Senin, 21 Agustus 2017 | 20.43 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Kenaikan Tarif PADM Tirtanadi Berujung Gugatan

Kenaikan Tarif PADM Tirtanadi Berujung Gugatan

Reporter : Rakisa | Senin, 29 Mei 2017 - 21:52 WIB

IMG-5609

PDAM Tirtanadi. (Ist)

MEDAN, kini.co.id – SK Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/732/KPTS/2016 tanggal 20 Oktober 2016 terkait kenaikan tarif air yang diberlakukan di Kota Medan berujung gugatan yang dilakukan pelanggan PDAM Tirtanadi melalui Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK).

SK Gubernur yang mengacu pada Permendagri 71/2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum dinilai cacat hukum karena tidak sesuai dengan prosedur mulai dari evaluasi dewan pengawas, konsultasi dengan forum pelanggan serta tidak dilakukan konsultsi dengan DPRD.

Adalah Ismail Koto, salah satu pelanggan PDAM Tirtanadi, Ismail Koto, memberikan kuasanya kepada Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) untuk menggugat SK Gubernur Sumatera Utara terkait kenaikan tarif PDAM Tirtanadi.

Sebelum materi gugatan didaftarkan, LAPK selaku wakil konsumen memberikan somasi (pemberitahuan) akan dilakukan gugatan Citizen Lawsuit kepada Gubernur Sumatera Utara jika tidak mencabut SK Nomor 188.44/732/KPTS/2016 tentang kenaikan tarif air PDAM Tirtanadi.

Sekretaris LAPK, Padian Adi S Siregar menjelaskan, beberapa poin yang menjadi dasar dilakukannya gugatan tersebut, diantaranya dalam Pasal 25 Ayat 1 Permendagri 71/2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum.

Dijelaskan bahwa Kepala Daerah (Gubernur Sumatera Utara) menetapkan tarif air minum paling lambat bulan November setiap tahun.

Kemudian dalam Pasal 75 Perda 10/2009 tentang PDAM Tirtanadi, juga dijelaskan besarnya tarif air minum dan air limbah ditetapkan dengan keputusan kepala daerah atas usul direksi setelah disetujui oleh Dewan Pengawas dengan terlebih dahulu dikonsultasikan ke DPRD.

Namun apa yang dilakukan Gubernur Sumatera Utara tidak dilakukan sehingga diindikasikan SK kenaikan tersebut melanggar Pasal 25 Ayat 1 Permendagri 71/2016 dan pasal 75 Perda 10/2009 tentang PDAM Tirtanadi.

“Penyesuaian tarif air minum dan air limbah oleh PDAM Tirtanadi tidak dilakukan sosialisasi lebih dulu rencananya kepada pelanggan selaku konsumen, selain itu tidak konsultasi yang melibatkan Komisi C DPRD Sumut sebagai wakil rakyat atau pelanggan, hal ini ada hak-hak konsumen yang dilanggar,” ucap Padian.

Pihaknya, kata Padian meminta SK Gubernur tesebut dievaluasi bahkan dibatalkan karena diduga melanggar aturan.

Padian menambahkan jika somasi yang kami sampaikan tidak ditindaklanjuti, maka pihaknya mewakili konsumen PDAM Tirtanadi akan melanjutkan gugatan Citizen Lawsuit ke Panitera Perdata Pengadilan Negeri Medan.

“Sebelum gugatan A Quo benar-benar didaftarkan, kami memberikan kesempatan kepada Gubernur Sumater Utara untuk ditunda dan penetapan tarif PDAM Tirtanadi agar diberlakukan tahun 2018 sesuai mekanisme dan prosedur penetapan tarif sesuai Permendagri 71/2016 dan pasal 75 Perda 10/2009,” tegasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 16:50 WIB

PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P

Ketua DPC PKB Majalengka, Jawa Barat Hamdi mengaku optimis merebut kursi kepala daerah dalam Pilkada Majalengka 2018 mendatang."Optimis, kenapa tidak," ...
Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:26 WIB

Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi

Wacana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menerapkan sistem ganjil genap di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mendapatkan tanggapan negatif.BTJP memberlakukan sistem ...
Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika
Sumatera Utara - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:24 WIB

Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika

Kejadian naas menimpa para mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) di depan lokasi Pemandian Gundaling, Minggu (20/8/2017).Para mahasiswa ...
Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 11:20 WIB

Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling

Bus angkutan karyawan pabrik bernomor plat kendaraan B7212 TAA terguling di perempatan jalan lapangan Multiguna, Margahayu, Bekasi Timur, Senin (21/8/2017) ...
Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Senin, 21 Agustus 2017 - 01:03 WIB

Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng

Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan Partai Gerindra, PKS dan Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan lampu hijau pada Pemilihan Gubernur ...
Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN
Jawa Barat - Minggu, 20 Agustus 2017 - 23:35 WIB

Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Sohibul Iman mengatakan pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu tak hanya didukung PKS dan Gerindra ...