Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Poros Tengah Enggan Koalisi dengan PDIP

Pilkada 2018

Poros Tengah Enggan Koalisi dengan PDIP

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 30 Mei 2017 - 18:45 WIB

IMG-5628

Ilustrasi bendera PDIP (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Meski menjadi partai pemenang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 lalu di Bekasi, PDI Perjuangan nampaknya enggan dilirik partai lain untuk berkoalisi pada Pilkada 2018 mendatang.
Partai menengah sepertinya lebih memilih untuk merapat dengan Partai Golkar utuk mengusung calon petahana, Rahmat Effendi.

Hal itu seperti diutarakan, Ketua Hanura Kota Bekasi, Syaherallayali yang menyebutkan lebih realistis dalam menentukan koalisi pada Pilkada mendatang.

“Kita realistis saja, lebih baik merapat dengan yang memiliki peluang menang lebih besar. Pak Rahmat Effendi memiliki popularitas dan elektabilitas yang sangat tinggi,” kata dia, Selasa (30/5).

Rall sapaan akrab Syaherallayali menegaskan tidak akan mengambil resiko dalam menentukan pilihan koalisi.

“Kita (Hanura) masih menjadi pengusung koalisi PAS, pada Pilkada nanti, dimungkinkan kami lebih memilih merapat ke Pak Rahmat Effendi dibandingkan calon lain,” tuturnya.

Senada dengan Rall, Sekretaris Partai Demokrat Kota Bekasi, Sodikin, menegaskan saat ini elektabilitas Rahmat Effendi sudah menyasar ke berbagai elemen.

“Peluang petahana, Rahmat Effendi lebih besar dibandingkan calon lain. Selain, sudah berbuat untuk membangun Kota Bekasi, secara survei juga lebih unggul,” tutur dia.

Lanjutnya, Partai Demokrat Kota Bekasi akan belajar dari Pilkada lalu, kemungkinan besar pada Pilkada mendatang, Partai berlambang mercy itu turut merapat ke petahana dengan bersama mengusung Rahmat Effendi.

“Kita cari yang lebih berpeluang yang mana, pengambilan keputusan politik, harus realistis dan memiliki hitungan matang, hanya saja kita tetap mengikuti instruksi dari DPP,” ujarnya.

Dikabarkan, Partai menengah seperti PPP, Demokrat, Hanura, PKB lebih memilih merapat ke Golkar yang mengusung petahana, ketimbang PDIP partai pemenang pemilu memiliki kursi terbanyak di legislatif dengan 12 kursi.

“Hal itu wajar saja, mengingat, survey Rahmat Effendi sangat tinggi. Elektabilitas sudah mencapai 55 persen, Popularitas lebih dari 70 persen. Sedangkan, calon dari PDIP belum ada yang mumpuni. Kecuali Mochtar Mohammad, tapi terkendala status mantan narapidana, sementara Ketua DPC PDIP kota Bekasi, Anim Imamudin belum cukup dikenal di publik,” tambah Pengamat sekaligus konsultan politik , Jiwang Jiputro.

Justru, kata Jiwang, lawan yang seimbang justru datang dari koalisi merah putih, yang diusung oleh PKS dan Gerindra.

“Jika koalisi ini benar terwujud pada pilkada, justru akan menjadi lawan berat Rahmat Effendi,” tandas dia.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...