Selasa, 22 Agustus 2017 | 23.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Lottemart Rawapanjang Diminta Bayar Ganti Rugi Rp18 Miliar

Lottemart Rawapanjang Diminta Bayar Ganti Rugi Rp18 Miliar

Kamis, 18 Mei 2017 - 23:55 WIB

IMG-5528

Lottemart di Jl Cut Meutia Rawapanjang, Bekasi Selatan diblokade (kininews/ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Pusat perbelanjaan, Lottemart di Jl Cut Meutia Rawapanjang, Bekasi Selatan hingga saat ini masih di blockade anggota organisasi kemasyarakatan Forum Betawi Rempug (FBR).

Aksi blokade itu dilatarbelakangi karena Lottemart dianggap menyerobot lahan milik warga seluas 9.935 meter persegi sejak tahun 2005 sampai sekarang.

Berdasarkan pantaun di lokasi, spanduk berukuran 3 x 5 meter persegi bertuliskan “Barang siapa memasuki/melintasi lahan menuju Lottemart, memanfaatkan, menguasai dan menggunakan lahan ini tanpa izin dari H Usman Kasim c/q kuasa hukum, maka mulai tanggal 17 Mei 2017 akan dituntut secara pidana sesuai KUHP Pidana” masih terpasang.

Kuasa hukum warga, Tonin Tahta Singarimbun mengaku blokade sengaja dilakukan karena batas waktu yang diberikan ahli waris sampai hari Kamis 918/5).

Menurut Tonin, ahli waris yang kini berusia 70 tahun dan tengah terbaring sakit, memberikan dua pilihan kepada pihak Lottemart yakni, pertama membeli tanah seluas 9.935 meter persegi tersebut atau mengosongkan bangunan.

Pilihan ini atas dasar, karena ahli waris telah memenangkan dalam gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung Jawa Barat berdasarkan bukti girik.

Ahli waris, kata Tonin, juga meminta agar Lottemart membayarkan semua kerugian pemilik tanah terhitung sejak tahun 2005 sampai dengan 2017 saat ini.

“Bila diakulasikan sampai dengan Rp18 miliar. Itu dalam rincian pembayaran PBB yang dibayarkan oleh ahli waris sejak tahun 2005 sampai sekarang, dan lahan yang harus disewa karena digunakan sebagai lahan parkir,” tuturnya.
Masih kata Tonin, total Rp18 miliar tersebut tidak termasuk pembelian tanah seluas 9.935 meter persegi. Hanya saja, untuk pembayaran yang dikatakan tersebut adalah hutang selama 17 tahun.

“Ya kalau tidak bisa memenuhi, diharapkan pihak Lottemart mengosongkan barang-barangnya. Karena menurut ahli waris sudah banyak orang yang telah menawarkan tanahnya yang digunakan oleh Lottemart,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 23:09 WIB

Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi mengeluarkan surat rekomendasinya terhadap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi untuk mejau ...
Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:46 WIB

Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus

Persoalan papan reklame di Kota Medan masih belum teratasi dengan maksimal. Meski sudah menumbangkan beberapa, masih banyak papan reklame yang ...
Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik
Jawa Barat - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:00 WIB

Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik

Pengamat sekaligus konsultan politik, Jiwang Jiputro, menyarankan agar artis komedian Vicky Prasetyo serius dalam pencalonannya di Pilkada Kota Bekasi."Jangan malah ...
Gubernur Sumut Diwisuda di USU
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 09:03 WIB

Gubernur Sumut Diwisuda di USU

Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof DR Runtung Sitepu SH MHum sangat bangga dengan gubernur dan wakil Provinsi Sumatera Utara. ...
Kapolda Papua Ingatkan Pelaku Anarkis Freeport Serahkan Diri
Papua - Selasa, 22 Agustus 2017 - 03:17 WIB

Kapolda Papua Ingatkan Pelaku Anarkis Freeport Serahkan Diri

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Inspektur Jendral Boy Rafli Amar meminta para pelaku tindakan anarkis yang merusak fasilitas dan kendaraan ...
PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 16:50 WIB

PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P

Ketua DPC PKB Majalengka, Jawa Barat Hamdi mengaku optimis merebut kursi kepala daerah dalam Pilkada Majalengka 2018 mendatang."Optimis, kenapa tidak," ...