Senin, 26 Juni 2017 | 05.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Upaya Banding Pemko Medan belum Tiba di Kejaksaan

Upaya Banding Pemko Medan belum Tiba di Kejaksaan

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 23 Mei 2017 - 19:12 WIB

IMG-5572

Wakil Walikota Lumbung Informasi Rakyat (Lira) kota Medan, Yopie Hari Irwansyah. (kininews/armand)

MEDAN, kini.co.id – Wakil Walikota Lumbung Informasi Rakyat (Lira) kota Medan, Yopie Hari Irwansyah mempertanyakan keputusan pemerintah kota Medan menyalurkan biaya Rp5miliar untuk pembangunan gedung SMPN 7. Padahal status lahan sekolah dalam keadaan sengketa sejak tanuh 2011 silam.

“Saya dapat kabar, Pemko Medan sudah lakukan banding merebut kembali aset itu. Tapi sayangnya, upaya banding itu belum tiba di kejaksaan. Lira siap mengawal proses hukumnya,” ujar Yopie, Selasa (23/5) di Lapangan Merdeka Medan.

Yopie juga menyayangkan pemerintah kota Medan seperti bermain-main soal pendidikan. Seharusnya, soal pendidikan adalah menjadi urusan utama demi generasi muda yang lebih cerdas.

“Bila Lira dibutuhkan dalam gugatan Pemko Medan itu, kami siap mendampinginya. Lira sangat peduli dengan masalah pendidikan. Makanya, masalah perebutan lahan SMPN 7 Medan itu jangan dipermainkan,” ucap Yopie.

Yopie meminta, pemerintah kota Medan memikirkan secara matang untuk menuntaskan persoalan sengketa tanah sejak 2011 silam.

“Sengketa itu sudah terjadi sejak 2011, kenapa 2016 dibangun gedungnya yang masih sengketa,” kata Yopie.

Sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan dan Unit Layanan Pengadaan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Medan, Agus Suriyono menyebutkan, Pemko akan sekuat tenaga untuk kembali mengambil alih lahan itu. Namun bukan melalui jalur hukum, namun jalur lainnya.

“Selalu saya jawab, kita akan tetap mempertahankan lahan itu. Kita juga memikirkan siswa-siswa di sekolah itu (SMPN 7). Pemko punya uang, bisa saja nanti lahan itu akan kita beli dari pihak ketiga itu,” kata Agus.

Agus menambahkan pihaknya sudah mengajukan legal opinion dan biro hukum untuk keberlangsungan pendidikan dan bagi kepentingan masyarakat umum.

“Kalau masalah anggaran pembangunanya itu, sudah ada persetujuannya dari anggota dewan. Persoalan nantinya, maka kita ajukan legal opinion itu,” kata Agus.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...