Rabu, 18 Oktober 2017 | 20.04 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Warga Harus Selalu Waspada Jelang Hari Raya

Warga Harus Selalu Waspada Jelang Hari Raya

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 15 Juni 2017 - 11:42 WIB

IMG-5730

Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga. (KiniNews/Nur Fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri tingkat kejahatan semakin tinggi seperti pencurian dan perampokan. Untuk itu masyarakat diminta waspada dan lebih hati-hati baik saat di rumah maupun di luar rumah. Sebab saat ini pelaku kejahatan tidak segan-segan berbuat sadis kepada korbannya.

Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga mengatakan selain peranan kepolisian, warga juga harus ikut menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungannya.

“Kita minta Kepolisian meningkatkan kinerjanya jelang lebaran ini. Tapi yang tak kalah penting peranan warga itu sendiri yang harus selalu waspada dan peduli sekitar,” kata dia kepada Kini.co.id, Kamis (15/7/2017).

Tidak bisa dipungkiri, kata Ihwan, warga yang tinggal di kota memang jarang bertegur sapa dengan sekitar. Sehingga mereka tetap cuek jika ada orang asing yang masuk lingkungan mereka.

“Jika melihat hal mencurigakan segera lapor pada Kepling. Jangan biasakan cuek. Siapa tahu karena Anda bertanya nyawa tetangga Anda selamat,” kata dia seraya menyebutkan serangkaian pembunuhan sadis bermotif perampokan di rumah mewah.

Di samping itu, peranan kepala lingkungan (kepling) juga sangat penting dalam menjaga keamanan sekitarnya.

Menurut Ihwan, kepling bukanlah hanya bertugas mengurusi KTP warga tapi juga membangun kebersamaan dan keamanan di lingkungannya.

“Kepling juga harus tahu dimana yg sering terjadi pencurian perampokan begal dan sebagainya supaya menjadi perhatian serius, bekerja sama dengan aparat penegak hukum mau pun masyarakat setempat dengan tujuan kepentingan keamanan bersama,” jelasnya.

Meski tidak ada diwajibkan dalam Perda, tapi kepling dianjurkan menggiatkan Siskamling di masing-masing lingkungannya.

Terlebih menjelang lebaran banyak warga yang pulang kampung, sehingga perlu ada Siskamling untuk menghindari kejahatan pencurian dan lainnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...