Kamis, 22 Februari 2018 | 01.51 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Rahmat Effendi-Ahmad Syaikhu Bakal Bercerai di Pilkada 2018

Rahmat Effendi-Ahmad Syaikhu Bakal Bercerai di Pilkada 2018

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 19 Mei 2017 - 00:50 WIB

IMG-5532

Walikota Bekasi Rahmat Effendi meninjau rencana titik penggusuran (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dipastikan bakal bercerai dengan pasanganya, Ahmad Syaikhu dalam Pilkada 2018 mendatang.

Pasalnya, Ahmad Syaikhu yang akan diusung kembali oleh PKS makin mesra dengan Gerindra. Dan hamper dipastikan keduanya akan berkoalisi.

Untuk itu, Rahmat Effendi mengaku akan megumpulkan dukungan KTP untuk maju melalui jalur perorangan (independen).

“Soal kemesraan PKS dengan Gerindra biarin aja. Saat ini kita mengalir aja. Saya yakin bisa kumpulin 120 ribu KTP nanti,” kata Rahmat Effendi Kamis (18/5).

Meski dirinya menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Pepen sapaan akrab Rahmat Effendi juga mengaku bakal meninggalkan partai berlambang pohon beringin di pilkada 2018 mendatang.

“Yang penting saat ini, syariat pemerintahan saat ini kita laksanakan agar ada manfaatnya untuk masyarakat,” kata Pepen.

Sementara itu, Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu mengaku siap berhadapan dengan Rahmat Effendi pada Pilkada nanti.

“Saya sudah siap untuk Pilkada 2018. Baik di Pilgub Jabar maupun Kota Bekasi,” kata Syaikhu.
Syaikhu saat ini tidak mau berandai-andai agar dipasangkan dengan partai manapun. Sebab, keputusan masih ada pada tingkat DPP PKS.

“Saya tunggu aja perintah dari DPP, dan tinggal dilaksanakan,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...