Kamis, 22 Februari 2018 | 01.48 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ratusan Preman Dibekuk Polisi, Puluhan Jadi Tersangka

Ratusan Preman Dibekuk Polisi, Puluhan Jadi Tersangka

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 26 Mei 2017 - 14:24 WIB

IMG-5592

Ratusan preman diringkus polisi dan puluhan lainnya jadi tersangka bawa senjata tajam (kininews/ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Menjelang bulan suci Ramadhan, jajaran Polres Metro Bekasi Kota melakukan razia kamtibmas diwilayah hukumnya, dari hasil razia tersebut diamankan ratusan preman, dan dua puluh orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan memiliki senjata tajam.

Para preman yang diamankan oleh Polres Metro Bekasi Kota dan jajaran Polsek tersebut dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (26/5). Beberapa preman tersebut tergabung di dalam geng motor dan telah melukai beberapa orang korban.

Seperti yang terjadi di Jl. Perum Bintang Metropol, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Selasa (16/5) lalu. Tiga orang tersangka berinisial MUL, DP dan FZ diamankan karena melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan dikenai pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Dalam aksinya, pelaku melukai korban dengan sebilah pedang jenis samurai yang mengenai kepala korban saat mengendarai motor. Saat korban terjatuh dan lari, pelaku pun mengambil motor korban.

Anggota preman dan geng motor lainnya yang diamankan adalah pelaku geng motor yang beraksi di kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. Pelaku mayoritas masih remaja dan berusia belasan tahun.

“Kami sudah menindaklanjuti salah satu keresahan warga. Kejahatan ini bisa terungkap karena adanya kerja sama dengan warga sehingga kita bisa mengamankan orang-orang ini,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar, kepada wartawan di Mapolresta Bekasi, Jumat (26/5).

Hero mengatakan pihaknya memerintahkan kepada anggotanya untuk melakukan pengamanan di daerah-daerah rawan, khususnya daerah yang kerap menjadi tempat nongkrong yang diduga geng motor.

“Kami juga mengharapkan peran serta masyarakat untuk memberikan laporan jika terjadi hal-hal yang meresahkan warga, sehingga dapat kami tindak lanjuti,” ujar Hero.

Masih kata Hero ada dua tujuan bagi pelaku premanisme, yaitu penjara atau kuburan.

“Ini kan yang menangkap kalian adalah masyarakat, jangan sampai kalian justru sampai dibakar hidup-hidup,” ujar Kombes Pol Hero kepada para pelaku.

Hero juga menegaskan para pelaku sudah cukup umur untuk diproses secara hukum, sehingga pihak kepolisian tidak akan ragu untuk menindak yang melanggar.

“Kalian jika melawan bisa kita tindak secara tegas. Kalau menurut kalian melakukan aksi premanisme ini langkah paling keren, ya silakan. Nanti bisa update di media sosial pas lagi di sel pakai baju tahanan,” tambahnya.

Hero menyayangkan para pelaku yang semuanya adalah warga Bekasi namun melakukan kerusuhan di Bekasi, bukannya bersama-sama menjaga keamanan di Kota Bekasi.

“Jangan sampai anggota saya bertemu kalian lagi, sedang beraksi di jalan,” tambah Hero sebelum memulangkan puluhan preman yang diberi pembinaan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...