Belum Sentuh Warga Penampungan Gasong

Neno Warisman Sebut Pemerintah Belum Sentuh Warga Penampungan Gasong

Minggu, 18 Juni 2017 - 11:56 WIB

IMG-5747

Neno Warisman bersama anak-anak penampungan Gasong (kininews/rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Gerakan Ibu Negeri (GIN) Neno Warisman mengaku Pemerintah tidak pernah hadir dalam memperhatikan nasib sebagian kecil warga yang tinggal di penampungan Gasong, Kuburan Cina, Menteng Atas, Jakarta Pusat.

Sekedara diketahui, penampungan Gasong yang sebagian besar merupakan pemulung ini akhir 2016 lalu tak luput dari gusuran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka diminta agar tidak lagi menempati kawasan kuburan cina tersebut.

“Ini hanya contoh sebagian kecil dimana warga penampung Gasong yang menginisiasi adanya Bilik Pintar (Bilpin), tetapi dirasakan pemerintah tak pernah hadir,” tutur Neno saat menghadiri acara buka puasa bersama dan santunan warga penampungan Gasong, Sabtu (17/6).

Neno yang masuk sebagai salah satu anggota tim sinkronisasi Gubernur terpilih Anies Baswedan berjanji akan membawa aspirasi warga penampungan Gasong dan Bilik Pintar (Bilpin) hingga sampai ke Pemerintah.

“Tugas saya hanya menyampaikan aspirasi dan Tuhan yang akan mengabulkan,” tegasnya.

Ditengah kondisinya yang kurang sehat, Neno yang lebih akrab disapa Bunda ini menceritakan lebih memilih untuk hadir ke warga penampungan Gasong dibandingkan dengan undangan lainnya.

“Saat ingat wajah anak-anak Bilik Pintar (Bilpin), bunda lebih bersemangat, ingat gondrong (Bowo pengurus Bilpin) juga bikin bunda semangat,” ungkapnya.

Disinggung apa yang akan dibawa untuk masukan tim sinkronisasi dari hasil kunjungan lapangan kesejumlah lokasi beberapa waktu ini, Neno mengaku sudah ada beberapa masukan namun masih diperlukan pembahasan dengan SKPD di Pemprov DKI Jakarta.

“Karena saya fokus dibidang pendidikannya, ya mungkin lebih kearah kesana, tapi nanti setelah 12 Juli bertemu dengan SKPD ya, lagian khan masih ada waktu sampe Oktober ya sebelum pelantikan Gubernur,” terangnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...