Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17.09 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bilal Mayit, Pekerjaan Mulia yang Jarang Diminati

Bilal Mayit, Pekerjaan Mulia yang Jarang Diminati

Kamis, 8 Juni 2017 - 17:17 WIB

IMG-5681

Bupati Labura, Kharuddin Syah memberikan tali asih kepada Bilal Mayit, kenaziran masjid serta para guru agama di Labura (Humas Pemkab Labura)

Labura, kini.co.id – Keberadaan Bilal Mayit sangat dibutuhkan dalam menjalankan fardu kifayah terhadap jenazah, namun saat ini profesi tersebut semakin jarang diminati masyarakat.

Hal ini dibuktikan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara. Bisa dibilang tak hanya di Labura, hampir setiap pelosok Kabupaten/Kota keberadaan Bilal Mayit hanya dalam hitungan ratusan sementara kebutuhan dalam mengurus jenazah sesuai dengan tuntutan Islam semakin dibutuhkan.

Bupati Labura, Kharuddin Syah mengatakan profesi Bilal Mayit, kenaziran Masjid dan guru Agama sangat jarang diminati kebanyakan orang.

Padahal, pekerjaan tersebut sangat mulia selain membutuhkan keikhlasan juga memang membutuhkan keahlian khusus terutama memahami tata aturan sesuai dengan agama Islam.

“Pekerjaan bapak ibu ini sangat jarang diminati orang, dan sangat mulia, makanya Pemkab Labura memberikan perhatian lebih terhadap bapak ibu,” kata Bupati Labura, Kharuddin saat memberikan tali asih kepada Bilal Mayit, kenaziran masjid serta para guru agama di Labura, Kamis (8/6).

Pemberian tali asih yang difasilitasi Bagian Kesra Kabupaten Labura ini selanjutnya akan di gelar di setiap Kecamatan diseluruh wilayah Labura.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Tohar Bayoangin mengatakan profesi Bilal Mayit, kenziran masjid dan guru agama di Sumatera Utara diakui kurang diminati masyarakat.

Kurangnya minat masyarakat, kata Tohar terhadap profesi tersebut karena tidak ada anggaran khusus untuk memberikan tunjangan bulanan.

Padahal profesi tersebut sangat mulia, sehingga yang bisa dilakukan pihaknya hanya memberikan santunan.

“Bilal mayit itu harus ikhlas karena idak ada imbalan atau gaji dan hanya mengharapkan balasan pahala dari Allah SWT, makanya sangat jarang, sangat mulia tapi harus ikhlas ” kata Tohar saat dihubungi.

Untuk memberikan perhatian kepada bilal mayit dan guru agama pihaknya setiap tahun memberikan pelatihan sebanyak empat kali. Namun karena terbatasnya anggaran dalam satu kali pelatihan hanya mengundang 60 peserta.

Namun demikian ia berharap setiap tahun muncul bilal-bilal mayit baru dan guru agama yang siap mengabdi kepada masyarakat.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...