Senin, 26 Juni 2017 | 05.23 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bilal Mayit, Pekerjaan Mulia yang Jarang Diminati

Bilal Mayit, Pekerjaan Mulia yang Jarang Diminati

Kamis, 8 Juni 2017 - 17:17 WIB

IMG-5681

Bupati Labura, Kharuddin Syah memberikan tali asih kepada Bilal Mayit, kenaziran masjid serta para guru agama di Labura (Humas Pemkab Labura)

Labura, kini.co.id – Keberadaan Bilal Mayit sangat dibutuhkan dalam menjalankan fardu kifayah terhadap jenazah, namun saat ini profesi tersebut semakin jarang diminati masyarakat.

Hal ini dibuktikan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara. Bisa dibilang tak hanya di Labura, hampir setiap pelosok Kabupaten/Kota keberadaan Bilal Mayit hanya dalam hitungan ratusan sementara kebutuhan dalam mengurus jenazah sesuai dengan tuntutan Islam semakin dibutuhkan.

Bupati Labura, Kharuddin Syah mengatakan profesi Bilal Mayit, kenaziran Masjid dan guru Agama sangat jarang diminati kebanyakan orang.

Padahal, pekerjaan tersebut sangat mulia selain membutuhkan keikhlasan juga memang membutuhkan keahlian khusus terutama memahami tata aturan sesuai dengan agama Islam.

“Pekerjaan bapak ibu ini sangat jarang diminati orang, dan sangat mulia, makanya Pemkab Labura memberikan perhatian lebih terhadap bapak ibu,” kata Bupati Labura, Kharuddin saat memberikan tali asih kepada Bilal Mayit, kenaziran masjid serta para guru agama di Labura, Kamis (8/6).

Pemberian tali asih yang difasilitasi Bagian Kesra Kabupaten Labura ini selanjutnya akan di gelar di setiap Kecamatan diseluruh wilayah Labura.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Tohar Bayoangin mengatakan profesi Bilal Mayit, kenziran masjid dan guru agama di Sumatera Utara diakui kurang diminati masyarakat.

Kurangnya minat masyarakat, kata Tohar terhadap profesi tersebut karena tidak ada anggaran khusus untuk memberikan tunjangan bulanan.

Padahal profesi tersebut sangat mulia, sehingga yang bisa dilakukan pihaknya hanya memberikan santunan.

“Bilal mayit itu harus ikhlas karena idak ada imbalan atau gaji dan hanya mengharapkan balasan pahala dari Allah SWT, makanya sangat jarang, sangat mulia tapi harus ikhlas ” kata Tohar saat dihubungi.

Untuk memberikan perhatian kepada bilal mayit dan guru agama pihaknya setiap tahun memberikan pelatihan sebanyak empat kali. Namun karena terbatasnya anggaran dalam satu kali pelatihan hanya mengundang 60 peserta.

Namun demikian ia berharap setiap tahun muncul bilal-bilal mayit baru dan guru agama yang siap mengabdi kepada masyarakat.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...