Rabu, 13 Desember 2017 | 18.16 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Ramadhan Pohan Ngaku Tak Pernah Tandatangai Cek

Ramadhan Pohan Ngaku Tak Pernah Tandatangai Cek

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 10 Juni 2017 - 22:52 WIB

IMG-5699

Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan Ramadhan Pohan di PN Medan. (Ist)

Medan, kini.co.id – Mantan Calon Walikota Medan, Ramadhan Pohan kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penipuan Rp15,3 di PN Medan, kemarin.

Dalam sidang itu ia memberikan keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Savita Linda Panjaitan.

Ramadhan yang juga terdakwa dalam kasus tersebut menyangkal telah menandatangi 2 cek senilai Rp10,8 miliar dan Rp4,5 miliar.

Cek itu disebut-sebut digunakan untuk kepentingan kampanye Ramadhan Pohan saat mencalonkan diri jadi Wali Kota Medan periode tahun 2015 – 2020.

“Saya tidak ada menandatangi cek. Saya hanya ada menandatangi kertas kosong sebagai bentuk komitmen saya dalam visi dan misi politik,” ujar Ramadhan saat menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum (JPU), Sabarita.

Dalam sidang tersebut, Ramadhan menunjukkan print out (bukti cetak) percakapan pesan seluler antara Ramadhan dengan Kepala Cabang Bank Mandiri bernama Citra Panjaitan.

Dalam percakapan yang terjadi setelah Pilkada Medan tersebut, Ramadhan diinfo Chitra bahwa ada cel Ramadhan dikliringkan RH Simanjuntak.

Ramadhan kaget karena sejak teken buka rekening di Pasar Petisah dengan Chitra sebulan sebelum Pilkada, Mandiri belum serahkan buku rekening dan buku cek miliknya. Belakangan diketahui, kedua buku itu diserahkan Kacab Mandiri sendiri ke Linda, tanpa Surat Kuasa Ramadhan sebagai nasabah.

Ketika bertemu Ny RH Simanjuntak yang dikenalkan Linda, Ramadhan sampaikan visi misi. Ramadhan merasa akan dibantu, tanpa ada perjanjian utang maupun bunga.

“Ada percakapan antara terdakwa (Linda) dengan R.H Simanjuntak (penggugat). Tapi uang itu tidak diberikan,” ujar Ramadhan.

Ramadhan kemudian menunjukkan 2 bukti pembiayaan kampanye yang diklaim dibiayai oleh terdakwa Linda.

Menurut Ramadhan, uang yang digunakan Linda untuk menyewa posko bersumber dari uang Ramadhan dan Eddie Kusuma (mantan calon Wakil Walikota Medan). Sedangkan untuk Marikena dan Jambur dibiayai anggota partai Demokrat Medan, Burhanuddin Sitepu.

Ia pun menyerahkan kwitansi penyerahan uang Rp145 juta ke suami Linda, yakni Charles Saragih.

“Ini saya ada bukti kwitansi penyerahan uang untuk sewa posko. Dan bukti surat dari pemilik hotel bahwa itu gratis,” jelas Ramadhan dihadapan hakim ketua, Erintuah.

Anehnya, terdakwa Savita Linda malah mengambil kwitansi itu dan membawanya ke meja penasihat hukum. Sontak hakim meminta kembali kwitansi tersebut.

Linda juga menunjukkan kwitansi pembayaran hotel Rp450 juta kepada manajer hotel

Linda membeberkan pembukuan ke mana saja pengeluaran uangnya. Tapi beberapa dibantah Ramadhan sembari menyebut acara makan di Marikena dan Jambur dibiayai Burhanudin Sitepu.

Ramadhan menyebut sejumlah nama dan pihak yang banyak membantu sukarela pembiayaan kegiatan kampanye REDI Pilwako Medan 2015.

Sedangkan semua keterangan pengeluaran tertulis Linda selama kampanye tidak pernah diinfokan ke paslon Ramadhan-Eddie.

Keterangan Linda dimentahkan Ramadhan sambil menyebut posisi Linda simpatisan, relawan yang menjanjikan donasi, bukan pengelola keuangan paslon REDI. Bendahara paslon REDI sendiri adalah Dr Feri Soemardi.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:56 WIB

Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan

Ratusan angkot di Medan menggelar aksi mogok massal hari ini, Rabu (13/12/2017).Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai protes maraknya keberadaan angkutan ...
OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:21 WIB

OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM

Penyaluran dana di sektor usaha mikro dan kecil saat ini tengah menghadapi persaingan ketat. Terlebih pemerintah menganjurkan bank untuk jor-joran ...
OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:26 WIB

OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank di Sumut terlihat cukup baik.Pasalnya, saat ini realisasi penyaluran KUR di Sumut mencapai ...
Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:00 WIB

Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Dalam rangka protes terhadap angkutan online, angkot di Medan ramai-ramai melakukan aksi mogok narik.Mereka menolak mengangkut penumpang pada Rabu (13/12/2017).Akibatnya, ...
PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:41 WIB
Labura

PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut

Kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berhasil menyabet beberapa penghargaan dalam ajang Temu Karya Relawan yang di ...
Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 22:34 WIB

Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menginstruksikan kepada seluruh aparatur Pemprov responsif terhadap segala bentuk potensi bencana, salah satunya ...