Minggu, 22 Oktober 2017 | 22.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>PKPI Medan akan Panggil Beston soal Hak Interpelasi

PKPI Medan akan Panggil Beston soal Hak Interpelasi

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 24 Mei 2017 - 14:39 WIB

IMG-5578

Ketua Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) kota Medan, Syafruddin Lubis. (kininews/ist)

MEDAN, kini.co.id – Ketua Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) kota Medan, Syafruddin Lubis menyayangkan hak interpelasi kepada walikota Medan batal digelar. Sehingga, dirinya akan segera memanggil anggota DPRD kota Medan dari PKPI, Beston Sinaga.

“Kita sudah panggil Pak Beston untuk menjelaskan alasan menarik mundur suaranya pada hak interpelasi kemarin,” ucap Acil, sapaan kecilnya, Rabu (24/5).

Acil juga akan mempertanyakan apa sebab Beston tak mendukung hak interpelasi reklame yang telah diusulkan oleh sejumlah anggota DPRD kota Medan. Apakah ada tekanan politis, kekuatan pengusaha dan penguasa yang berada di belakang pembatalan hak interpelasi.

“Kalau benar ada kekuatas politis, pengusaha dan penguasa. Kita dengar dulu, kemudian baru kita ambil sikap, jangan tanyakan apa sikap yang akan kita ambil,” katanya.

Diketahui sebelumnya, sembilan nama pengusul hak interpelasi adalah Ahmad Arif dan Zulkarnaen Yusuf (PAN), M Nasir dan Asmui Lubis (PKS), Paul Mei Anton (PDIP), Beston Sinaga(PKPI), Modesta Marpaung (Golkar), Godfried Effendi Lubis (Gerindra) dan Irsal Fikri (PPP). Kemudian, Ahmad Arif, Irsal Fikri, Modesta Marpaung dan Beston Sinaga memilih mundur. Beston yang memilih mundur menyebutkan, usulan tak miliki substansi secara rinci.

“Harusnya jelas, apa substansinya. Dalam usulan bukan tentang reklame, tapi kebijakan yang sangat luas. Makanya saya mundur,” ujar Beston.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Erry berharap dana desa tepat sasaran
Sumatera Utara - Minggu, 22 Oktober 2017 - 22:10 WIB

Erry berharap dana desa tepat sasaran

Peningkatan dana desa yang sangat signifikan dari tahun ketahun harus diimbangi dengan kemampuan kapasitas para aparatur di desa. Kehadiran para ...
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...