Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dua Bandar Narkoba Terpaksa Ditembak Mati

Dua Bandar Narkoba Terpaksa Ditembak Mati

Minggu, 4 Juni 2017 - 19:53 WIB

IMG-5660

Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel dalam paparan persnya di RS Bhayangkara, Medan, Minggu (4/6). (kininews/arman)

Medan, kini.co.id – Jajaran Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara terpaksa menembak mati dua dari tiga bandar narkoba saat hendak ditangkap di Jl. Tol Tanjung Mulia, Sabtu (03/06) kemarin.

Para pelaku yang mengendarai jenis mobil sedan honda jazz sempat dikejar di kawasan Besitang, Langkat namun mereka berusaha kabur memasuki jalan tol Tanjung Mulia.

Petugas akhirnya berhasil menghentikan para pelaku, namun ketiganya memberikan perlawan dengan menggunakan senjata api, petugas pun memberikan tindakan tegas dengan menembak mati dua orang pelaku.

Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan para pelaku terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur karena sudah mengancam jiwa dari petugas.

“Tindakan tegas terhadap pengedar narkoba yang melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian selalu kami lakukan,” kata Irjen Rycko dalam keterangan persnya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Minggu (4/6).

Pihaknya, tambah Kapolda berkomitmen jelas dan tegas terkait pemberantasan jaringan narkoba di Sumut dengan melakukan upaya pemberantasan narkoba secara komprehensif, baik menggunakan cara-cara soft power, upaya-upaya pemberdayaan mengikutsertakan masyarakat, sampai upaya-upaya penindakan tegas kepada bandar-bandar narkoba.

“Kasus terakhir ini merupakan tindakan tegas yang dilakukan terhadap bandar Narkoba yang ke-12 dan ke-13 yang di tembak di tempat oleh personil,” tegasnya.

Dari pengungkapan tersebut sebanyak 5 kilogram narkotika jenis sabu diamankan beserta barangbukti lainnya, yakni satu pucuk senjata api, satu unit mobil honda Jazz warna hitam nopol BK 38 DI serta satu tersangka yang masih hidup, Ridwan (43), warga Dusun Ingin Jaya, Desa Uram Jalan, Banda Alam, Aceh.

Untuk dua tersangka yang tewas yakni Mahdi Alias Panglima Mahdi (43), warga Dusun Kuta Peutek Desa Gureb Blang, Idi Rayeuk, Aceh, dan Zahri S (39), warga Desa Kambam, Muara Batu, Aceh. Keduanya masih disemayamkan di RS Bhayangkara, Medan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...