Senin, 11 Desember 2017 | 20.29 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Disdik Bekasi: Sosialisasi PPDB Online Terhambat Kebijakan Walikota

Disdik Bekasi: Sosialisasi PPDB Online Terhambat Kebijakan Walikota

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 11 Mei 2017 - 01:38 WIB

IMG-5463

Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Dinas Pendidikan Kota Bekasi, mengaku belum bias melakukan sosialisasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) online 2017. Karena belum adanya kebijakan yang diterapkan oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

“Belum ada kebijakan, dan saat ini PPDB online 2017 masih dalam tahap penyempurnaan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Cucu Syamsudin, Rabu (10/5).

Cucu menjelaskan, hambatan sosialisasi PPDB online 2017 itu, dipicu karena adanya pengambilalihan SMA dan SMK se-Kota Bekasi dari pemerintah Kota Bekasi oleh pemerintah provinsi Jawa Barat.

Padahal, PPDB online sendiri akan berlangsung pada Juli 2017
mendatang, peserta didik baru itu di dominasi dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri maupun swasta.

“Kita prediksi pada bulan Juni nanti, kita sudah bisa sosilasisi PPDB online 2017. Saya sampaikan web pendaftaran PPDB online juga masih sama seperti yang dulu,” kata dia.

Sistem PPDB online 2017 nanti, kata Cucu akan sama seperti
tahun 2016 silam, melalui jalur Zonasi dan Afirmasi. Yang membedakan, pemerintah Kota Bekasi tidak melayani pendaftaran SMA dan SMK, negeri maupun swasta.

PPDB online tahun 2016 lalu, lanjut Cucu, juga akan menjadi pelajaran bagi pemerintah Kota Bekasi khususnya Dinas Pendidikan. Dimana masih banyak bangku yang tidak terisi oleh siswa.

“Tapi sampai saat ini memang masih kita godok, dan pastinya PPDB onlien 2017 ini tidak beda jauh dengan apa yang telah diterapkan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat,” tuturnya.

Ia berharap, PPDB online 2017 kali ini tidak ada partai politik
yang menunggangi hak siswa. Alasannya, tahun 2016 silam, PPDB banyak digiring oleh para partai politik.

“Pemangku kepentingan diharapkan tidak menggangu kenyamanan dan mengambil hak siswa lainnya, jangan sampai ada titipan siswa dari pemangku kepentingan. Karena ini adalah untuk semua masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Maka ia berharap, agar PPDB online 2017 nanti dapat berjalan tertib dan tanpa ada yang menghalang-halangi program pemerintah itu. Dimana tahun 2016 lalu, banyak ditemukan konflik akibat ketidakpahaman para orangtua siswa.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 20:26 WIB

Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dias Perpustakaan dan Arsip bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor ...
Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 19:35 WIB

Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Tengku Erry menerima penghargaan atas upayanya ...
Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 18:39 WIB
Labura

Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Labura Kharuddin Syah mengajak masyarakat untuk meneladani Rasulullah SAW.Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 ...
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 17:05 WIB

Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, memastikan jika kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMA bernama Mashita Octavian (18) adalah salah salah ...
Syarat Mendapatkan Dana UMi untuk UMKM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 17:03 WIB

Syarat Mendapatkan Dana UMi untuk UMKM

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan sektor yang menyokong pertumbuhan ekonomi suatu daerah.Namun seringkali pelaku UMKM terbentur dengan persoalan modal ...
Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 16:59 WIB

Pembunuh siswi SMA di Bekasi ditangkap

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, meringkus pelaku pembunuhan siswi SMA, Mashita Octavian (18) yang terjadi di gerbang Perumahan Alinda, Bekasi ...