Selasa, 22 Agustus 2017 | 23.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jumlah Perkara di Pengadilan Negeri Bekasi Meningkat

Jumlah Perkara di Pengadilan Negeri Bekasi Meningkat

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 30 Mei 2017 - 22:49 WIB

IMG-5633

Pengadilan Negeri Bekasi (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Jumlah penanganan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi selama bulan ramadan mengalami peningkatan.

Berdasarkan data PN Kota Bekasi dari Januari sampai Mei 2017, pelanggaran lalu lintas menempati urutan pertama dengan jumlah 4 ribu perkara.

Sementara kasus perdata hanya mencapai 10 persen perkara.

Juru Bicara PN Kota Bekasi, Suwarsa Hidayat, menjelaskan, indikasi adanya peningkatan penanganan persidangan pada bulan ramadan berdasarkan jumlah persidangan pada hari biasa.

Jumlah pada 2017 ini, mengalami peningkatan dibanding 2016 dengan rincian, 7 ribu pidana dan 700 perdata.

“Saat ramadan penanganan persidanganan tetap mengalami peningkatan, karena berdasarkan jadwal persidangan di hari biasa (sebelum puasa),” ujar dia, Selasa (30/5).

Suwarsa memaparkan, ribuan penanganan persidangan tersebut hanya ditangani oleh 35 hakim.

Menurutnya, jumlah tersebut tidak sebanding dengan perkara yang masuk dalam meja persidangan.

Karena itu, dari jumlah hakim yang tersedia, PN Kota Bekasi berharap proses persidangan selama bulan ramadan juga tidak mengalami penundaan dengan berbagai alasan apapun.

“Karena persidangan tidak bisa ditunda meskipun tengah menjalani puasa. Kalau untuk pidana, sidanganya ditunda juga kan tidak bagus walaupun lagi puasa,” papar dia.

PN Kota Bekasi juga mengubah jumlah waktu persidangan sesuai dengan intruksi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birkorasi (Kemenpan RB).

Tercatat, jika hari biasa PN Kota Bekasi membuka jadwal persidangan dimulai 08.00 hingga 17.00 WIB.

Sementara saat bulan ramadan mengalami pengurangan waktu, yakni dimulai sejak 08.30 sampai 15.00 WIB.

Suwarsa mengatakan jumlah waktu persidangan tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat yang akan melakukan persidangan.

Begitu juga dengan mereka yang masuk dalam kategori pidana.

Menurutnya, pengurangan jumlah waktu ini tidak mengurangi penanganan yang dilakukan hakim.

“Tidaklah, hakim tetap seperti biasanya,” katanya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 23:09 WIB

Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi mengeluarkan surat rekomendasinya terhadap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi untuk mejau ...
Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:46 WIB

Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus

Persoalan papan reklame di Kota Medan masih belum teratasi dengan maksimal. Meski sudah menumbangkan beberapa, masih banyak papan reklame yang ...
Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik
Jawa Barat - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:00 WIB

Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik

Pengamat sekaligus konsultan politik, Jiwang Jiputro, menyarankan agar artis komedian Vicky Prasetyo serius dalam pencalonannya di Pilkada Kota Bekasi."Jangan malah ...
Gubernur Sumut Diwisuda di USU
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 09:03 WIB

Gubernur Sumut Diwisuda di USU

Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof DR Runtung Sitepu SH MHum sangat bangga dengan gubernur dan wakil Provinsi Sumatera Utara. ...
Kapolda Papua Ingatkan Pelaku Anarkis Freeport Serahkan Diri
Papua - Selasa, 22 Agustus 2017 - 03:17 WIB

Kapolda Papua Ingatkan Pelaku Anarkis Freeport Serahkan Diri

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Inspektur Jendral Boy Rafli Amar meminta para pelaku tindakan anarkis yang merusak fasilitas dan kendaraan ...
PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 16:50 WIB

PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P

Ketua DPC PKB Majalengka, Jawa Barat Hamdi mengaku optimis merebut kursi kepala daerah dalam Pilkada Majalengka 2018 mendatang."Optimis, kenapa tidak," ...