Sabtu, 16 Desember 2017 | 10.20 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dedy Mulyadi Tanggapi Positif Elektabilitas Aa Gym

Dedy Mulyadi Tanggapi Positif Elektabilitas Aa Gym

Senin, 12 Juni 2017 - 01:38 WIB

IMG-5705

KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym (Youtube)

Purwakarta, kini.co.id – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi positif kemunculan pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Bandung, KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dalam bursa calon Gubernur Jawa Barat yang dirilis Lembaga Survei Poltracking.

“Saya menyambut gembira Aa Gym masuk bursa Pilgub Jawa Barat,” kata Dedi saat dimintai tanggapan hasil survei Lembaga
Survei Poltracking di Kabupaten Purwakarta, Minggu (11/6).

Dengan munculnya Aa Gym, kata dia seperti dilansir Antara, masyarakat Jawa Barat bakal memiliki berbagai alternatif pilihan tokoh dari yang selama ini ramai dibicarakan pada Pemilihan Gubernur atau Pemilihan Umum Kepala Daerah Jabar 2018.

Diketahui, berdasarkan rilis lembaga survei yang digawangi Hanta Yuda tersebut, Aa Gym menjadi calon kandidat yang memiliki tingkat popularitas paling tinggi sebesar 92,04 persen, disusul Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar dengan 86,05 persen.

Kemudian politisi Partai Demokrat Dede Yusuf dengan 84,03 persen dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dengan 79 persen. Selanjutnya aktris sekaligus politisi PAN Desy Ratnasari sebesar 78 persen, dan Rieke Dyah Pitaloka sebesar 71,38 persen.

Sementara Dedi Mulyadi dan politisi PAN Primus Yustisio tingkat popularitas sesuai lembaga survei itu masing-masing dengan 57,63 persen dan 55,38 persen.

Dedi menilai, kemunculan nama Aa Gym dalam survei popularitas itu dapat menjadikan prosesi ritual demokrasi lima tahunan di Jawa Barat nanti menjadi lebih berwarna.

Menurut dia, dalam negara demokrasi, setiap orang memiliki hak yang sama untuk mengartikulasikan kepentingan politiknya masing-masing.

“Setiap orang memiliki hak untuk memilih dan dipilih, untuk dicalonkan dan mencalonkan. Termasuk Aa Gym, dan semua kalangan bisa mengikutinya, itu normal saja,” kata dia.

Dedi mengaku tidak merasa khawatir atas hasil berbagai survei yang dirilis pekan ini.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa 5,1 SR Guncang Minahasa
Sulawesi - Sabtu, 16 Desember 2017 - 10:17 WIB

Gempa 5,1 SR Guncang Minahasa

Warga Minahasa Penisula sempat dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,1 skala richter yang terjadi Sabtu (16/12/2017) pada pukul 04.27 WIB."Gempa terjadi ...
Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:48 WIB

Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan

5 warga Dusun Kedungrejo RT 2 RW 5 Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, sempat tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa yang terjadi ...
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:36 WIB

Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Meski peringatan potensi tsunami dicabut, warga sekitar Tasikmalaya diminta untuk tetap waspads terhadap adanya gempa susulan.Hal ini dikatakan Kepala Pusat ...
Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:35 WIB

Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya

Puluhan rumah tercatat roboh dan ambruk akibat guncangan gempa yang terjadi di Tasikmalaya. Tidak hanya bangunan, sejumlah warga Tasikmalaya juga ...
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...