Senin, 11 Desember 2017 | 20.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Poros Tengah Enggan Koalisi dengan PDIP

Pilkada 2018

Poros Tengah Enggan Koalisi dengan PDIP

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 30 Mei 2017 - 18:45 WIB

IMG-5628

Ilustrasi bendera PDIP (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Meski menjadi partai pemenang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 lalu di Bekasi, PDI Perjuangan nampaknya enggan dilirik partai lain untuk berkoalisi pada Pilkada 2018 mendatang.
Partai menengah sepertinya lebih memilih untuk merapat dengan Partai Golkar utuk mengusung calon petahana, Rahmat Effendi.

Hal itu seperti diutarakan, Ketua Hanura Kota Bekasi, Syaherallayali yang menyebutkan lebih realistis dalam menentukan koalisi pada Pilkada mendatang.

“Kita realistis saja, lebih baik merapat dengan yang memiliki peluang menang lebih besar. Pak Rahmat Effendi memiliki popularitas dan elektabilitas yang sangat tinggi,” kata dia, Selasa (30/5).

Rall sapaan akrab Syaherallayali menegaskan tidak akan mengambil resiko dalam menentukan pilihan koalisi.

“Kita (Hanura) masih menjadi pengusung koalisi PAS, pada Pilkada nanti, dimungkinkan kami lebih memilih merapat ke Pak Rahmat Effendi dibandingkan calon lain,” tuturnya.

Senada dengan Rall, Sekretaris Partai Demokrat Kota Bekasi, Sodikin, menegaskan saat ini elektabilitas Rahmat Effendi sudah menyasar ke berbagai elemen.

“Peluang petahana, Rahmat Effendi lebih besar dibandingkan calon lain. Selain, sudah berbuat untuk membangun Kota Bekasi, secara survei juga lebih unggul,” tutur dia.

Lanjutnya, Partai Demokrat Kota Bekasi akan belajar dari Pilkada lalu, kemungkinan besar pada Pilkada mendatang, Partai berlambang mercy itu turut merapat ke petahana dengan bersama mengusung Rahmat Effendi.

“Kita cari yang lebih berpeluang yang mana, pengambilan keputusan politik, harus realistis dan memiliki hitungan matang, hanya saja kita tetap mengikuti instruksi dari DPP,” ujarnya.

Dikabarkan, Partai menengah seperti PPP, Demokrat, Hanura, PKB lebih memilih merapat ke Golkar yang mengusung petahana, ketimbang PDIP partai pemenang pemilu memiliki kursi terbanyak di legislatif dengan 12 kursi.

“Hal itu wajar saja, mengingat, survey Rahmat Effendi sangat tinggi. Elektabilitas sudah mencapai 55 persen, Popularitas lebih dari 70 persen. Sedangkan, calon dari PDIP belum ada yang mumpuni. Kecuali Mochtar Mohammad, tapi terkendala status mantan narapidana, sementara Ketua DPC PDIP kota Bekasi, Anim Imamudin belum cukup dikenal di publik,” tambah Pengamat sekaligus konsultan politik , Jiwang Jiputro.

Justru, kata Jiwang, lawan yang seimbang justru datang dari koalisi merah putih, yang diusung oleh PKS dan Gerindra.

“Jika koalisi ini benar terwujud pada pilkada, justru akan menjadi lawan berat Rahmat Effendi,” tandas dia.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 20:26 WIB

Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dias Perpustakaan dan Arsip bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor ...
Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 19:35 WIB

Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Tengku Erry menerima penghargaan atas upayanya ...
Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 18:39 WIB
Labura

Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Labura Kharuddin Syah mengajak masyarakat untuk meneladani Rasulullah SAW.Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 ...
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 17:05 WIB

Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, memastikan jika kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMA bernama Mashita Octavian (18) adalah salah salah ...
Syarat Mendapatkan Dana UMi untuk UMKM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 17:03 WIB

Syarat Mendapatkan Dana UMi untuk UMKM

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan sektor yang menyokong pertumbuhan ekonomi suatu daerah.Namun seringkali pelaku UMKM terbentur dengan persoalan modal ...
Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 16:59 WIB

Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, meringkus pelaku pembunuhan siswi SMA, Mashita Octavian (18) yang terjadi di gerbang Perumahan Alinda, Bekasi ...