Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Sidang Ramadhan Pohan, Terdakwa Linda Disemprot Hakim

Sidang Ramadhan Pohan, Terdakwa Linda Disemprot Hakim

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 20 Mei 2017 - 14:39 WIB

IMG-5542

Terdakwa Savita Linda dalam sidang lanjutan kasus penipuan yang melibatkan Ramadhan Pohan yang digelar di PN Medan, Jumat (19/5/2017) petang. (ist)

MEDAN, kini.co.id – Terdakwa sekaligus saksi Linda Hora Panjaitan berulangkali ‘disemprot’ Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik saat sidang lanjutan dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp15,3 miliar digelar di ruang Cakra Utama, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat sore (19/5/2017) kemarin.

Wanita itu ditegur hakim akibat sikapnya yang emosional dan memberikan keterangan yang berbelit-belit saat ditanyai oleh pengacara Ramadhan Pohan dalam persidangan.

“Saudara Linda tolong berikan keterangan jangan emosi. Ini dipersidangan,” tegur Erintuah.

Linda malah mengaku sudah lapar sehingga terbawa suasana.

“Saya tadi belum makan. Jadi lapar. Baik Ketua Majelis, saya akan tenang,” ujarnya di hadapan Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Emmy.

Dalam informasi yang diterima kini.co.id, Sabtuu (20/5) menyebutkan, jawaban Linda kembali berbelit-belit ketika ditanyai soal pengelolaan uang kampanye REDI di Medan.

“Semua ada bon uang keluarnya Pak. Cuma lagi saya lupa secara rincinya,” jawabnya.

Begitu juga saat menjelaskan perihal distribusi uang Rp10,8 miliar yang sebelumnya sempat diterangkan telah didistribusikan oleh Linda. Saat dipersidangkan, Linda menjelaskan setiap transaksi pengeluaran uang tersebut dilengkapi bukti kwitansi. Namun kemudian Linda malah menjelaskan bukan dirinya yang mendistribusikan uang itu.

Linda juga membantah dirinya yang mengenalkan Ramadhan dengan R.H Simanjuntak serta Kepala Cabang Bank Mandiri, Citra Panjaitan.

Padahal, pada sidang sebelumnya, Saksi RH Simanjuntak dan Citra menerangkan bahwa Linda lah yang memperkenalkan mereka dengan Ramadhan Pohan sebagai calon Wali Kota Medan periode 2015 – 2020.

Dalam persidangan itu, Linda kembali ditegur Hakim ketika tidak bersedia menjawab pertanyaan PH Ramadhan Pohan yang menanyakan perihal dicabutnya keterangan 245 lembar kwitansi yang digunakan untuk bukti pengeluaran di tim Ramadhan Pohan saat pemeriksaan di Polda Sumut.

“Soal itu tanya silahkan tanya ke pengacara saya,” jawab Linda.

Mendengar jawaban tersebut, Linda pun diprotes PH Ramadhan dan ditegur oleh Hakin.

“Jangan kayak inang-inang yang parbada (jagoan) melempar jawaban,” cetus Hakim sembari meminta Linda menjelaskan terkait dicabutnya keterangan soal 245 lembar kwitansi tersebut.

Sidang yang berlangsung dari siang hingga petang tersebut akhirnya diskor hingga tanggal 9 Juni 2017 dengan agenda lanjutan pemeriksaan terdakwa Linda dan terdakwa Ramadhan Pohan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...