Selasa, 27 Juni 2017 | 07.06 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Polri Diminta Usut Oknum FPI yang Intimidasi Anak di Cipinang Muara

Polri Diminta Usut Oknum FPI yang Intimidasi Anak di Cipinang Muara

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 2 Juni 2017 - 10:46 WIB

IMG-5649

Video intimidasi yang diduga dilakukan FPI kepada seorang anak. (ist)

MEDAN, kini.co.id – Sebuah video berisi interogasi anak oleh sekelompok orang yang diduga FPI dan pendukung Habib Rizieq menjadi viral.

Pasalnya dalam video itu, seorang anak berinisial PAM berusia 15 tahun sedang dikerumuni oleh belasan orang dan diminta untuk tidak lagi mengina FPI dan Habib Rizieq.

Namun dalam persekusi itu sejumlah orang dewasa melakukan intimidasi. Sesekali anak tersebut ditempeleng dan ditampar.

Terkait itu, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan perlakuan oknum FPI itu melanggar UU No. 33 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan Ketentuan Pasal 59 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak demi kepentingan terbaik anak (the best intetest of the child).

Untuk itu pihaknya meminta Polri mengusut persekusi yang dilakukan terhadap anak di bawah umur tersebut.

“Komnas Anak meminta Kapolri segera mengusut kasus Persekusi yang menimpa anak PMA (15),” katanya sesuai keterangan pers yang diterima Kini.co.id, Jumat (2/6/2017).

Komnas Anak, lanjutnya, juga meminta pimpinan FPI menghentikan tindakan Persekusi terhadap masyarakat khususnya terhadap anak.

“Demi kepentingan terbaik anak dan rasa nyaman bagi PMA, jika diperlukan Komnas Perlindungan Anak segera akan memberikan pendampingan hukum dan terapy psikososial bagi PMA dan Quick investigator Komnas Anak Segera menemui PMA dan keluarganya juga kepada pimpinan FPI dan Ketua RW Cipinang Muara,” jelasnya lagi.

Sebelumnya diketahui dalam sebuah video yang menyebar lewat jejaring sosial seorang anak di Cipinang Muara Jakarta Timur dipaksa menuliskan pernyataan dalam kertas bermaterai untuk tidak lagi menghina FPI dan Habib Rizieq.

“Bilang sama temen-temen lu, lu nasehatin bilangin biar nasibnya gak sama dengan lu. Lu masih untung gak diapa-apain,” ucap seorang pria dewasa dalam video tersebut.

Anak tersebut sesekali mendapat kekerasan fisik berupa tamparan dan pukulan pada kepalanya dalan interogasi yang tanpa didampingi orangtua terlebih pihak Kepolisian.

Sehingga Komnas Anak menilai ini sebagai tindakan berlebihan dan mengandung kekerasan terhadap anak.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tokoh Gereja Bersama Ratusan Jemaat Doakan Aipda Anumerta Martua
Sumatera Utara - Senin, 26 Juni 2017 - 23:22 WIB

Tokoh Gereja Bersama Ratusan Jemaat Doakan Aipda Anumerta Martua

Ratusan jemaat dari berbagai gereja dan tokoh gereja dan pemuda berkumpul di Halaman KS Tubun Mapolda Sumut, Jl Sisingamangaraja ...
Pemudik di Bandara Hasanuddin Meningkat 20 Persen
Sulawesi - Senin, 26 Juni 2017 - 22:50 WIB

Pemudik di Bandara Hasanuddin Meningkat 20 Persen

Jumlah penumpang selama mudik Lebaran 2017 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar-Maros, Sulawesi Selatan mengalami peningkatan 20 persen sejak H-10 ...
Tunjangan Komunikasi Intensif DPRD Naik 7 Kali Lipat
Jawa Barat - Senin, 26 Juni 2017 - 18:25 WIB

Tunjangan Komunikasi Intensif DPRD Naik 7 Kali Lipat

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 tahun 2017 tertanggal 2 Juni 2017, tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota ...
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...