Minggu, 17 Desember 2017 | 20.46 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pemko Medan Dinilai tak Maksimal Tindaklanjuti Laporan Reses

Pemko Medan Dinilai tak Maksimal Tindaklanjuti Laporan Reses

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 22 Mei 2017 - 19:11 WIB

IMG-5563

Ketua DPRD kota Medan, Henri Jhon Hutagalung. (kininews/Nur Fatimah)

MEDAN , kini.co.id – Pemko Medan dinilai belum maksimal dalam menindaklanjuti laporan hasil reses yang dilakukan para anggota DPRD Medan.
Pasalnya, keluhan yang disampaikan warga kepada anggota dewan setiap reses mayoritas masih sama seperti kerusakan jalan, drainase, narkoba, pungli dan lainnya.

Hal ini seolah Pemko Medan tidak menyerap aspirasi warga yang disampaikan dalam laporan reses dewan.

“Kalau kita nilai belum maksimal ya, soalnya masalahnya itu-itu saja dan banyak yang tidak ditindaklanjuti,” ucap Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung kepada Kini.co.id, Senin (22/5/2017).

Ia tak menyebutkan keseluruhan jumlah persolan di Medan namun untuk daerah pemilihannya sendiri masih banyak yang tidak ditindaklanjuti.

“Saya enggak tahu pasti di keseluruhan ya, tapi di dapil saya saja yang ditindaklanjuti paling cuma 3 atau 4 persoalan. Sementara yang dikeluhkan bisa belasan masalah,” kata dia.

Terkait tidak tersalurnya keluhan masyarakat dengan baik tersebut Henry Jhon pun sempat berdiskusi soal paripurna pokok pikiran DPRD Medan.

“Sempat ada diskusi informal di kalangan dewan, bagaimana kalau kita buat paripurna pokok pikiran DPRD, sehingg hasil reses terangkum disitu sehingga nanti dalam KUA-PPAS bisa dilihat sudah masuk disitu,” katanya.

Sementara Sekda Medan, Syaiful Bahri menampik Pemko Medan tidak menindaklanjuti hasil reses. Ia mengatakan Pemko telah bekerja memperbaiki apa yang dikeluhkan masyarakat.

“Semua itu sudah. Namun kadang masyarakat ingin lebih, sudah baik ingin lebih baik. Contohnya jalan, sudah diperbaiki tapi ada masanya dia rusak kembali namanya dipakai setiap hari,” katanya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa
Jawa Tengah - Minggu, 17 Desember 2017 - 14:00 WIB

BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan, sebanyak 110 rumah di Kabupaten Cilacap, Jawa ...
PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Sabtu, 16 Desember 2017 - 19:44 WIB

PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng

Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mendukung pencalonan Sudirman Said sebagai calon gubernur Jawa Tengah dalam Pilkada 2018. Kepastian tersebut ...
Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:54 WIB

Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka

Kepala Bidang Pengelolaan IndustriPariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Mumuh Muhidin mengatakan persoalan festival durian Sindangwangi 2017 yang sempat ...
Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:11 WIB

Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat mendesak agar pimpinan pusat partai berlambang beringin itu mencabut dukungan bagi ...
Polisi sebut belum temukan indikasi  penyalahgunaan narkoba di acara DWP
DKI Jakarta - Sabtu, 16 Desember 2017 - 13:39 WIB

Polisi sebut belum temukan indikasi penyalahgunaan narkoba di acara DWP

Pihak Polda Metro Jaya mengatakan sejauh ini belum didapatkan indikasi adanya penyalahgunaan dan peredaran narkoba di ajang Djakarta Warehouse Project ...
Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 12:05 WIB

Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak

Penanganan darurat dampak gempabumi 6,9 SR yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta masih terus ...