Minggu, 25 Juni 2017 | 08.57 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Ingat ! Tiada Alasan Perusahaan tak Bayar THR

Ingat ! Tiada Alasan Perusahaan tak Bayar THR

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 7 Juni 2017 - 15:06 WIB

IMG-5675

Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga. (KiniNews/Nur Fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Kewajiban memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan masih diingkari sejumlah perusahaan di Medan. Padahal massa sebulan bekerja, perusahaan telah berhak mengeluarkan tunjangannya.

Eksesnya, banyak karyawan mengeluh akibat tidak dipenuhinya hak normatif dengan alasan mereka belum bekerja selama setahun di perusahaan.

Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga mengatakan untuk THR sudah ada peraturan baru yakni Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.6 Tahun 2016.

“Iya ini memang selalu terjadi setiap tahun ya. Saya tegaskan tidak ada alasan perusahaan tidak memberikan THR kepada karyawannya hanya karena belum bekerja setahun. Sebulan bekerja sudah wajib diberikan THR,” katanya kepada Kini.co.id, Rabu (7/6/2017).

Ia menjelaskan dalam Permen Ketenagakerjaan No 6/2016 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) itu disebutkan pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan berhak mendapatkan THR yang besarannya dihitung secara proposional sesuai dengan masa kerja.

“Jadi gak ada itu alasan seperti itu. Harus diberikan hak normatifnya. Berani memperkerjakan orang ya harus berani bertanggungjawab lah. Yang sebulan saja harus dapat apalagi yang sudah setahun atau lebih,” ungkapnya lagi.

Ia meminta Dinas Tenaga Kerja Medan mengawasi dan memberi tindakan tegas terhadap perusahaan yang ketahuan tidak memberikan hak karyawannya.

“Beri sanksi tegas saja, cabut izinnya. Jika ada perusahaan seperti itu, kita juga bisa memberi rekomendasi pencabutan izin usahanya,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.

Ia meminta karyawan yang mengeluh soal THR untuk mendatangi Disnaker atau dapat juga mengadu ke Komisi B DPRD Medan. Diketahui, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.6 Tahun 2016 sudah mulai diberlakukan sejak 8 Maret 2016.

“Idul Fitri cuma satu kali setahun dan dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Secara kemanusiaan terlalu parah jika perusahaan terus mencari selah untuk tak membayar THR. Artinya, tak ada alasan perushaan tak bayar THR kepada karyawannya,” ucap Ihwan.

Pada peraturan sebelumnya yakni Permenaker No 4 Tahun 1994 dinyatakan pembagian THR minimal 3 bulan masa kerja. Namun dalam Permenaker No 6 Tahun 2016 sebulan bekerja sudah berhak mendapatkan THR keagamaan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...