Minggu, 22 Oktober 2017 | 22.41 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Pihak Gereja Minta soal Batu Bata tak Dibesarkan

Pihak Gereja Minta soal Batu Bata tak Dibesarkan

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 10 Mei 2017 - 18:54 WIB

CIBUBUR, kini.co.id – Pendeta Gereja Kristen Pasundan, Debi Wardianti, mengklarifikasi soal pelemparan batu bata yang menghancurkan enam kaca jendela di Gereja Kristen Pasundan yang berada di RT 01 RW 02, Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna, Cibubur, Bekasi, Selasa (9/5/2017) kemarin.

Debi meminta, agar kasus pelemparan batu bata ke Gereja Kristen Pasundan tidak dibesar-besarkan. Apalagi, disangkut pauiti dengan apapun termasuk yayasan. Sebab pihaknya sudah menempuh jalur hukum.

“Pihak gereja mengimbau agar peristiwa pengrusakan kaca jendela gereja, tidak perlu dibesar-besarkan. Dan masalah tersebut tidak ada kaitannya dengan lahan pemakaman Bitung atau Yayasan Bitalita,” kata Debi, Rabu (10/5/2017).

Menurut Debi, kasus pelemparan batu bata yang merusak enam kaca milik Gereja Krsten Pasundan, sudah ditempuhnya melalui jalur hukum. Masalaha lahan tanah maupun lembaga atau yayasan tidak ada kaitannya dengan pelaporan pihak gereja.

“Kami pihak gereja sudah menyerahkan hal tersebut (peristiwa pengruskan kaca jendela Gereja Kristen Pasundan) kepada pihak yang berwajib. Dan kita, tidak ada masalah dengan hal lainnya,” tutur dia.

Soal namanya yang disebut-sebut menyatakan ada konflik internal, di Gereja Kristen Pasundan. Debi membantahnya, sebab pernyataan tersebut tidak pernah ia katakan kepada pihak manapun.

“Yang memberikan pernyataan di berita pertama bukan saya ya mas. Tapi mungkin pihak lain dari gereja,” tandas dia yang mengaku tidak mengetahui permasalahan tanah pemakaman, ahli waris maupun yayasan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Erry berharap dana desa tepat sasaran
Sumatera Utara - Minggu, 22 Oktober 2017 - 22:10 WIB

Erry berharap dana desa tepat sasaran

Peningkatan dana desa yang sangat signifikan dari tahun ketahun harus diimbangi dengan kemampuan kapasitas para aparatur di desa. Kehadiran para ...
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...