Minggu, 25 Juni 2017 | 08.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ini Kronologi Baku Hantam Ojek Online dan Calo Stasiun

Ini Kronologi Baku Hantam Ojek Online dan Calo Stasiun

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 18 Mei 2017 - 00:04 WIB

IMG-5520

TKP baku hantam ojek online dengan calo stasiun Bekasi (kininews/ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Diduga berbuat onar, seorang calo angkutan umum Elf K-01 A terlibat baku hantam dengan pengemudi ojek online di depan pos polisi, Jl.Ir. H Juandan atau dekat stasiun Bekasi, Bekasi Utara, Rabu (17/5) malam.

Salah seorang saksi mata, Ridwan (27) yang merupakan pengemudi Go-Jek mengatakan, saat itu ia bersama dengan belasan rekannya sedang menunggu penumpang di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

“Calo itu datang, dan langsung menabraki lima kendaraan kami yang sedang terparkir, dia (calo) diduga dalam kondisi mabuk,” ungkap Ridwan kepada wartawan.

Meski demikian, Ridwan dan rekannya tidak ingin gegabah dan menghakimi pelaku. Kendati, perlakuan oknum calo tersebut sudah kelewat batas.

Usai menabraki kendaraan para driver. Calo itu juga mengusir belasan pengemudi ojek online. Namun perlakuan calo itu juga tidak ditanggapi para pengemudi ojek online.

“Dia teriak lagi ‘eh biar elu 100 orang juga gua kaga takut, gua ladenin sendirian,’ tapi juga masih kita permasalahkan, namun dia malah dateng lagi bawa motornya jenis Mio Soul dan nabrakin motor kami lagi,” terang dia.

Tidak sampai disitu, lanjut Ridwan, calo itu kemudian turun dan memukuli salah satu rekan ridwan yang duduk di pedestrian Jalan Ir. H Juanda. Merasa di intimidasi, mereka akhirnya melakukan perlawanan.

“Teman saya di cekek sam si calo, dia dipukul juga. Dan kami tidak bisa tinggal diam, akhirnya kami juga melakulan perlawanan,” tutur dia.

Tidak lama kemudian, jajaran unit kriminal Polres Metropolitan Bekasi Kota lun datang dan melerai aksi baku hantam yag dilakukan oleh pengemudia ojek online dengan calo itu.

Pelaku pun digiring ke Polres Metro Bekasi untuk ditindaklanjuti. Ratusan ojek online yang terdiri dari Go-jek, Grab Bike, dan Uber pun ikut mengawalnya.

Mereka ramai-ramai mengepung Markas Polisi yang berada di Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selata. Para Pengemudi, menuntut agar oknum calo pembuat onar itu diproses secara hukum.

“Saya mint agar kasus ini diproses secara hukum, kalau tidak kami akan kembali menindaknya,” kata Deni, salah satu pengemudi.

Menurutnya, ini adalah langkah yang pas untuk polisi menindak oknum-oknum preman jalanan yang mengintimidasi para pengemudi ojek online yang beroprasi diwilayah Kota Bekasi.

“Dia sudah bikin resah. Harus ditindak secara tegas, jangan didiemin otang kaya gitu sangat meresahkan buat kami,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...