Senin, 11 Desember 2017 | 20.29 WIB
KiniNEWS>Regional>Riau>Tersisa 125 Napi Sialang Bungkuk yang Belum Ditangkap

Tersisa 125 Napi Sialang Bungkuk yang Belum Ditangkap

Senin, 15 Mei 2017 - 12:07 WIB

IMG-5481

Napi Sialang Bungkuk, Riau diantar keluarganya (Ant)

Pekanbaru, kini.co.id – Ratusan narapidan Lapas Kelas II B Saialang Bungkuk, Pekanbaru, Provinsi Riau yang kabur beberapa waktu lalu tersisa sekitar 125 orang sat ini masih dalam pengejaran.

Sebelumnya hingga pekan kemarin sudah 323 narapidana yang ditangkap kembali setelah peristiwa kaburnya 448 napi dari rutan tersebut.

“Untuk napi yang sudah tertangkap totalnya 323 orang hingga kemarin malam,” kata Karo Penmas, Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/5).

Dengan demikian, dari total napi yang kabur sebanyak 448 orang, yang masih buron sebanyak 125 orang napi.

“Sisanya 125 orang masih diupayakan untuk dikejar dan ditangkap,” ujarnya.

Polda Riau sebagaimana dilansir Antara mengungkapkan adanya permasalahan yang memicu kaburnya ratusan tahanan Rutan Sialang Bungkuk. Dalam keterangan kepolisian disebutkan bahwa tahanan, khususnya Blok B dan C, berunjuk rasa karena tidak mendapatkan pelayanan yang baik.

Mereka akhirnya membuat kericuhan dan mendobrak pintu setinggi tiga meter bagian samping kanan rutan, lalu kabur pada Jumat (5/5).

Rutan kelebihan kapasitas penghuni karena yang seharusnya hanya bisa menampung 361 tahanan namun kenyataannya berisi 1.870 orang. Dalam satu sel yang seharusnya hanya berisi 10-15 orang namun diisi oleh 30 orang.

Sementara itu, dari keterangan yang didapat dari para penghuni rutan yang sudah diamankan kembali, pemicu lainnya adalah akibat adanya pungli terhadap napi. Selain itu, napi juga tidak mendapatkan pelayanan yang baik.

Napi juga kerap dianiaya, fasilitas kesehatan yang kurang memadai dan pembatasan waktu beribadah yang terlalu singkat juga jadi pemicu.

Pembatasan jam besuk ditambah dengan adanya pungli bagi pembesuk yang ingin menambah waktu besuk, serta perlakuan petugas rutan yang melanggar ketentuan, masuk dalam daftar penyebab mereka kabur.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 20:26 WIB

Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dias Perpustakaan dan Arsip bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor ...
Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 19:35 WIB

Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Tengku Erry menerima penghargaan atas upayanya ...
Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 18:39 WIB
Labura

Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Labura Kharuddin Syah mengajak masyarakat untuk meneladani Rasulullah SAW.Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 ...
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 17:05 WIB

Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, memastikan jika kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMA bernama Mashita Octavian (18) adalah salah salah ...
Syarat Mendapatkan Dana UMi untuk UMKM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 17:03 WIB

Syarat Mendapatkan Dana UMi untuk UMKM

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan sektor yang menyokong pertumbuhan ekonomi suatu daerah.Namun seringkali pelaku UMKM terbentur dengan persoalan modal ...
Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 16:59 WIB

Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, meringkus pelaku pembunuhan siswi SMA, Mashita Octavian (18) yang terjadi di gerbang Perumahan Alinda, Bekasi ...