Senin, 21 Agustus 2017 | 20.59 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Perda Disahkan, Ini Golongan yang Tak Boleh jadi Kepling

Perda Disahkan, Ini Golongan yang Tak Boleh jadi Kepling

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 30 Mei 2017 - 13:07 WIB

IMG-5622

Pengesahan peraturan daerah tentang lingkungan. (kininews/nur fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Ranperda tentang pembentukan lingkungan, pengangkatan dan pemberhentian kepala lingkungan (Kepling) telah disahkan menjadi Perda Kota Medan, di gedung DPRD Medan, Selasa (30/5/2017).

Dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Medan disebutkan di Perda tersebut diatur bahwa kepala lingkungan tidak boleh berasal dari golongan ASN, tenaga honorer maupun anggota parpol yang digaji negara.

Adapun Perda yang disahkan sebanyak 28 Pasal dan XIV Bab bertujuan sebagai pedoman memberikan kepastian hukum terhadap kinerja tugas dan fungsi Kepling.

Adapun syarat pendidikan seorang kepling adalah minimal SLTA sederajat dan usia minimal 23 tahun dan maksimal 55 tahun pada saat pencalonan.

Sama halnya dengan mekanisme pengangkatan calon Kepling yakni diusulkan Lurah kepada Camat selanjutnya menerbitkan Surat Keputusan dengan tembusan kepada Walikota.

Sedangkan pemberhentian Kepling dapat dilakukan Camat atas usulan Lurah dan masyarakat setempat.

Terkait masa bakti Kepling diatur pada pasal 22 yakni diangkat untuk masa bakti 3 tahun dan dapat diangkat kembali untuk masa jabatan berikutnya.

Terkait hal ini, anggota pansus Perda Kepling Andi Lumbangaol minta Pemko Medan segera mempersiapkan Peraturan Walikota (Perwal).

Sehingga agenda pemerintahan menyangkut Perda dapat diberlakukan. Dengan disahkannnya Perda Kpling ini diyakini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu Walikota Medan, Dzulmi Eldin menyampaikan Perda Kepling akan segera diajukan ke Gubernur dan selanjutnya ke Depdagri untuk mendapatkan persetujuan dan registrasi.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 16:50 WIB

PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P

Ketua DPC PKB Majalengka, Jawa Barat Hamdi mengaku optimis merebut kursi kepala daerah dalam Pilkada Majalengka 2018 mendatang."Optimis, kenapa tidak," ...
Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:26 WIB

Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi

Wacana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menerapkan sistem ganjil genap di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mendapatkan tanggapan negatif.BTJP memberlakukan sistem ...
Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika
Sumatera Utara - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:24 WIB

Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika

Kejadian naas menimpa para mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) di depan lokasi Pemandian Gundaling, Minggu (20/8/2017).Para mahasiswa ...
Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 11:20 WIB

Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling

Bus angkutan karyawan pabrik bernomor plat kendaraan B7212 TAA terguling di perempatan jalan lapangan Multiguna, Margahayu, Bekasi Timur, Senin (21/8/2017) ...
Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Senin, 21 Agustus 2017 - 01:03 WIB

Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng

Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan Partai Gerindra, PKS dan Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan lampu hijau pada Pemilihan Gubernur ...
Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN
Jawa Barat - Minggu, 20 Agustus 2017 - 23:35 WIB

Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Sohibul Iman mengatakan pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu tak hanya didukung PKS dan Gerindra ...