Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ini Kronologi Baku Hantam Ojek Online dan Calo Stasiun

Ini Kronologi Baku Hantam Ojek Online dan Calo Stasiun

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 18 Mei 2017 - 00:04 WIB

IMG-5520

TKP baku hantam ojek online dengan calo stasiun Bekasi (kininews/ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Diduga berbuat onar, seorang calo angkutan umum Elf K-01 A terlibat baku hantam dengan pengemudi ojek online di depan pos polisi, Jl.Ir. H Juandan atau dekat stasiun Bekasi, Bekasi Utara, Rabu (17/5) malam.

Salah seorang saksi mata, Ridwan (27) yang merupakan pengemudi Go-Jek mengatakan, saat itu ia bersama dengan belasan rekannya sedang menunggu penumpang di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

“Calo itu datang, dan langsung menabraki lima kendaraan kami yang sedang terparkir, dia (calo) diduga dalam kondisi mabuk,” ungkap Ridwan kepada wartawan.

Meski demikian, Ridwan dan rekannya tidak ingin gegabah dan menghakimi pelaku. Kendati, perlakuan oknum calo tersebut sudah kelewat batas.

Usai menabraki kendaraan para driver. Calo itu juga mengusir belasan pengemudi ojek online. Namun perlakuan calo itu juga tidak ditanggapi para pengemudi ojek online.

“Dia teriak lagi ‘eh biar elu 100 orang juga gua kaga takut, gua ladenin sendirian,’ tapi juga masih kita permasalahkan, namun dia malah dateng lagi bawa motornya jenis Mio Soul dan nabrakin motor kami lagi,” terang dia.

Tidak sampai disitu, lanjut Ridwan, calo itu kemudian turun dan memukuli salah satu rekan ridwan yang duduk di pedestrian Jalan Ir. H Juanda. Merasa di intimidasi, mereka akhirnya melakukan perlawanan.

“Teman saya di cekek sam si calo, dia dipukul juga. Dan kami tidak bisa tinggal diam, akhirnya kami juga melakulan perlawanan,” tutur dia.

Tidak lama kemudian, jajaran unit kriminal Polres Metropolitan Bekasi Kota lun datang dan melerai aksi baku hantam yag dilakukan oleh pengemudia ojek online dengan calo itu.

Pelaku pun digiring ke Polres Metro Bekasi untuk ditindaklanjuti. Ratusan ojek online yang terdiri dari Go-jek, Grab Bike, dan Uber pun ikut mengawalnya.

Mereka ramai-ramai mengepung Markas Polisi yang berada di Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selata. Para Pengemudi, menuntut agar oknum calo pembuat onar itu diproses secara hukum.

“Saya mint agar kasus ini diproses secara hukum, kalau tidak kami akan kembali menindaknya,” kata Deni, salah satu pengemudi.

Menurutnya, ini adalah langkah yang pas untuk polisi menindak oknum-oknum preman jalanan yang mengintimidasi para pengemudi ojek online yang beroprasi diwilayah Kota Bekasi.

“Dia sudah bikin resah. Harus ditindak secara tegas, jangan didiemin otang kaya gitu sangat meresahkan buat kami,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...