Rabu, 18 Oktober 2017 | 16.14 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Polri Diminta Usut Oknum FPI yang Intimidasi Anak di Cipinang Muara

Polri Diminta Usut Oknum FPI yang Intimidasi Anak di Cipinang Muara

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 2 Juni 2017 - 10:46 WIB

IMG-5649

Video intimidasi yang diduga dilakukan FPI kepada seorang anak. (ist)

MEDAN, kini.co.id – Sebuah video berisi interogasi anak oleh sekelompok orang yang diduga FPI dan pendukung Habib Rizieq menjadi viral.

Pasalnya dalam video itu, seorang anak berinisial PAM berusia 15 tahun sedang dikerumuni oleh belasan orang dan diminta untuk tidak lagi mengina FPI dan Habib Rizieq.

Namun dalam persekusi itu sejumlah orang dewasa melakukan intimidasi. Sesekali anak tersebut ditempeleng dan ditampar.

Terkait itu, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan perlakuan oknum FPI itu melanggar UU No. 33 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan Ketentuan Pasal 59 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak demi kepentingan terbaik anak (the best intetest of the child).

Untuk itu pihaknya meminta Polri mengusut persekusi yang dilakukan terhadap anak di bawah umur tersebut.

“Komnas Anak meminta Kapolri segera mengusut kasus Persekusi yang menimpa anak PMA (15),” katanya sesuai keterangan pers yang diterima Kini.co.id, Jumat (2/6/2017).

Komnas Anak, lanjutnya, juga meminta pimpinan FPI menghentikan tindakan Persekusi terhadap masyarakat khususnya terhadap anak.

“Demi kepentingan terbaik anak dan rasa nyaman bagi PMA, jika diperlukan Komnas Perlindungan Anak segera akan memberikan pendampingan hukum dan terapy psikososial bagi PMA dan Quick investigator Komnas Anak Segera menemui PMA dan keluarganya juga kepada pimpinan FPI dan Ketua RW Cipinang Muara,” jelasnya lagi.

Sebelumnya diketahui dalam sebuah video yang menyebar lewat jejaring sosial seorang anak di Cipinang Muara Jakarta Timur dipaksa menuliskan pernyataan dalam kertas bermaterai untuk tidak lagi menghina FPI dan Habib Rizieq.

“Bilang sama temen-temen lu, lu nasehatin bilangin biar nasibnya gak sama dengan lu. Lu masih untung gak diapa-apain,” ucap seorang pria dewasa dalam video tersebut.

Anak tersebut sesekali mendapat kekerasan fisik berupa tamparan dan pukulan pada kepalanya dalan interogasi yang tanpa didampingi orangtua terlebih pihak Kepolisian.

Sehingga Komnas Anak menilai ini sebagai tindakan berlebihan dan mengandung kekerasan terhadap anak.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...
Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:46 WIB

Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, pihaknya akan melakulan sweeping terhadap penyerang truk Sampah DKI.Ia sendiri mengaku telah ...
Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:41 WIB

Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI

Pemerintah Kota Bekasi bakal membentuk barikade untuk menghalau penyerang truk sampah DKI Jakarta yang kerap terjadi di Jalan Raya Narogong. ...
Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:38 WIB

Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?

Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai belum mengetahui kalau sedang dilaksanakan seleksi Direktur Utama PDAM Tirta Patriot.Orang nomor satu di DPRD ...