Kamis, 22 Februari 2018 | 01.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Upah Perawat di Medan Hanya Rp1,5juta

Upah Perawat di Medan Hanya Rp1,5juta

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 16 Mei 2017 - 13:39 WIB

IMG-5494

Rapat Dengar Pendapat dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kota Medan. (kininews/nur fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi B DPRD kota Medan, Selasa (16/5) siang. Terdengar upah perawat yang masih jauh dari harapan.

Angota Komisi B Muhammad Yusuf memimpin RDP mengaku prihatin dengan upaya perawat yang masih berada di bawah upah minimum kota (UMK).

“Setelah mendapat laporan ini, kita sangat prihatin ternyata masih banyak upah perawat yang dibayar dibawah UMK, kondisi saat ini ada perawat yang dibayar Rp1,5juta bahkan lebih rendah daribitu,” ucap Muhammad Yusuf.

Menurutnya, pemerintah kota Medah harus peduli dengan soalan perawat di RSU Pirngadi. Tentang Penyelenggaraan Praktik Mandiri Perawat di Kota Medan, Muhammad Yusuf meminta Dinas Kesehatan membantu dan mempermudah prosesnya.

“Kalau persoalan praktik mandiri perawat ini, kita sudah meminta Dinas Kesehatan untuk membantu mempermudah proses permohonan izinnya,” katanya.

Ketua PPNI Kota Medan, Farida Aruan menyebutkan sedang memperjuangkan asa perawat Penyelenggaraan Praktik Mandiri Perawat di Kota, serta banyaknya perawat yang dibayar tidak sesuai UMK.

“Upah perawat masih jauh sekali dari kata layak,” ujarnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...