Selasa, 12 Desember 2017 | 05.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Ini Syarat Masyarakat Sumut Boleh Main Kembang Api

Ini Syarat Masyarakat Sumut Boleh Main Kembang Api

Reporter : Rakisa | Senin, 29 Mei 2017 - 22:02 WIB

IMG-5612

Larangan main kembang api oleh Polda Sumut. (polda sumut)

MEDAN, kini.co.id – Untuk menjaga kekhusyuhan selama Ramadhan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), mengeluarkan maklumatnya tentang pengaturan larangan penggunaan bunga api dan semua jenis petasan.

Dalam maklumatnya Nomor Mak/03/V/2017 yang dikeluarkan Kapolda Sumut Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel sebagiamana mengacu pada UU Darurat tahun 1951 Pasal 359 dan 188 KUHP, serta Peraturan Kapolri No 2 tahun 2008 tentang Pengawasan, Pengendalian dan Pengamanan Bahan Peledak.

“Masyarakat hanya diperbolehkan untuk menggunakan kembang api mainan dengan diameter dua inchi yang berisi kandungan mesiu kurang dari 20 gram,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Rina Sari Ginting, Senin (29/5).

Kata Kombes Rina, penggunaan kembang api untuk pertunjukan dengan diameter minimal dua inchi hingga delapan inchi harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari pihak kepolisian.

“Kembang api untuk pertunjukkan itu harus ada izinnya dari kepolisian,” ujar mantan Kapolres Binjai itu.

Rina menambahkan, sanksi tegas juga diberlakukan bagi masyarakat yang menggunakan petasan di sekitar rumah ibadah, rumah sakit, sekolah, bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun kereta api.

Selain itu, lanjut Kombes Rina, Hal itu juga berlaku di kawasan pusat perbelanjaan, bank, perkantoran serta jalan raya yang dilintasi banyak orang.

“Kami akan berikan dan berlakukan sanksi pidana kepada siapapun yang ketahuan melanggar ketentuan tersebut,” pungkasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:46 WIB

Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana

Hasil survei Lembaga Survei Bekasi Institute menempatkan politisi PAN, Lucky Hakim pada posisi kedua setelah Rahmat Effendi dan diatas politisi ...
Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:42 WIB

Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul

Ada tiga nama yang bakal dipilih masyarakat Kota Bekasi apabila pemilihan kepala daerah dilakukan sekarang. Ketiga nama itu, yakni Rahmat ...
Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 20:26 WIB

Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dias Perpustakaan dan Arsip bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor ...
Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 19:35 WIB

Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Tengku Erry menerima penghargaan atas upayanya ...
Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 18:39 WIB
Labura

Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Labura Kharuddin Syah mengajak masyarakat untuk meneladani Rasulullah SAW.Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 ...
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 17:05 WIB

Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, memastikan jika kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMA bernama Mashita Octavian (18) adalah salah salah ...