Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.48 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Upah Perawat di Medan Hanya Rp1,5juta

Upah Perawat di Medan Hanya Rp1,5juta

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 16 Mei 2017 - 13:39 WIB

IMG-5494

Rapat Dengar Pendapat dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kota Medan. (kininews/nur fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi B DPRD kota Medan, Selasa (16/5) siang. Terdengar upah perawat yang masih jauh dari harapan.

Angota Komisi B Muhammad Yusuf memimpin RDP mengaku prihatin dengan upaya perawat yang masih berada di bawah upah minimum kota (UMK).

“Setelah mendapat laporan ini, kita sangat prihatin ternyata masih banyak upah perawat yang dibayar dibawah UMK, kondisi saat ini ada perawat yang dibayar Rp1,5juta bahkan lebih rendah daribitu,” ucap Muhammad Yusuf.

Menurutnya, pemerintah kota Medah harus peduli dengan soalan perawat di RSU Pirngadi. Tentang Penyelenggaraan Praktik Mandiri Perawat di Kota Medan, Muhammad Yusuf meminta Dinas Kesehatan membantu dan mempermudah prosesnya.

“Kalau persoalan praktik mandiri perawat ini, kita sudah meminta Dinas Kesehatan untuk membantu mempermudah proses permohonan izinnya,” katanya.

Ketua PPNI Kota Medan, Farida Aruan menyebutkan sedang memperjuangkan asa perawat Penyelenggaraan Praktik Mandiri Perawat di Kota, serta banyaknya perawat yang dibayar tidak sesuai UMK.

“Upah perawat masih jauh sekali dari kata layak,” ujarnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...