Kamis, 26 April 2018 | 18.44 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bilal Mayit, Pekerjaan Mulia yang Jarang Diminati

Bilal Mayit, Pekerjaan Mulia yang Jarang Diminati

Kamis, 8 Juni 2017 - 17:17 WIB

IMG-5681

Bupati Labura, Kharuddin Syah memberikan tali asih kepada Bilal Mayit, kenaziran masjid serta para guru agama di Labura (Humas Pemkab Labura)

Labura, kini.co.id – Keberadaan Bilal Mayit sangat dibutuhkan dalam menjalankan fardu kifayah terhadap jenazah, namun saat ini profesi tersebut semakin jarang diminati masyarakat.

Hal ini dibuktikan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara. Bisa dibilang tak hanya di Labura, hampir setiap pelosok Kabupaten/Kota keberadaan Bilal Mayit hanya dalam hitungan ratusan sementara kebutuhan dalam mengurus jenazah sesuai dengan tuntutan Islam semakin dibutuhkan.

Bupati Labura, Kharuddin Syah mengatakan profesi Bilal Mayit, kenaziran Masjid dan guru Agama sangat jarang diminati kebanyakan orang.

Padahal, pekerjaan tersebut sangat mulia selain membutuhkan keikhlasan juga memang membutuhkan keahlian khusus terutama memahami tata aturan sesuai dengan agama Islam.

“Pekerjaan bapak ibu ini sangat jarang diminati orang, dan sangat mulia, makanya Pemkab Labura memberikan perhatian lebih terhadap bapak ibu,” kata Bupati Labura, Kharuddin saat memberikan tali asih kepada Bilal Mayit, kenaziran masjid serta para guru agama di Labura, Kamis (8/6).

Pemberian tali asih yang difasilitasi Bagian Kesra Kabupaten Labura ini selanjutnya akan di gelar di setiap Kecamatan diseluruh wilayah Labura.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Tohar Bayoangin mengatakan profesi Bilal Mayit, kenziran masjid dan guru agama di Sumatera Utara diakui kurang diminati masyarakat.

Kurangnya minat masyarakat, kata Tohar terhadap profesi tersebut karena tidak ada anggaran khusus untuk memberikan tunjangan bulanan.

Padahal profesi tersebut sangat mulia, sehingga yang bisa dilakukan pihaknya hanya memberikan santunan.

“Bilal mayit itu harus ikhlas karena idak ada imbalan atau gaji dan hanya mengharapkan balasan pahala dari Allah SWT, makanya sangat jarang, sangat mulia tapi harus ikhlas ” kata Tohar saat dihubungi.

Untuk memberikan perhatian kepada bilal mayit dan guru agama pihaknya setiap tahun memberikan pelatihan sebanyak empat kali. Namun karena terbatasnya anggaran dalam satu kali pelatihan hanya mengundang 60 peserta.

Namun demikian ia berharap setiap tahun muncul bilal-bilal mayit baru dan guru agama yang siap mengabdi kepada masyarakat.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat
Jawa Barat - Kamis, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  
Sumatera Utara - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
Banjir kembali kepung Jakarta, Anies:  Saya bertanggungjawab
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...