Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17.03 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pemko Medan Dinilai tak Maksimal Tindaklanjuti Laporan Reses

Pemko Medan Dinilai tak Maksimal Tindaklanjuti Laporan Reses

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 22 Mei 2017 - 19:11 WIB

IMG-5563

Ketua DPRD kota Medan, Henri Jhon Hutagalung. (kininews/Nur Fatimah)

MEDAN , kini.co.id – Pemko Medan dinilai belum maksimal dalam menindaklanjuti laporan hasil reses yang dilakukan para anggota DPRD Medan.
Pasalnya, keluhan yang disampaikan warga kepada anggota dewan setiap reses mayoritas masih sama seperti kerusakan jalan, drainase, narkoba, pungli dan lainnya.

Hal ini seolah Pemko Medan tidak menyerap aspirasi warga yang disampaikan dalam laporan reses dewan.

“Kalau kita nilai belum maksimal ya, soalnya masalahnya itu-itu saja dan banyak yang tidak ditindaklanjuti,” ucap Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung kepada Kini.co.id, Senin (22/5/2017).

Ia tak menyebutkan keseluruhan jumlah persolan di Medan namun untuk daerah pemilihannya sendiri masih banyak yang tidak ditindaklanjuti.

“Saya enggak tahu pasti di keseluruhan ya, tapi di dapil saya saja yang ditindaklanjuti paling cuma 3 atau 4 persoalan. Sementara yang dikeluhkan bisa belasan masalah,” kata dia.

Terkait tidak tersalurnya keluhan masyarakat dengan baik tersebut Henry Jhon pun sempat berdiskusi soal paripurna pokok pikiran DPRD Medan.

“Sempat ada diskusi informal di kalangan dewan, bagaimana kalau kita buat paripurna pokok pikiran DPRD, sehingg hasil reses terangkum disitu sehingga nanti dalam KUA-PPAS bisa dilihat sudah masuk disitu,” katanya.

Sementara Sekda Medan, Syaiful Bahri menampik Pemko Medan tidak menindaklanjuti hasil reses. Ia mengatakan Pemko telah bekerja memperbaiki apa yang dikeluhkan masyarakat.

“Semua itu sudah. Namun kadang masyarakat ingin lebih, sudah baik ingin lebih baik. Contohnya jalan, sudah diperbaiki tapi ada masanya dia rusak kembali namanya dipakai setiap hari,” katanya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...