Kamis, 24 Agustus 2017 | 13.42 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ini Kronologi Baku Hantam Ojek Online dan Calo Stasiun

Ini Kronologi Baku Hantam Ojek Online dan Calo Stasiun

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 18 Mei 2017 - 00:04 WIB

IMG-5520

TKP baku hantam ojek online dengan calo stasiun Bekasi (kininews/ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Diduga berbuat onar, seorang calo angkutan umum Elf K-01 A terlibat baku hantam dengan pengemudi ojek online di depan pos polisi, Jl.Ir. H Juandan atau dekat stasiun Bekasi, Bekasi Utara, Rabu (17/5) malam.

Salah seorang saksi mata, Ridwan (27) yang merupakan pengemudi Go-Jek mengatakan, saat itu ia bersama dengan belasan rekannya sedang menunggu penumpang di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

“Calo itu datang, dan langsung menabraki lima kendaraan kami yang sedang terparkir, dia (calo) diduga dalam kondisi mabuk,” ungkap Ridwan kepada wartawan.

Meski demikian, Ridwan dan rekannya tidak ingin gegabah dan menghakimi pelaku. Kendati, perlakuan oknum calo tersebut sudah kelewat batas.

Usai menabraki kendaraan para driver. Calo itu juga mengusir belasan pengemudi ojek online. Namun perlakuan calo itu juga tidak ditanggapi para pengemudi ojek online.

“Dia teriak lagi ‘eh biar elu 100 orang juga gua kaga takut, gua ladenin sendirian,’ tapi juga masih kita permasalahkan, namun dia malah dateng lagi bawa motornya jenis Mio Soul dan nabrakin motor kami lagi,” terang dia.

Tidak sampai disitu, lanjut Ridwan, calo itu kemudian turun dan memukuli salah satu rekan ridwan yang duduk di pedestrian Jalan Ir. H Juanda. Merasa di intimidasi, mereka akhirnya melakukan perlawanan.

“Teman saya di cekek sam si calo, dia dipukul juga. Dan kami tidak bisa tinggal diam, akhirnya kami juga melakulan perlawanan,” tutur dia.

Tidak lama kemudian, jajaran unit kriminal Polres Metropolitan Bekasi Kota lun datang dan melerai aksi baku hantam yag dilakukan oleh pengemudia ojek online dengan calo itu.

Pelaku pun digiring ke Polres Metro Bekasi untuk ditindaklanjuti. Ratusan ojek online yang terdiri dari Go-jek, Grab Bike, dan Uber pun ikut mengawalnya.

Mereka ramai-ramai mengepung Markas Polisi yang berada di Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selata. Para Pengemudi, menuntut agar oknum calo pembuat onar itu diproses secara hukum.

“Saya mint agar kasus ini diproses secara hukum, kalau tidak kami akan kembali menindaknya,” kata Deni, salah satu pengemudi.

Menurutnya, ini adalah langkah yang pas untuk polisi menindak oknum-oknum preman jalanan yang mengintimidasi para pengemudi ojek online yang beroprasi diwilayah Kota Bekasi.

“Dia sudah bikin resah. Harus ditindak secara tegas, jangan didiemin otang kaya gitu sangat meresahkan buat kami,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...
Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:40 WIB

Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Medan menjadi perhatian anggota legislatif.Hal ini mengingat semakin menyempitnya RTH seiring berdirinya bangunan ...