Selasa, 20 Februari 2018 | 18.12 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Ini Syarat Masyarakat Sumut Boleh Main Kembang Api

Ini Syarat Masyarakat Sumut Boleh Main Kembang Api

Reporter : Rakisa | Senin, 29 Mei 2017 - 22:02 WIB

IMG-5612

Larangan main kembang api oleh Polda Sumut. (polda sumut)

MEDAN, kini.co.id – Untuk menjaga kekhusyuhan selama Ramadhan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), mengeluarkan maklumatnya tentang pengaturan larangan penggunaan bunga api dan semua jenis petasan.

Dalam maklumatnya Nomor Mak/03/V/2017 yang dikeluarkan Kapolda Sumut Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel sebagiamana mengacu pada UU Darurat tahun 1951 Pasal 359 dan 188 KUHP, serta Peraturan Kapolri No 2 tahun 2008 tentang Pengawasan, Pengendalian dan Pengamanan Bahan Peledak.

“Masyarakat hanya diperbolehkan untuk menggunakan kembang api mainan dengan diameter dua inchi yang berisi kandungan mesiu kurang dari 20 gram,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Rina Sari Ginting, Senin (29/5).

Kata Kombes Rina, penggunaan kembang api untuk pertunjukan dengan diameter minimal dua inchi hingga delapan inchi harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari pihak kepolisian.

“Kembang api untuk pertunjukkan itu harus ada izinnya dari kepolisian,” ujar mantan Kapolres Binjai itu.

Rina menambahkan, sanksi tegas juga diberlakukan bagi masyarakat yang menggunakan petasan di sekitar rumah ibadah, rumah sakit, sekolah, bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun kereta api.

Selain itu, lanjut Kombes Rina, Hal itu juga berlaku di kawasan pusat perbelanjaan, bank, perkantoran serta jalan raya yang dilintasi banyak orang.

“Kami akan berikan dan berlakukan sanksi pidana kepada siapapun yang ketahuan melanggar ketentuan tersebut,” pungkasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas
Sumatera Utara - Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 WIB

Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas

Warga Tanah Karo, Sumut dikejutkan dengan dentuman keras erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2/2018) kemarin.Bahkan sebuah video anak-anak sekolah yang ketakutan ...
Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 21:07 WIB

Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub

Deddy Mizwar sesumbar mampu memenangkan Pilgub Jabar 2018. Calon Gubernur Jawa Barat, yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi, tersebut menargetkan mampu ...
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...