Selasa, 22 Agustus 2017 | 23.57 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Polri Diminta Usut Oknum FPI yang Intimidasi Anak di Cipinang Muara

Polri Diminta Usut Oknum FPI yang Intimidasi Anak di Cipinang Muara

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 2 Juni 2017 - 10:46 WIB

IMG-5649

Video intimidasi yang diduga dilakukan FPI kepada seorang anak. (ist)

MEDAN, kini.co.id – Sebuah video berisi interogasi anak oleh sekelompok orang yang diduga FPI dan pendukung Habib Rizieq menjadi viral.

Pasalnya dalam video itu, seorang anak berinisial PAM berusia 15 tahun sedang dikerumuni oleh belasan orang dan diminta untuk tidak lagi mengina FPI dan Habib Rizieq.

Namun dalam persekusi itu sejumlah orang dewasa melakukan intimidasi. Sesekali anak tersebut ditempeleng dan ditampar.

Terkait itu, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan perlakuan oknum FPI itu melanggar UU No. 33 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan Ketentuan Pasal 59 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak demi kepentingan terbaik anak (the best intetest of the child).

Untuk itu pihaknya meminta Polri mengusut persekusi yang dilakukan terhadap anak di bawah umur tersebut.

“Komnas Anak meminta Kapolri segera mengusut kasus Persekusi yang menimpa anak PMA (15),” katanya sesuai keterangan pers yang diterima Kini.co.id, Jumat (2/6/2017).

Komnas Anak, lanjutnya, juga meminta pimpinan FPI menghentikan tindakan Persekusi terhadap masyarakat khususnya terhadap anak.

“Demi kepentingan terbaik anak dan rasa nyaman bagi PMA, jika diperlukan Komnas Perlindungan Anak segera akan memberikan pendampingan hukum dan terapy psikososial bagi PMA dan Quick investigator Komnas Anak Segera menemui PMA dan keluarganya juga kepada pimpinan FPI dan Ketua RW Cipinang Muara,” jelasnya lagi.

Sebelumnya diketahui dalam sebuah video yang menyebar lewat jejaring sosial seorang anak di Cipinang Muara Jakarta Timur dipaksa menuliskan pernyataan dalam kertas bermaterai untuk tidak lagi menghina FPI dan Habib Rizieq.

“Bilang sama temen-temen lu, lu nasehatin bilangin biar nasibnya gak sama dengan lu. Lu masih untung gak diapa-apain,” ucap seorang pria dewasa dalam video tersebut.

Anak tersebut sesekali mendapat kekerasan fisik berupa tamparan dan pukulan pada kepalanya dalan interogasi yang tanpa didampingi orangtua terlebih pihak Kepolisian.

Sehingga Komnas Anak menilai ini sebagai tindakan berlebihan dan mengandung kekerasan terhadap anak.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 23:09 WIB

Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi mengeluarkan surat rekomendasinya terhadap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi untuk mejau ...
Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:46 WIB

Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus

Persoalan papan reklame di Kota Medan masih belum teratasi dengan maksimal. Meski sudah menumbangkan beberapa, masih banyak papan reklame yang ...
Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik
Jawa Barat - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:00 WIB

Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik

Pengamat sekaligus konsultan politik, Jiwang Jiputro, menyarankan agar artis komedian Vicky Prasetyo serius dalam pencalonannya di Pilkada Kota Bekasi."Jangan malah ...
Gubernur Sumut Diwisuda di USU
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 09:03 WIB

Gubernur Sumut Diwisuda di USU

Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof DR Runtung Sitepu SH MHum sangat bangga dengan gubernur dan wakil Provinsi Sumatera Utara. ...
Kapolda Papua Ingatkan Pelaku Anarkis Freeport Serahkan Diri
Papua - Selasa, 22 Agustus 2017 - 03:17 WIB

Kapolda Papua Ingatkan Pelaku Anarkis Freeport Serahkan Diri

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Inspektur Jendral Boy Rafli Amar meminta para pelaku tindakan anarkis yang merusak fasilitas dan kendaraan ...
PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 16:50 WIB

PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P

Ketua DPC PKB Majalengka, Jawa Barat Hamdi mengaku optimis merebut kursi kepala daerah dalam Pilkada Majalengka 2018 mendatang."Optimis, kenapa tidak," ...